ACEH TAMIANG, SNIPERNEW.id –Sebuah unggahan di platform Threads menarik perhatian warganet setelah seorang perantau asal Tanah Terban, Aceh Tamiang, membagikan curahan hati tentang kondisi kampung halamannya yang terdampak banjir bandang. Unggahan tersebut disampaikan oleh akun sastore_atam1 yang mengaku saat ini sedang bekerja di Turki, Sabtu, 06 Desember 2025.
Dalam keterangannya, ia mengungkapkan kesedihan mendalam setiap kali menyaksikan video terbaru situasi banjir di wilayah Aceh Tamiang, terutama di kawasan Karang Baru, sekitarnya, hingga Kota Kuala Simpang. Ia juga menjelaskan bahwa istri dan anaknya masih berada di daerah tersebut sebelum akhirnya mereka diungsikan ke rumah orang tuanya di Kota Langsa.
Rumahnya di Tanah Terban dikabarkan mengalami kerusakan parah. Ia menyebut kehidupan keluarganya “seolah harus dimulai dari nol kembali”. Melalui unggahan itu, ia menyampaikan duka serta harapan agar Aceh Tamiang, khususnya Tanah Terban, segera pulih.
“Rm h saya di Tanah Terban hancur lebur hidup serasa mulai dari 0 kembali. Salam duka dari saya yg saat ini sdg bekerja di Turki, smg Atam segera pulih kembali,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Postingan itu juga disertai video yang memperlihatkan kondisi desa Kebun Tanah Terban dan Tanah Terban pasca banjir bandang, menunjukkan pepohonan, rumah warga, serta permukiman yang terdampak parah.
Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang dalam beberapa hari terakhir memang memicu keprihatinan luas, baik dari warga lokal maupun para perantau di luar negeri. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan kerusakan, penyaluran bantuan, serta proses evakuasi bagi warga terdampak.
Unggahan emosional tersebut menjadi gambaran nyata betapa besarnya dampak bencana bagi masyarakat, termasuk mereka yang jauh dari tanah kelahiran. Pemerintah dan relawan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan agar warga bisa segera bangkit.
Penulis: [Iskandar].






