Berita Daerah

DPRD Sulsel Tinjau Dampak Penghentian Sementara Bantuan Iuran BPJS di Parepare

407
×

DPRD Sulsel Tinjau Dampak Penghentian Sementara Bantuan Iuran BPJS di Parepare

Sebarkan artikel ini

Pare­pare, SniperNews.id - Pemer­in­tah Provin­si Sulawe­si Sela­tan ten­gah men­ja­di sorotan terkait penghent­ian semen­tara penyalu­ran Ban­tu­an Iuran Peser­ta Ban­tu­an Iuran (PBI) pro­gram kese­hatan gratis atau BPJS Gratis. Dampak dari kebi­jakan ini lang­sung dit­in­jau oleh anggota Dewan Per­wak­i­lan Raky­at Daer­ah (DPRD) Provin­si Sulawe­si Sela­tan, Komisi E, yang dip­impin oleh Andi Ten­ri Indah bersama rom­bon­gan dalam kun­jun­gan ker­janya ke Kota Pare­pare.

Langkah ini dilakukan untuk memas­tikan kon­disi masyarakat, teruta­ma peser­ta pener­i­ma man­faat PBI, ser­ta meni­lai lang­sung dampak yang ditim­bulkan aki­bat belum diba­yarkan­nya iuran oleh Pemer­in­tah Provin­si Sulawe­si Sela­tan.

Kun­jun­gan ker­ja terse­but difokuskan untuk menin­jau lang­sung dampak penghent­ian semen­tara penyalu­ran ban­tu­an iuran PBI BPJS Gratis. Pro­gram ini men­ja­di penopang uta­ma layanan kese­hatan masyarakat tidak mam­pu, sehing­ga penghen­tian­nya berpoten­si menim­bulkan kere­sa­han di lapan­gan.

Selain menin­jau lang­sung ke kan­tor Wali Kota Pare­pare, rom­bon­gan DPRD Sulsel juga menyem­patkan diri untuk men­gun­jun­gi salah satu pan­ti jom­po di kota terse­but. Hal ini dilakukan seba­gai wujud per­ha­t­ian kepa­da kelom­pok rentan yang juga berpoten­si ter­dampak oleh kebi­jakan penghent­ian semen­tara iuran BPJS Gratis.

Rom­bon­gan kun­jun­gan ker­ja ini dip­impin lang­sung oleh Andi Ten­ri Indah, anggota DPRD Sulsel dari Komisi E, yang dike­nal aktif menyuarakan per­soalan sosial dan kese­hatan masyarakat. Ia hadir bersama sejum­lah anggota dewan lain­nya yang juga ter­gabung dalam Komisi E DPRD Provin­si Sulsel.

  Gugur dalam Tugas, Dedikasi Deden Maulana untuk Laut Nusantara

Komisi E meru­pakan alat kelengka­pan DPRD yang mem­bidan­gi uru­san kese­jahter­aan raky­at, ter­ma­suk kese­hatan, pen­didikan, hing­ga sosial. Kehadi­ran mere­ka di Pare­pare mene­gaskan per­ha­t­ian serius lem­ba­ga leg­is­latif ter­hadap kebi­jakan pemer­in­tah provin­si yang diang­gap memi­li­ki dampak lang­sung pada masyarakat miskin dan rentan.

Kegiatan ini berlang­sung di Kota Pare­pare, Sulawe­si Sela­tan. Lokasi per­ta­ma yang dikun­jun­gi adalah kan­tor Wali Kota Pare­pare seba­gai pusat pemer­in­ta­han daer­ah. Sete­lah itu, rom­bon­gan melan­jutkan agen­da den­gan men­gun­jun­gi salah satu pan­ti jom­po di wilayah Pare­pare.

Pare­pare dip­il­ih kare­na meru­pakan salah satu kota yang memi­li­ki cukup banyak peser­ta PBI BPJS Gratis. Selain itu, kota ini juga dike­nal seba­gai pusat rujukan layanan kese­hatan di wilayah utara Sulawe­si Sela­tan, sehing­ga penghent­ian semen­tara iuran PBI san­gat terasa dampaknya bagi masyarakat setem­pat.

Kun­jun­gan ker­ja ini dilak­sanakan pada Senin (tang­gal tidak dise­butkan dalam ung­ga­han, namun ter­catat ung­ga­han dibu­at 3 jam sebelum tangka­pan layar). Kehadi­ran rom­bon­gan di Pare­pare men­ja­di bagian dari agen­da res­mi DPRD Sulsel dalam menin­dak­lan­ju­ti keluhan masyarakat terkait belum ter­ba­yarnya iuran PBI oleh pemer­in­tah provin­si.

Alasan uta­ma kun­jun­gan ini adalah untuk meny­er­ap lang­sung aspi­rasi masyarakat dan mema­ha­mi kon­disi di lapan­gan. Penghent­ian semen­tara pem­ba­yaran iuran PBI oleh Pemer­in­tah Provin­si Sulsel dikhawatirkan menim­bulkan kere­sa­han, khusus­nya bagi masyarakat kurang mam­pu yang san­gat bergan­tung pada fasil­i­tas kese­hatan gratis.

  Ipda David Syajeli Pastikan Operasi Lilin 2025 Hadir Nyata di Rest Area Pringsewu

Selain itu, kun­jun­gan ini juga meru­pakan ben­tuk tang­gung jawab DPRD dalam men­jalankan fungsi pen­gawasan ter­hadap pro­gram-pro­gram pemer­in­tah, khusus­nya yang menyangkut layanan dasar seper­ti kese­hatan.

Andi Ten­ri Indah mene­gaskan bah­wa DPRD tidak ingin masyarakat men­ja­di kor­ban dari per­soalan admin­is­tratif atau kebi­jakan yang belum matang. Ia juga meny­atakan siap mem­per­juangkan agar iuran PBI BPJS Gratis segera diba­yarkan, sehing­ga layanan kese­hatan masyarakat tidak ter­gang­gu.

Kun­jun­gan dilakukan melalui rangka­ian perte­muan res­mi di kan­tor Wali Kota Pare­pare. Dalam forum terse­but, rom­bon­gan DPRD Sulsel melakukan diskusi bersama peja­bat pemer­in­tah daer­ah men­ge­nai situ­asi terki­ni dan dampak penghent­ian semen­tara penyalu­ran iuran PBI.

Sete­lah perte­muan, rom­bon­gan berg­er­ak menu­ju pan­ti jom­po di Pare­pare. Di sana, mere­ka menya­pa lang­sung para penghu­ni pan­ti, menden­garkan keluhan, dan memas­tikan layanan kese­hatan untuk para lan­sia tetap ber­jalan mes­ki ada ham­bat­an pem­ba­yaran iuran BPJS.

Menu­rut Andi Ten­ri Indah, kun­jun­gan semacam ini pent­ing untuk memas­tikan bah­wa kebi­jakan di tingkat provin­si tidak merugikan masyarakat yang pal­ing mem­bu­tuhkan. Ia juga menekankan pent­ingnya sin­er­gi antara pemer­in­tah provin­si, pemer­in­tah kota, dan DPRD untuk men­cari solusi ter­baik.

Penghent­ian semen­tara penyalu­ran iuran PBI BPJS Gratis di Sulawe­si Sela­tan menim­bulkan beber­a­pa dampak nya­ta, di antaranya:

1. Kere­sa­han masyarakat miskin
Masyarakat yang bergan­tung pada layanan kese­hatan gratis men­ja­di cemas kare­na khawatir tidak dap­at men­gak­ses layanan keti­ka mem­bu­tuhkan.

2. Beban tam­ba­han bagi pemer­in­tah daer­ah
Pemer­in­tah kabupaten/kota, ter­ma­suk Pare­pare, ikut merasakan beban kare­na harus men­cari solusi alter­natif agar masyarakat tetap men­da­p­at jam­i­nan kese­hatan.

  Wabup Pesawaran Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Ponpes Al Wujudi, Dimeriahkan Ginanjar dan Tausiyah Ustaz Dadang Mubarok

3. Poten­si menu­run­nya kual­i­tas kese­hatan
Jika penghent­ian berlang­sung lama, masyarakat miskin bisa menun­da ber­o­bat kare­na keter­batasan biaya, yang berpoten­si menu­runk­an kual­i­tas kese­hatan pub­lik.

4. Kelom­pok rentan ter­dampak lebih besar
Lan­sia di pan­ti jom­po dan masyarakat yang tidak memi­li­ki peng­hasi­lan tetap men­ja­di pihak pal­ing ter­dampak.

Dalam kesem­patan terse­but, DPRD Sulsel mene­gaskan komit­men­nya untuk men­dorong pemer­in­tah provin­si segera menye­le­saikan tung­gakan pem­ba­yaran iuran PBI. Andi Ten­ri Indah menyam­paikan bah­wa pihaknya akan mem­bawa hasil kun­jun­gan ini ke rap­at res­mi di DPRD Sulsel untuk ditin­dak­lan­ju­ti secara kelem­ba­gaan.

“Jan­gan sam­pai raky­at kecil yang sudah susah, jus­tru semakin sulit kare­na tidak bisa ber­o­bat. Kami akan mem­per­juangkan agar pro­gram ini kem­bali ber­jalan nor­mal secepat­nya,” tegas­nya dalam perte­muan den­gan peja­bat Pare­pare.

Kun­jun­gan ker­ja yang dip­impin oleh Andi Ten­ri Indah bersama rom­bon­gan Komisi E DPRD Provin­si Sulawe­si Sela­tan di Pare­pare meny­oroti lang­sung dampak penghent­ian semen­tara ban­tu­an iuran PBI BPJS Gratis.

Den­gan melakukan perte­muan bersama pemer­in­tah kota ser­ta kun­jun­gan ke pan­ti jom­po, DPRD Sulsel ingin memas­tikan masyarakat, khusus­nya kelom­pok rentan, tetap men­da­p­at per­ha­t­ian dan per­lin­dun­gan kese­hatan.

Dihara­p­kan langkah ini dap­at mem­per­cepat penye­le­sa­ian masalah admin­is­trasi dan keuan­gan yang menye­babkan ter­tun­danya penyalu­ran iuran, sehing­ga pro­gram BPJS Gratis kem­bali dirasakan man­faat­nya oleh masyarakat luas di Sulawe­si Sela­tan. (Ahm/add)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *