Maros, SniperNew.id — Nirwana, putri daerah yang menjadi kebanggaan Kabupaten Maros, baru saja dilantik sebagai advokat. Sebagai pengacara muda perempuan di Maros, ia bertekad kuat untuk memperjuangkan keadilan bagi perempuan dan anak, siap menjadi garda terdepan dalam menanggulangi kasus-kasus kekerasan yang sering kali terabaikan. Jumat (11/10/2024).
Lulusan Sarjana Hukum (S.H.) tahun 2021 ini sebelumnya berkarir sebagai jurnalis. Dalam perannya tersebut, Nirwana menyaksikan banyak kasus kekerasan seksual yang tak mendapatkan perhatian serius dari masyarakat dan pihak berwenang.
“Melihat penderitaan para korban selama bertahun-tahun membuat saya terdorong untuk berbuat lebih. Menjadi advokat adalah panggilan hati saya untuk menciptakan perubahan,” ungkapnya penuh semangat.
Data kekerasan yang terus meningkat menjadi peringatan bagi semua pihak. Pada tahun 2023, tercatat 41 kasus kekerasan terhadap anak dan 26 kasus kekerasan terhadap perempuan. Dari Januari hingga September 2024, terdapat 18 kasus kekerasan anak dan 10 kasus kekerasan perempuan. Secara keseluruhan, terdapat 59 kasus kekerasan anak dan 36 kasus kekerasan perempuan sejak 2023 hingga September 2024.
“Data ini menunjukkan perlunya perhatian lebih dalam penanganan isu ini. Perempuan dan anak sering kali menjadi kelompok yang paling rentan, tetapi suara mereka jarang terdengar. Saya merasa memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan keadilan bagi mereka,” tegas Nirwana.
Sebagai advokat, Nirwana berkomitmen memberikan bantuan hukum gratis kepada korban kekerasan yang menghadapi kendala biaya. “Banyak korban yang tidak melapor karena takut tidak mampu membayar biaya hukum. Saya ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan akses keadilan tanpa harus khawatir soal biaya,” jelasnya.
Nirwana juga merencanakan program edukasi “Sadar Hukum, Sadar Hak” di berbagai sekolah dan desa di Kabupaten Maros, untuk memberikan penyuluhan hukum terkait kekerasan seksual dan hak-hak korban. “Kami akan melakukan edukasi, mulai dari pemahaman hak hukum hingga dukungan psikologis bagi korban,” tambahnya.
Kehadiran Nirwana disambut positif oleh banyak pihak. Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Pandu Aditya, menilai bahwa Nirwana akan memperkuat kerja sama antara kepolisian dan organisasi hukum dalam melindungi perempuan dan anak.
Nirwana berharap bisa mendorong masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan. “Ini bukan hanya tentang keadilan untuk korban, tetapi juga untuk melindungi generasi muda kita dari ancaman kekerasan,” pungkasnya.
Dengan keberanian dan komitmen kuat, Nirwana siap menjadi harapan baru bagi penegakan hukum di Maros, khususnya dalam perlindungan hak-hak perempuan dan anak. (Syamsir)



















