Lampung Utara, SniperNew.id – Inovasi pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat kembali mencuri perhatian publik. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Utara (DLH Lampura), Provinsi Lampung, sukses menginisiasi program pengoptimalisasian pengelolaan sampah yang dikembangkan melalui pendekatan partisipatif, melibatkan ibu-ibu rumah tangga sebagai aktor utama penggeraknya, Kamis 24 Juli 2025.
Program ini menjadi sorotan setelah diunggah oleh akun Facebook resmi “Dinas Lingkungan HidupLampura” yang menampilkan sekelompok ibu-ibu yang tengah serius memilah dan mengolah sampah rumah tangga menjadi barang kerajinan bernilai ekonomi. Dalam foto yang dibagikan, terlihat belasan perempuan duduk melingkar di atas tikar sambil sibuk menganyam limbah plastik menjadi produk kreatif seperti dompet, tas, dan souvenir lainnya.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah, tapi juga meningkatkan kesejahteraan warga. Limbah plastik rumah tangga disulap menjadi pundi-pundi rupiah,” tulis keterangan pada unggahan tersebut.
Program ini menjadi bukti bahwa sampah bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi jika dikelola dengan bijak. DLH Lampura menyebut bahwa kegiatan ini telah berjalan di beberapa titik lokasi di kabupaten tersebut, dengan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga.
Melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, sampah rumah tangga yang sebelumnya hanya berakhir di TPA kini dipilah, dikreasikan, dan dipasarkan secara lokal maupun online. Produk hasil olahan mereka mulai merambah pasar UMKM dan mendapatkan perhatian dari pelaku industri kreatif lokal.
“Sampah rumah tangga ini kami kumpulkan setiap hari, lalu disortir. Yang bisa diolah, kami jadikan kerajinan. Alhamdulillah, dari kegiatan ini, saya bisa bantu keuangan rumah,” ujar salah satu peserta yang turut dalam kegiatan tersebut.
DLH Lampura berharap program ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain, bahwa solusi permasalahan lingkungan tidak selalu membutuhkan teknologi tinggi, tapi cukup dengan kesadaran, kreativitas, dan kemauan masyarakat untuk berubah.
Langkah DLH Lampura ini juga sejalan dengan misi pemerintah dalam mendukung ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan. Dengan memberdayakan masyarakat dari tingkat akar rumput, tidak hanya menciptakan lingkungan bersih, tapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Editor: (Darmawan).


















