Berita Daerah

Membedah Mitos Keris Bisa Mengeluarkan Beras

381
×

Membedah Mitos Keris Bisa Mengeluarkan Beras

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, SniperNew.id  – Media sosial kembali diramaikan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang pria di lapak barang antik sedang menunjukkan keris yang diklaim bisa mengeluarkan beras, Rabu (27/08).

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Baim Loak Jaya dengan keterangan singkat, “Info pesulap merah 🤣.”

Video berdurasi singkat itu menampilkan seorang pria memakai masker dan topi sedang memegang sebilah keris. Anehnya, dari bilah keris tersebut tampak keluar butiran beras. Momen itu sontak menarik perhatian netizen. Banyak yang penasaran, namun lebih banyak lagi yang menanggapinya dengan candaan.

Unggahan ini kemudian viral dengan ribuan komentar, reaksi, serta dibagikan ratusan kali. Namun, benarkah sebuah keris pusaka dapat mengeluarkan beras? Ataukah ini hanya sekadar trik sulap dan mitos belaka?

Komentar warganet yang terpantau dalam unggahan tersebut lebih banyak bernada guyon.

Seorang pengguna bernama Budi Setiawan menuliskan. “Sementara yg punya keris menjualnya untuk beli beras.”

Komentar ini menuai lebih dari seribu tanda suka karena dianggap lucu dan menohok.

Akun Rismanto ikut menambahkan komentar kritis. “Saya melihat cairan sprit di bawah beras 😁😁 maaf sedikit bocorin 😁😁.”
Komentar ini menunjukkan adanya dugaan bahwa beras tersebut bukanlah sesuatu yang muncul secara gaib, melainkan hasil dari trik tertentu.

Sementara akun lain, Andi Dudu Kowe, menuliskan. “Cocok untuk mendukung program ketahanan pangan om.”

  Jalan Depan Kantor Pemda Pesawaran Rusak Parah, Warga Sebut Bak Kubangan Kerbau

Ada pula komentar dari akun Pgw Motor Garage. “Nnti jg lama2 diposting jual Keris edisi BU buat beli beras..😁.”

Di bagian komentar lainnya, diskusi semakin mengarah ke analisa hitung-hitungan. Seorang pengguna bernama Yanto Zhang bahkan mencoba menghitung potensi keuntungan jika keris tersebut benar-benar bisa mengeluarkan beras.

“Beli om, cuan gede itu.. Video 2 menit beras yg keluar sekitar 1/2 gelas. Berarti 1 jam bisa dapat 15 gelas x 24 jam x 30 hari = 10.800 gelas. Asumsi 1 kg 4 gelas, berarti 2.700 kg beras x Rp15 ribu = Rp40,5 juta. Satu bulan saja bisa cuan berkali-kali lipat, gimana satu tahun bisa 500 jutaan.”

Namun komentar tersebut segera ditanggapi dengan nada skeptis oleh akun Zlatan ar:
“Yanto Zhang yg jelas palsu, kalo bener udah pada jadi sultan semua.”

Sedangkan Bambang Sapta Wahyudi menulis. “Kalau memang benar, nggak perlu kerja atau jualan batu akik segala. Itu mendingan di rumah aja siapin karung yang banyak, dalam sebulan dapat menghasilkan berapa ton beras saja itu. Jadilah sultan.”

Ada pula komentar penutup yang cukup menohok dari akun Handoko Cokrodiningrat. “Jangan kerisnya yang dijual tapi beli beras 1 kg, kan nanti bisa ber kilo-kilo. Yang dijual berasnya dong.”

Keris merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang sarat dengan nilai sejarah, filosofi, dan spiritualitas. UNESCO bahkan mengakui keris sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 2005. Namun, dalam perkembangannya, keris sering kali dipandang mistis.

Banyak masyarakat percaya bahwa keris memiliki kekuatan gaib, seperti bisa mendatangkan rezeki, melindungi dari bahaya, atau bahkan mengeluarkan benda-benda tertentu. Salah satunya adalah mitos keris yang bisa mengeluarkan beras sebagaimana terlihat dalam video viral ini.

  Buru-Buru Ambil! Rumah Renovasi Full di Podomoro Pringsewu, Cicilan Cuma 900 Ribuan!

Namun, para budayawan dan ahli sejarah menegaskan bahwa klaim semacam itu hanyalah bagian dari mitos yang sering muncul dalam masyarakat. Secara ilmiah, logika sederhana bisa menjelaskan: tidak mungkin logam atau besi bisa memproduksi beras, karena beras berasal dari tanaman padi yang melewati proses panjang mulai dari penanaman, panen, hingga penggilingan.

Apa yang tampak di video kemungkinan besar hanyalah trik sulap sederhana. Hal ini didukung oleh komentar netizen yang menyebut adanya cairan atau alat tersembunyi yang memicu keluarnya beras dari gagang atau bilah keris. Dengan kata lain, beras itu sudah dimasukkan terlebih dahulu ke dalam rongga atau ruang tersembunyi, lalu dikeluarkan seolah-olah muncul secara gaib.

Budayawan Jawa sering mengingatkan bahwa keris memang punya nilai simbolis tinggi, tetapi jangan sampai terjebak pada keyakinan berlebihan. Keris adalah lambang kekuatan, identitas, dan status sosial di masa lalu, bukan alat yang bisa mendatangkan beras atau uang secara instan.

Dari sisi logika, jika benar ada keris yang bisa mengeluarkan beras tanpa henti, tentu pemiliknya sudah tidak perlu bekerja lagi. Indonesia bahkan tidak akan mengalami masalah ketahanan pangan, karena cukup mengandalkan pusaka tersebut. Hal ini jelas bertentangan dengan realitas.

Kritik seperti yang disampaikan netizen di kolom komentar justru menjadi pengingat bahwa masyarakat semakin cerdas dan skeptis terhadap klaim mistis.

Fenomena video viral semacam ini sering kali memancing perhatian publik karena memadukan unsur budaya, mistis, dan hiburan. Namun, masyarakat perlu semakin cerdas dalam menyikapi.

Ada beberapa alasan mengapa klaim seperti ini harus diwaspadai:

1. Potensi Penipuan
Klaim benda pusaka bisa mengeluarkan beras atau uang sering dipakai untuk menipu orang yang masih percaya hal gaib. Tidak jarang, korban rela membayar mahal untuk mendapatkan benda tersebut, dengan harapan bisa cepat kaya.

  Pelantikan KNPI Pringsewu, DPP HAMMER: Persatuan Pemuda adalah Kekuatan yang tak Terbendung

2. Merusak Rasionalitas
Kepercayaan berlebihan terhadap mitos bisa membuat orang malas bekerja keras. Mereka lebih percaya pada hal instan ketimbang proses nyata.

3. Mengaburkan Nilai Budaya
Keris sebagai warisan budaya seharusnya dihormati karena nilai seni dan sejarahnya, bukan dijadikan alat untuk mengumbar mitos yang tidak masuk akal.

Kasus viral ini sebenarnya bisa menjadi momen penting untuk mengedukasi masyarakat. Pertama, bahwa tidak semua yang terlihat di media sosial harus dipercaya. Kedua, bahwa budaya bisa dipelajari tanpa harus dibungkus dengan mitos yang menyesatkan.

Konten edukatif di media sosial yang menjelaskan logika di balik trik semacam itu.

Budayawan yang terus menyuarakan pemahaman bahwa keris adalah warisan sejarah, bukan alat pesugihan.

Media yang menghadirkan berita kritis seperti ini untuk membongkar hoaks atau mitos.

Video viral yang memperlihatkan keris bisa mengeluarkan beras hanyalah hiburan dan mitos belaka. Tidak ada bukti ilmiah maupun logis yang mendukung klaim tersebut. Netizen justru menunjukkan kecerdasan dengan menanggapinya lewat komentar-komentar kritis sekaligus lucu.

Keris tetaplah pusaka berharga yang harus dihormati sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Namun, jangan sampai kita terjebak dalam mitos-mitos yang tidak masuk akal.

Seperti komentar warganet yang menohok, “Kalau memang benar, nggak perlu kerja, tinggal siapin karung beras di rumah, jadilah sultan.”

Masyarakat sebaiknya semakin cerdas, tidak mudah percaya pada klaim gaib, dan selalu memegang prinsip bahwa rezeki hanya datang dari kerja keras, bukan dari benda pusaka yang katanya bisa mengeluarkan beras. (Editor Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *