Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Pembangunan Jembatan Kepuluk Mangkrak, Diduga Rekanan CV Berakas Jaya Berleha-leha

460
×

Pembangunan Jembatan Kepuluk Mangkrak, Diduga Rekanan CV Berakas Jaya Berleha-leha

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Pem­ban­gu­nan jem­bat­an Kepu­luk sudah beber­a­pa kali dik­er­jakan den­gan anggaran jem­bat­an ini diban­gun dari tahun 2022 dan kemu­di­an di tahun 2023 dilan­jutkan lagi pem­ban­gu­nan­nya.

Alhasil dalam pros­es penger­jaan selalu men­u­ai kega­galan, ter­li­hat jelas kon­disi jem­bat­an terse­but dila­pan­gan, bah­wa dalam pros­es pelak­sanaan­nya nam­pak dik­er­jakan secara asal asalan dan hing­ga saat ini jem­bat­an Kepu­luk yang meru­pakan akses penghubung antara sun­gai Pelang, Kecanatan MHD — Keca­matan Sun­gaime­layu Rayak, ini terke­san dite­lan­tarkan dan dik­er­jakan seper­ti tidak wajar oleh kon­trak­tor pelak­sananya ser­ta diawasi oleh orang yang bukan ahli di bagian bidang kon­struk­si jem­bat­an, Jumat (22/11/2024)

Kemu­di­an pada tahun 2023, melalui dinas peker­jaan umum dan tata ruang (DPUTR) kabu­pat­en Keta­pang menggegerkan kem­bali pem­ban­gu­nan jem­bat­an kepu­luk ini den­gan mem­per­gu­nakan sum­ber dana DAU — APBD tahun anggaran 2023

  Baru Seumur Jagung, Aspal Jalan Bedug–Grobog Kulon Rp542 Juta Sudah Retak, DPUPR Kabupaten Tegal Disorot

Proyek peker­jaan pem­ban­gu­nan jem­bat­an ini dik­er­jakan berdasarkan per­jan­jian (SPK) surat per­in­tah ker­ja den­gan nomor : P/70/PPK.6- APBD/DPUTR‑B/600.1.10.3/V/2023 tang­gal 23 Mei 2023 den­gan nilai total biaya sebe­sar Rp.2.338.861.629.00.

Seba­gai penye­dia jasa peker­jaan ini adalah CV. Berakas jaya den­gan wak­tu yang telah diten­tukan yaitu 180 hari kalen­der, ter­hi­tung mulai pelak­sanaan­nya tang­gal 24 Maret 2023 sele­sai tang­gal 19 Novem­ber 2023

Namun sam­pai wak­tu kon­trak berakhir, pem­ban­gu­nan jem­bat­an ini tidak terse­le­saikan oleh pihak rekanan “CV. Berakas Jaya, dan sung­guh san­gat dis­ayangkan seo­lah olah pelak­sana gak mau ambil peduli memikirkan kepentin­gan masyarakat banyak, teruta­ma yang rutin melin­tas dis­ek­i­tar lokasi jem­bat­an yang mangkrak terse­but

Dari sekian mil­yar lebih uang negara terse­but, 90% telah dicairkan oleh rekanan “CV. Berakas Jaya” dan sudah ten­tu dalam pros­es pen­cairan pagu dana kon­traknya itu, berar­ti telah men­da­p­atkan per­se­tu­juan dari dinas peker­jaan umum dan tata ruang (DPUTR) kab Keta­pang lalu sete­lah pen­cairan 90% dari pagu kon­trak terse­but, terny­a­ta pihak penye­dia jasa tidak melak­sanakan peker­jaan itu den­gan sebe­narnya, malah “CV. Berakas Jaya” diduga telah mem­bawa kabur uang negara yang telah dicairkan­nya itu

  Tokoh Agama Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Pemilihan Kepling Bagelen

Hal ini dis­am­paikan oleh salah seo­rang sum­ber yang memang yang tak mau dise­butkan namanya dan seba­gai salah seo­rang ormas yang selalu tegas dalam mengkri­tis sesuai fak­ta dan keny­ataan yang ada, sum­ber men­gatakan bah­wa peker­jaan pem­ban­gu­nan jem­bat­an kepu­luk memang sudah dicairkan 90% namun peker­jaan itu keny­ataan­nya tidak dis­e­le­saikan mala­han banyak mening­galkan per­masala­han sam­pai hari ini ter­ma­suk salah sat­un­ya, upah peker­ja juga belum diba­yar sehing­ga peker­jaan yang telah dik­er­jakan mau dibongkar kem­bali oleh pekerjanya,“ungkap sum­ber kepa­da SniperNewsid Keta­pang Kalbar, Senin (19/03)

Untuk itu sum­ber mem­inta kepa­da APH segera odit atau diperik­sa direk­tur CV. Berakas jaya dimana telah kami duga penyalah­gu­naan anggaran dana DAU 2023 sebe­sar Rp.2.338.861.00.

  Dana BOS 2025 SDN 1 Tegineneng Disorot LPKAN RI, Kepsek Diminta Buka Data dan Bertanggung Jawab

Lan­jut dita­m­bahkan anggota tim inves­ti­gasi kor­cam LAKI kec sun­gaime­layu raya kab Keta­pang Kali­man­tan barat Dinus men­gatakan kepa­da awak media SniperNewsid Keta­pang Kalbar dik­er­jakan lagi di 2024 kem­bali dik­er­jakan lagi den­gan pelak­sana CV. Man­da Ori­on sum­ber dana DAU dana alokasi sebe­sar Rp.334.216.000.00.

Dite­gaskan, Ujang Yan­di wak­il ket­ua DPC LAKI kab Keta­pang Kali­man­tan barat per­tanyaan­nya apakah akan sele­sai den­gan peker­jaan suasana seper­ti ini sudah jelas banyaknya meng­habiskan anggaran pemer­in­tah daer­ah seper­ti dana DAU dana alokasi san­gat dis­ayangkan kapan penye­le­sa­ian dan men­gakhiri sifat ter­jang pem­ban­gu­nan dimana dilak­sanakan tidak masuk akal

Lebih her­an lagi masyarakat keca­matan Sun­gaime­layu Raya seba­gai peng­gu­na jalan antar keca­matan merasa sudah jenuh den­gan pem­ban­gu­nan den­gan adanya seti­ap tahun mangkrak tetapi san­gat dis­ayangkan belum ada sat­upun pihak dinas maupun rekanan­nya untuk diberikan efek jera di jalur hukum,” ungkap Ujang Yan­di yang menirukan ungka­pan war­ga pen­gu­na jalan terse­but. (Penulis: Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *