Berita DaerahBerita Investigasi

Jalan Baru Selesai, Aspal Mengelupas: Warga Way Ngison 1–Sidodadi Minta Evaluasi Serius

306
×

Jalan Baru Selesai, Aspal Mengelupas: Warga Way Ngison 1–Sidodadi Minta Evaluasi Serius

Sebarkan artikel ini
Keterangan gambar: Kondisi jalan Latasiryang di Pekon Way Gison I–Sidodadi, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, terlihat aspal mengelupas di sejumlah titik meski baru selesai dikerjakan. (Dok. Kiriman Warga)

PRINGSEWU, SNIPERNEW.id – Pem­ban­gu­nan jalan Latasiryang yang menghubungkan Desa/Pekon Way Ngi­son I den­gan Pekon Sido­da­di, Keca­matan Page­laran, Kabu­pat­en Pringsewu, Provin­si Lam­pung, kini men­u­ai sorotan dan keluhan dari masyarakat setem­pat, Sab­tu (16/1/2026).

Jalan yang bera­da di bawah kewe­nan­gan Dinas Peker­jaan Umum (PU) Kabu­pat­en Pringsewu terse­but dike­tahui baru saja ram­pung dik­er­jakan pada Tahun Anggaran 2025.

Namun, belum lama digu­nakan oleh masyarakat, kon­disi fisik jalan terse­but sudah menun­jukkan tan­da-tan­da kerusakan.

Berdasarkan pan­tauan di lapan­gan, lapisan aspal di beber­a­pa titik tam­pak men­gelu­pas, retak, bahkan tergerus, sehing­ga menim­bulkan kekhawati­ran akan kual­i­tas kon­struk­si dan daya tahan jalan yang baru sele­sai diban­gun itu.

  Sosialisasi FPK Perkuat Persatuan Demi Pringsewu Harmonis Berkelanjutan

Kerusakan ini dini­lai jang­gal oleh war­ga, mengin­gat usia jalan yang masih ter­bilang san­gat baru.

Seharus­nya, jalan yang baru diban­gun mam­pu berta­han dalam jang­ka wak­tu yang cukup lama sebelum men­gala­mi kerusakan berar­ti. Kon­disi ini pun memicu per­tanyaan dari masyarakat terkait pros­es penger­jaan dan pen­gawasan proyek terse­but.

“Jalan ini baru sele­sai dik­er­jakan, tapi sekarang sudah mulai rusak. Aspal­nya men­gelu­pas di beber­a­pa bagian. Kami seba­gai war­ga ten­tu kece­wa,” ujar salah satu war­ga yang melin­tas di lokasi.

War­ga men­gungkap­kan, jalan terse­but memi­li­ki per­an pent­ing seba­gai akses uta­ma penghubung antarpekon. Jalan itu digu­nakan seti­ap hari oleh masyarakat untuk berba­gai aktiv­i­tas, mulai dari keper­lu­an ekono­mi, pen­didikan, hing­ga akses layanan sosial lain­nya.

  Penumpang Bus Rute Aceh–Medan Dilaporkan Hilang Kontak Sejak Kamis Pagi

Jika kerusakan dib­iarkan, dikhawatirkan akan semakin parah dan berpoten­si mem­ba­hayakan kese­la­matan peng­gu­na jalan, teruta­ma pen­gen­dara roda dua.
Selain itu, war­ga juga khawatir kerusakan dini akan berdampak pada biaya pemeli­haraan yang lebih besar di kemu­di­an hari.

Mere­ka meni­lai, per­baikan seharus­nya dilakukan sedi­ni mungkin agar kerusakan tidak melu­as dan kual­i­tas jalan dap­at diper­ta­hankan sesuai den­gan hara­pan masyarakat.

Masyarakat setem­pat berharap Dinas PU Kabu­pat­en Pringsewu dap­at segera turun lang­sung ke lapan­gan untuk melakukan penge­cekan menyelu­ruh ter­hadap kon­disi jalan terse­but.

Eval­u­asi tek­nis dini­lai pent­ing untuk menge­tahui penye­bab kerusakan, sekali­gus memas­tikan apakah peker­jaan telah sesuai den­gan spe­si­fikasi dan stan­dar yang dite­tap­kan.

“Kalau memang ada bagian yang kurang kuat, kami minta segera diper­bai­ki. Jan­gan sam­pai jalan ini makin rusak dan akhirnya merugikan masyarakat,” tam­bah war­ga lain­nya.

  Hentikan Aksi Main Hakim Sendiri! LSM HAMMER Desak Aparat Tegas Lindungi Hukum dan Kemanusiaan

War­ga mene­gaskan bah­wa mere­ka tidak bermak­sud menuduh pihak ter­ten­tu, melainkan ingin adanya transparan­si dan tang­gung jawab dalam pelak­sanaan pem­ban­gu­nan infra­struk­tur. Mere­ka berharap pemer­in­tah daer­ah melalui instan­si terkait dap­at menang­gapi keluhan ini secara serius dan pro­fe­sion­al.

Pem­ban­gu­nan infra­struk­tur jalan meru­pakan salah satu kebu­tuhan dasar masyarakat yang san­gat berpen­garuh ter­hadap kelan­car­an aktiv­i­tas dan per­tum­buhan ekono­mi lokal.

Oleh kare­na itu, masyarakat berharap seti­ap proyek yang dib­i­ayai oleh anggaran negara atau daer­ah benar-benar mem­berikan man­faat opti­mal dan memi­li­ki kual­i­tas yang dap­at diper­tang­gung­jawabkan.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ada keteran­gan res­mi dari pihak Dinas PU Kabu­pat­en Pringsewu terkait kon­disi jalan terse­but.

Masyarakat berharap, keluhan ini dap­at men­ja­di per­ha­t­ian bersama demi ter­wu­jud­nya pem­ban­gu­nan infra­struk­tur yang berkual­i­tas, berke­lan­ju­tan, dan berpi­hak pada kepentin­gan pub­lik.

Penulis: (Jamhari& iskan­dar))