Berita DaerahBerita Investigasi

Tokoh Agama Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Pemilihan Kepling Bagelen

744
×

Tokoh Agama Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Pemilihan Kepling Bagelen

Sebarkan artikel ini

TEBINGTINGGI, SNIPERNEW.id — Proses pemilihan Kepala Lingkungan (Kepling) 1 di Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, menuai sorotan tajam dari tokoh agama dan masyarakat. Mereka menilai tahapan seleksi hingga penetapan hasil diduga tidak transparan dan berpotensi mencederai prinsip kejujuran serta amanah yang seharusnya dijunjung dalam pelayanan publik.


Pemil­i­han Kepling 1 Kelu­ra­han Bage­len diduga berlang­sung tan­pa keter­bukaan infor­masi, khusus­nya terkait per­hi­tun­gan nilai dan pene­ta­pan hasil akhir. Kon­disi ini memicu keke­ce­waan dan kere­sa­han war­ga yang mem­per­tanyakan integri­tas Pani­tia Musyawarah (Pan­mus).
Sia­pa yang ter­li­bat

  KWRI Pringsewu Panas! Muscab Resmi Buka Babak Regenerasi


Tokoh aga­ma setem­pat, Ustadz Rid­wan Syam, menyuarakan keke­ce­waan mewak­ili aspi­rasi masyarakat. Pihak yang dis­orot antara lain Pan­mus dan Ket­ua Lem­ba­ga Pem­ber­dayaan Masyarakat (LPM) Kelu­ra­han Bage­len, Indra Yan­to Isma Sina­ga, ser­ta lurah setem­pat seba­gai penang­gung jawab wilayah.

Kere­sa­han men­cu­at pada Selasa, 23 Desem­ber 2025, saat Ustadz Rid­wan menghubun­gi Ket­ua LPM untuk mem­inta keje­lasan hasil selek­si. Infor­masi lan­ju­tan menye­butkan pengu­mu­man hasil dijad­walkan pada 29 Desem­ber 2025.

  Program MBG TK Nurul Qomar Diprotes, DPRD Diminta Segera Turun Tangan!

di Lingkun­gan 1 Kelu­ra­han Bage­len, Keca­matan Padang Hilir, Kota Tebingt­ing­gi, Sumat­era Utara.

Ustadz Rid­wan meni­lai ter­da­p­at keti­dak­sesua­ian infor­masi yang dis­am­paikan kepa­da pub­lik. Menu­rut­nya, hasil peni­la­ian selek­si dise­but-sebut telah dike­tahui lebih awal, namun pengu­mu­man res­mi jus­tru ditun­da. Hal ini menim­bulkan dugaan keti­dakju­ju­ran dan kurangnya keter­bukaan dalam pros­es selek­si.

 

Sejum­lah war­ga Lingkun­gan 1 men­gaku bin­gung dan mulai kehi­lan­gan keper­cayaan ter­hadap pani­tia dan aparatur kelu­ra­han.

Mere­ka mem­inta klar­i­fikasi ter­bu­ka agar tidak berkem­bang men­ja­di kon­flik sosial.

  Pringsewu Torehkan Inovasi Nasional Lewat IGA 2025

Ustadz Rid­wan mene­gaskan bah­wa pros­es pemil­i­han Kepling harus men­jun­jung nilai kead­i­lan dan transparan­si, kare­na Kepling meru­pakan per­pan­jan­gan tan­gan pemer­in­tah di tingkat lingkun­gan.

“Saya san­gat kece­wa den­gan sikap Pani­tia Musyawarah kare­na tidak amanah.

Masyarakat berhak menge­tahui pros­es yang jujur dan adil,” tegas Ustadz Rid­wan.

 

Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, pihak kelu­ra­han dan pani­tia belum mem­berikan keteran­gan res­mi.

Masyarakat berharap lurah dan Pan­mus segera menyam­paikan klar­i­fikasi ter­bu­ka guna men­ja­ga kon­du­siv­i­tas dan memulihkan keper­cayaan pub­lik.

Bas­t­ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *