Berita EkonomiBerita Peristiwa

Pak Bupati! Bantuan Nyasar, Emosi Meletup: Bapak Ojol Protes, Tetangga Mapan Ikut Kenyang!

379
×

Pak Bupati! Bantuan Nyasar, Emosi Meletup: Bapak Ojol Protes, Tetangga Mapan Ikut Kenyang!

Sebarkan artikel ini

PEMATANG SIANTAR, SNIPERNEW.ID  – Sebuah unggahan di media sosial Threads oleh akun kabarnetizenjambi memantik perhatian publik setelah menampilkan curahan hati seorang pria yang diduga bekerja sebagai tukang ojek.

  Sembilan Mobil Terbakar Saat Aksi Massa di Kwitang, Tuntut Usut Insiden Penabrakan Ojol

Unggahan tersebut menggambarkan kekecewaan pria itu karena merasa tidak pernah menerima bantuan sosial (bansos), sementara menurutnya justru warga yang dianggap lebih mampu yang terdata sebagai penerima.

Dalam unggahan itu tertulis keluhan pria tersebut yang mengatakan, “Yang punya mobil dapat bantuan, aku yang susah begini tak pernah!” Keluhan itu disebut disampaikan pada Jumat (21/11) sore di kawasan Pematangsiantar.

  Ririn Ready Buka Lapak Martabak Manis dan Bangka Wong Sumatra di Sukoharjo, Harga Mulai Rp7.000!

Menurut keterangan yang ditulis dalam unggahan Threads tersebut, pria itu hidup bersama keluarganya di rumah kontrakan yang dikabarkan dalam kondisi kurang layak, dengan penghasilan yang pas-pasan.

Meski demikian, namanya disebut tidak pernah masuk dalam daftar penerima bansos. Ia bahkan membandingkan dirinya dengan tetangga yang dinilainya lebih mapan namun diduga tetap memperoleh bantuan.

Akun tersebut juga menuliskan bahwa akibat kekecewaan yang memuncak, situasi di lokasi hampir memicu keributan. “Miris melihat potret seperti ini masih terjadi,” tulis akun itu.

  "Catat Vaksinasi Kini Lebih Mudah! BPJS Kesehatan Hadirkan Aplikasi Mobile PCare Vaksinasi untuk Masyarakat"

Pada potongan video yang disertakan dalam unggahan, tampak teks overlay bertuliskan. “Video Viral Warga Siantar: Keributan Nyaris Pecah Akibat Protes Bansos Tidak Tepat Sasaran.”

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat mengenai peristiwa tersebut ataupun klarifikasi terkait akurasi data penerima bantuan sosial di wilayah itu.

Penulis Iskandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *