Terupdate

Masyarakat Kampung Gistang Way Kanan Rutin Lakukan Gotong Royong Jum’at Bersih

770
×

Masyarakat Kampung Gistang Way Kanan Rutin Lakukan Gotong Royong Jum’at Bersih

Sebarkan artikel ini
Foto masyarakat Dusun Bumi Kaya Bergotong Royong membersihkan rumput/gulma di bahu jalan dusun, Doc Foto: (Raden Purbaya/SniperNew)

Way Kanan, SniperNew.id – Gotong royong adalah salah satu ciri khas yang masih melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Secara garis besar, gotong royong tertuang pada pancasila dalam sila ke tiga yang berbunyi Persatuan Indonesia. Tidak lain nilai-nilai Pancasila inilah yang masih melekat di hati masyarakat Kampung Gistang.

Masyarakat Kampung Gistang, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, melakukan giat bersih gotong royong di tempat Pemakaman Umun (TPU), dan ada pula masyarakat dusun yang bergotong royong membersihkan bahu jalan Jum’at (10/5/2024).

Kegiatan gotong royong jum’at bersih dilakukan oleh masyarakat 5 (lima) dusun yaitu: Dusun Gistang pasar, Gistang selatan dan Dusun Gunung Sari gotong royong memebersih kan (TPU) Gistang pasar.

Sementara masyarakat Dusun Gistang Utara bergotong royong di (TPU) Dusun setempat, dan masyarakat Dusun Bumi Kaya bergotong royong membersihkan rumput/gulma di bahu jalan dusun setempat.

Kepala Kampung Gistang, Ramli mengatakan, Kegiatan Gotong royong ini akan di jadikan agenda setiap bulannya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan juga dapat mempererat ke kompakkan masyarakat.

“Semoga kegiatan gotong royong ini menjadi agenda setiap bulannya, semoga kedepanya partisipasi warga yang ikut gotong royong terus meninggkat. Dan saya ucapkan terimaksih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah ikut serta meluangkan waktunya untuk melakukan gotong royong ini,” ujar Ramli saat di konfirmasi media SniperNew.id, Jum’at 10 mei 2024, melalui via whatsAapp.

Ditempat terpisah salah seorang warga yang ikut bergotong royong menanggapi kegiatan jum’at bersih ini dengan hal positif.

“Dengan adanya kegiatan ini kita masyarakat dapat menjalin dan memperat tali silatirahmi sesama masyarakat itu yang utama,” ujar warga yang enggan di sebutkan namanya saat di konfirmasi wartawan. (Raden)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *