Pringsewu, SniperNew.id - Ditengah meningkatnya minat masyarakat terhadap pertanian ramah lingkungan, UPT SMP Negeri 4 Pringsewu membuktikan bahwa dunia pendidikan juga bisa menjadi motor penggerak ekonomi berbasis hidroponik.
Lewat kegiatan ekstrakurikuler hidroponik, para siswa tak hanya belajar teori, tapi juga langsung praktik menanam dan memanen sayuran segar seperti pokcoy, Minggu 27 Juli 2025.
Hal ini dibuktikan lewat unggahan Facebook milik Sunarni Laksono, pembina ekskul hidroponik di sekolah tersebut, yang viral baru-baru ini. Dalam postingannya, ia menulis:
“Panen-Panen…. Ekskul Hidroponik UPT SMP N 4 Pringsewu. Edisi pokcoy.
Unggahan tersebut disertai foto anak-anak dan guru yang sedang memanen pokcoy segar di dalam rumah tanam sekolah.
Mereka tampak antusias, memakai seragam lengkap dan berjilbab, dengan senyum bangga memamerkan hasil panen mereka.
Foto yang diambil pada 16 Juli 2025 pukul 09:58 WIB itu pun menuai berbagai komentar positif dari netizen. Berikut kutipan komentar-komentar penuh semangat yang menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini:
Rom Romina: “Suburny y bun”
Ella Noor: “Wuuioh keren”
Suyanti Bae: “Alhamdulillah bun”
Andri Hamdan: “Belajar”
Erawati Azzahra: “Alhamdulillah”
Setiap komentar disambut hangat oleh Sunarni, yang tak lupa mengucap syukur dan memberi apresiasi terhadap dukungan mereka.
Program hidroponik ini tidak hanya memberikan edukasi pertanian modern, namun juga membuka peluang ekonomi bagi siswa dan sekolah.
Dalam jangka panjang, hasil panen seperti pokcoy ini berpotensi dijual ke pasar lokal atau melalui kegiatan bazar sekolah, sekaligus mengajarkan siswa tentang kewirausahaan sejak dini.
Model pertanian ini menjadi contoh UMKM skala kecil berbasis sekolah yang ramah lingkungan, berbiaya rendah, dan sangat mungkin untuk direplikasi di sekolah-sekolah lain. Dengan media tanam yang bersih dan tidak memerlukan lahan luas, hidroponik adalah solusi ideal di tengah keterbatasan ruang, khususnya di daerah padat penduduk atau perkotaan.
Kegiatan semacam ini selaras dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas, inovasi, dan konsumsi yang bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memacu tumbuhnya generasi muda yang peduli pada ketahanan pangan dan ekonomi hijau.
Dukungan dari guru, orang tua, serta masyarakat sangat penting dalam mendorong ekskul semacam ini terus berkembang.
Bila dikelola dengan serius, program ini bahkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi sekolah, serta mencetak siswa yang tak hanya cerdas di akademik, tapi juga kreatif, inovatif, dan mandiri secara ekonomi.
Kisah sukses UPT SMPN 4 Pringsewu ini membuktikan bahwa semangat ekonomi kerakyatan dan inovasi bisa tumbuh dari mana saja termasuk dari ruang kelas dan rumah kaca sederhana di halaman sekolah. dari bibit kecil, tumbuh semangat besar. Dari pokcoy, lahir mimpi para wirausahawan muda masa depan.
Editor: (Ahmad).



















