Berita Daerah

Komunitas Ojol Lampung Sepakat Tidak Ikut Aksi Demo 1 September 2025

365
×

Komunitas Ojol Lampung Sepakat Tidak Ikut Aksi Demo 1 September 2025

Sebarkan artikel ini

Ban­dar Lam­pung, SniperNew.id — Lebih dari 11 komu­ni­tas ojek online (ojol) di Provin­si Lam­pung sep­a­kat untuk tidak ter­li­bat dalam aksi demon­strasi yang dijad­walkan berlang­sung pada hari ini, Senin (1/9/2025). Kepu­tu­san itu diu­mumkan melalui perny­ataan res­mi yang diung­gah akun media sosial satulampung.id pada Senin pagi.

Kepu­tu­san bersama terse­but diam­bil sete­lah mem­per­tim­bangkan situ­asi kea­manan di wilayah Lam­pung yang dini­lai per­lu tetap kon­dusif. Dalam ung­ga­han itu, para per­wak­i­lan komu­ni­tas ojol mene­gaskan sikap mere­ka untuk tidak ikut dalam aksi kare­na khawatir adanya “penung­gang gelap” atau pihak-pihak yang meman­faatkan momen demo untuk kepentin­gan lain di luar tujuan awal.

> “Kare­na kami meni­lai banyak anasir-anasir dan juga penung­gang gelap dalam aksi terse­but, kami ingin Lam­pung tetap ter­ja­ga kon­dusif,” ujar salah satu per­wak­i­lan komu­ni­tas ojol Lam­pung dalam perny­ataan yang diung­gah (satulampung.id.)

Aksi demon­strasi yang dijad­walkan pada 1 Sep­tem­ber 2025 ini kabarnya meli­batkan sejum­lah ele­men masyarakat. Namun, berdasarkan pan­tauan di lapan­gan dan infor­masi yang berkem­bang, komu­ni­tas ojol di Lam­pung memil­ih mengam­bil sikap berbe­da. Mere­ka memu­tuskan untuk menguta­makan kea­manan dan ketert­iban wilayah ketim­bang ikut turun ke jalan.

  LSM Lapak Lampung Dukung Pembangunan Kades Alam Jaya

Sikap ini mencer­minkan kehati-hat­ian komu­ni­tas ojol dalam mere­spons dinami­ka sosial. Seba­gai salah satu kelom­pok masyarakat den­gan jum­lah anggota besar dan aktiv­i­tas sehari-hari yang ting­gi di jalan raya, komu­ni­tas ojol meni­lai keter­li­batan mere­ka dalam aksi mas­sa dap­at menam­bah poten­si ker­awanan.

Dalam ung­ga­han yang meny­er­takan foto dan video, ter­li­hat sejum­lah per­wak­i­lan komu­ni­tas ojol Lam­pung berkumpul men­ge­nakan atribut khas mere­ka seper­ti jaket dan helm berba­gai merek aplikasi trans­portasi dar­ing. Mere­ka berasal dari lebih dari 11 komu­ni­tas yang terse­bar di Kota Ban­dar Lam­pung dan kabu­pat­en-kabu­pat­en lain di Lam­pung.

Kepu­tu­san bersama ini dis­am­paikan lang­sung oleh para per­wak­i­lan komu­ni­tas terse­but dalam ben­tuk video perny­ataan res­mi. Mere­ka duduk dan berdiri bersama dalam suasana yang menun­jukkan kesol­i­dan sikap untuk men­ja­ga ketert­iban umum.

Pengu­mu­man res­mi ini dis­am­paikan pada Senin pagi (1/9/2025) melalui akun Insta­gram satulampung.id, yang dike­nal seba­gai salah satu por­tal infor­masi Lam­pung. Ung­ga­han terse­but mem­per­li­hatkan video perny­ataan bersama komu­ni­tas ojol, yang dis­er­tai cap­tion berisi pene­gasan sikap mere­ka.

Lokasi pengu­mu­man tam­pak bera­da di sebuah ruan­gan den­gan span­duk bertuliskan pesan sosial. Para anggota komu­ni­tas duduk rapi di barisan depan, semen­tara per­wak­i­lan yang berbicara bera­da di ten­gah, meng­hadap kam­era.

Alasan uta­ma komu­ni­tas ojol Lam­pung tidak ikut aksi demo adalah kekhawati­ran ter­hadap poten­si gang­guan kea­manan aki­bat adanya pihak-pihak yang meman­faatkan momen aksi terse­but. Mere­ka meni­lai aksi demon­strasi yang seharus­nya men­ja­di sarana penyam­pa­ian aspi­rasi secara damai, jus­tru berpoten­si dis­usupi pihak den­gan kepentin­gan tersem­bun­yi.

  Generasi Tangguh, Pramuka Lampung Perkuat Ketahanan Bangsa Lewat Apel Besar ke-64

“Lam­pung harus tetap kon­dusif,” tegas per­wak­i­lan komu­ni­tas. Kepu­tu­san ini juga mencer­minkan kesadaran mere­ka akan pent­ingnya men­ja­ga sta­bil­i­tas wilayah, mengin­gat banyak anggota ojol yang bergan­tung pada ketert­iban kota untuk men­cari nafkah sehari-hari.

Mes­ki tidak ikut turun dalam aksi, komu­ni­tas ojol mene­gaskan tetap peduli ter­hadap berba­gai isu yang berkem­bang, baik yang terkait den­gan dunia trans­portasi dar­ing maupun kese­jahter­aan masyarakat umum. Namun, mere­ka memil­ih untuk menyam­paikan aspi­rasi melalui jalur komu­nikasi yang lebih kon­struk­tif dan dial­o­gis.

Sikap ini diang­gap seba­gai langkah strate­gis agar suara mere­ka tetap ter­den­gar tan­pa harus ter­li­bat dalam poten­si ker­icuhan. Selain itu, komu­ni­tas ojol Lam­pung men­ga­jak selu­ruh masyarakat untuk bersama-sama men­ja­ga ketert­iban dan kea­manan di Provin­si Lam­pung.

Ung­ga­han akun satulampung.id yang menyam­paikan perny­ataan sikap komu­ni­tas ojol terse­but men­u­ai beragam komen­tar dari war­ganet. Seba­gian besar peng­gu­na media sosial men­gapre­si­asi langkah komu­ni­tas ojol Lam­pung yang memil­ih untuk tidak ikut aksi demo, kare­na diang­gap mem­ban­tu men­ja­ga kete­nan­gan di wilayah terse­but.

Langkah yang bijak, apala­gi Lam­pung harus aman untuk kita semua,” tulis salah satu war­ganet dalam kolom komen­tar.

Seba­gian lain­nya juga memu­ji sikap komu­ni­tas ojol yang dini­lai lebih fokus pada mata penc­a­har­i­an dan kese­la­matan anggota. “Salut buat ojol Lam­pung, kalian tetap pro­fe­sion­al dan memikirkan kelu­ar­ga di rumah,” tulis komen­tar lain.

Kepu­tu­san komu­ni­tas ojol Lam­pung untuk tidak ikut aksi demo mencer­minkan fenom­e­na menarik dalam dinami­ka sosial di era dig­i­tal. Keber­adaan media sosial yang cepat menye­barkan infor­masi mem­bu­at kelom­pok masyarakat seper­ti komu­ni­tas ojol bisa den­gan mudah menyam­paikan sikap res­mi mere­ka ke pub­lik.

  Mobil Idaman Harga Bersahabat: Ricko Tawarkan Honda City E Matic 2015 Siap Pakai di Bandar Lampung

Sikap ini juga menun­jukkan bah­wa tidak semua aksi mas­sa men­da­p­atkan dukun­gan penuh dari semua lapisan masyarakat. Dalam kon­teks Lam­pung, para penge­mu­di ojol memil­ih untuk lebih berhati-hati agar tidak men­ja­di bagian dari aksi yang berpoten­si menim­bulkan ker­icuhan.

Melalui perny­ataan bersama ini, komu­ni­tas ojol Lam­pung berharap suasana kota dan provin­si dap­at tetap kon­dusif. Mere­ka juga berharap masyarakat luas dap­at mengam­bil sikap bijak dalam menyikapi berba­gai isu yang berkem­bang.

Ajakan untuk men­ja­ga kea­manan dan ketert­iban ini men­ja­di pesan uta­ma dari komu­ni­tas ojol, yang sehari-hari berper­an pent­ing dalam men­dukung mobil­i­tas masyarakat Lam­pung. Kepu­tu­san ini sekali­gus men­ja­di con­toh bah­wa aspi­rasi masyarakat dap­at dis­am­paikan den­gan cara yang lebih damai dan pro­duk­tif.

Kepu­tu­san lebih dari 11 komu­ni­tas ojol Lam­pung untuk tidak ikut ser­ta dalam aksi demo pada 1 Sep­tem­ber 2025 meru­pakan langkah strate­gis untuk men­ja­ga sta­bil­i­tas dan kea­manan wilayah. Melalui perny­ataan res­mi yang diung­gah akun satulampung.id, para penge­mu­di ojol mene­gaskan sikap mere­ka ter­hadap pent­ingnya ketert­iban umum.

Sikap ini men­da­p­at apre­si­asi dari banyak pihak, teruta­ma kare­na komu­ni­tas ojol memi­li­ki per­an besar dalam kehidu­pan sehari-hari masyarakat. Den­gan memil­ih untuk fokus pada kese­la­matan dan kese­jahter­aan anggota, mere­ka turut men­ja­di teladan dalam men­cip­takan suasana yang damai di ten­gah dinami­ka sosial. (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *