Berita Peristiwa

Pedagang Batagor Bukittinggi Hentikan Dagang, Gas Diamankan Satpol PP

202
×

Pedagang Batagor Bukittinggi Hentikan Dagang, Gas Diamankan Satpol PP

Sebarkan artikel ini

Sebuah video yang diunggah akun Threads @suaraakarrumputt memperlihatkan momen penertiban pedagang batagor dan siomay keliling di Bukittinggi, Sumatera Barat, yang memicu beragam reaksi publik di media sosial.

BUKITTINGGI, SNIPERNEW.id — Sebuah peristiwa penertiban pedagang kaki lima menjadi perhatian publik setelah diunggah oleh akun Threads @suaraakarrumputt, pada Selasa (23/12/2025). Unggahan tersebut memperlihatkan situasi saat seorang pedagang batagor dan siomay keliling dihentikan aktivitasnya oleh rombongan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di wilayah Kota Bukittinggi.

 

Dalam narasi unggahan tersebut disebutkan bahwa pedagang sempat berharap gerobak dagangannya akan didorong atau dipindahkan. Namun, menurut keterangan dalam unggahan, tabung gas elpiji 3 kilogram yang digunakan untuk berjualan justru diamankan oleh petugas. Tabung gas tersebut disebut sebagai sarana utama pedagang dalam menjalankan usaha sehari-hari.

Akun @suaraakarrumputt menuliskan bahwa peristiwa ini menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat. Sejumlah warganet yang terlihat dalam kolom komentar menyampaikan keprihatinan dan kritik terhadap cara penertiban yang dilakukan. Komentar-komentar tersebut antara lain menyebutkan pandangan bahwa tindakan tersebut dinilai kurang berpihak kepada pedagang kecil, serta memicu diskusi publik mengenai pendekatan penertiban di ruang publik.

Video yang diunggah menampilkan suasana di lokasi kejadian, dengan latar aktivitas di area perkotaan Bukittinggi. Hingga unggahan tersebut beredar, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Satpol PP maupun instansi terkait mengenai kronologi, dasar penertiban, maupun tindak lanjut terhadap pedagang yang bersangkutan.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan unggahan media sosial sebagai sumber awal informasi. Untuk keberimbangan dan akurasi, konfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang masih diperlukan guna memperoleh penjelasan resmi terkait peristiwa tersebut.

Penulis: {Iskandar}