Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Mahasiswa Minta Kapolres Labuhanbatu Bebaskan Tina Salim Rambe

306
×

Mahasiswa Minta Kapolres Labuhanbatu Bebaskan Tina Salim Rambe

Sebarkan artikel ini

Labuhan­batu Snipernew.id - Beber­a­pa alian­si Maha­siswa Kabu­pat­en Labuhan­batu Sumat­era Utara kem­bali akan mengge­lar aksi unjuk rasa den­gan take line mem­inta tinasal­im rambe Srikan­di Lingkun­gan hidup Kelu­ra­han Pulo padang Kabu­pat­en Labuhan batu untuk dibebaskan dari tahanan Pol­res Labuhan Batu, 27/5/2024, Demikian dis­am­paikan salah seo­rang Maha­siswi kepa­da awak media.

Kita sedang mem­per­si­ap­kan seru­an kepa­da rekan-rekan maha­siswa dimana­pun bera­da untuk ikut bersama mengge­lar aksi untuk pem­be­basan tinasal­im rambe den­gan berma­cam-macam tun­tu­tan,” ungkap maha­siswi terse­but.

Aksi unjuk rasa itu mem­inta Kapol­res Labuhan batu untuk di copot kare­na sikap aro­gan­si den­gan memer­in­tahkan kepa­da selu­ruh per­son­il melakukan tin­dakan refre­sip kepa­da masyarakat pejuang lingkun­gan hidup, maha­siswa dan act­i­fis saat menyam­paikan aspi­rasinya di Posko Per­lawanan Masyarakat Pulo Padang kepa­da Pabrik Kela­pa Saw­it PT PPSP yang diduga ile­gal keber­adaan­nya diten­gah pemuki­man masyarakat setem­pat.

Dari berba­gai sum­ber yang diper­oleh bah­wa Keber­adaan Pabrik Kela­pa Saw­it PT PPSP adalah hasil keja­hatan Bupati Labuhan­batu H. Pang­o­nal Hara­hap di tahun 2016 sek­i­tar dela­pan tahun yang lalu sudah dito­lak masyarakat keber­adaan­nya.

Pada masa itu H. Pang­o­nal Hara­hap diduga telah melakukan pemak­saan pem­ber­ian izin pendiri­an PKS PT PPSP di Lingkun­gan Ban­dar Sela­mat I Balik Gunung Kelu­ra­han Pulo Padang Keca­matan Rantau Utara Kabu­pat­en Labuhan­batu yang nota benenya jelas-jelas melang­gar hukum.

  Putus Fanbelt, UKW Lulus, Semangat Tak Putus

Salah satu tokoh masyarakat di Kelu­ra­han Pulo Padang Keca­matan Rantau utara menyam­paikan, ” Kami pada saat itu mem­inta Pem­ber­ian Ijin PKS PT PPSP untuk dap­at dipros­es secara hukum ter­ma­suk man­tan Bupati Kabu­pat­en Labuhan­batu H Pang­o­nal Hara­hap”, kenang tokoh itu keli­hatan diraut­nya begi­tu tegang mengin­gat kezhal­i­man man­tan Bupati Kabu­pat­en Labuhan batu H. Pang­o­nal Hara­hap.

Dari man­tan anggota leg­is­latif dan Pani­tia Pan­sus refisi Per­da ten­tang tata ruang saat itu mema­parkan bah­wa Pendiri­an PKS PT PPSP meru­pakan satu efek dari Pro­duk Per­da di Labuhan­batu yang dituding Cacat Hukum untuk men­si­asati ren­cana Tata Ruang Nasion­al den­gan mem­per­lu­as Ruang Perun­tukan Kawasan Indus­tri dari yang semestinya 141 Ha men­ja­di 175 Hek­tar.

Tin­dakan Pemer­in­tah Kabu­pat­en Labuhan­batu juga meng­gan­ti redak­si saat akan diun­dan­gkan atau menghi­langkan kali­mat bera­da di keca­matan Rantau Sela­tan dan Merubah Luasan Kawasan Indus­tri dari 141 Ha men­ja­di 175 Ha dalam Surat Kepu­tu­san Guber­nur Sumat­era Utara No : 188.44/594/KPTS/2015 ten­tang Eval­u­asi Ran­can­gan Per­at­u­ran Daer­ah Labuhan­batu supaya PT PPSP dap­at berdiri pada ruang yang dipe­run­tukan seba­gai Pemuki­man dan Peruma­han ser­ta Perko­taan adalah meru­pakan Pelang­garan Tata Ruang.

Den­gan melalui Prose­dur yang tidak benar meru­pakan tin­dak pidana sesuai den­gan Pen­je­lasan UU Penataan Ruang No 28 Tahun 2007 pada Pasal 69 yang men­gatur ten­tang Sanksi Pidana atas Pelang­garan Tata Ruang”,

Selain itu, berdirinya PKS PT PPSP tidak men­da­p­atkan per­se­tu­juan lingkun­gan dari masyarakat setem­pat, kare­na berbatasan lan­sung den­gan Yayasan Pen­didikan Islam Mis­bahu Dzikri, Rumah Ibadah dan Pemuki­man Masyarakat.

Pokoknya seper­ti firaun­lah, semoga mere­ka ditun­ju­ki Allah SWT, dan kami akan terus berjuang untuk dap­at bebas bernafas ditanah kelahi­ran kami, kami yakin per­juan­gan ini dirid­hoi dari Allah Swt dan dilin­dun­gi kon­sti­tusi “, ungkap seo­rang guru sam­bil men­gusap kepala anaknya sam­bil meneteskan air mata.

  Azan Magrib Bergema di Masjid Al Munawwarah Pascabanjir

Menu­rut masyarakat yang meno­lak PKS PT PPSP bah­wa yang sesuai atu­ran Perun­dang-Undan­gan jarak min­i­mal berdirinya satu indus­tri den­gan fasil­i­tas umum dan Pemuki­man Masyarakat adalah 2 KM, den­gan Ruan­gan Indus­tri bera­da di Keca­matan Rantau Sela­tan dan ber­jarak 13 Km dari Pusat Kota, namun hal ini tidak diin­dahkan,” katanya.

Kemu­di­an tidak berse­lang lama Bupati Labuhan­batu H Pang­o­nal Hara­hap yang telah jelas-jelas Melang­gar Sumpah dan Jan­ji saat dilan­tik men­ja­di Bupati Labuhan­batu Pri­ode 2016–2021 ter­jar­ing OTT dan Pabrik Kela­pa Saw­it PT PPSP dile­lalang kepa­da Cukong yang diduga memi­li­ki perte­m­anan men­tal yang sama den­gan Bupati yang korup­tor itu.

Hal yang mengher­ankan sam­pai saat ini Pemkab Labuhan batu, exe­cu­tif, leg­is­latif, bahkan dugaan yudikatif berper­an act­if men­dorong untuk mem­bu­ka dan men­g­op­erasikan kem­bali Pabrik Kela­pa Saw­it PT Pulo Padang Saw­it Per­mai den­gan menghim­bau masyarakat untuk tidak melakukan Peno­lakan ter­hadap berop­erasinya Pabrik Kela­pa Saw­it PT Pulo Padang Saw­it Per­mai.

” Beber­a­pa stat­men yang diberikan dari berba­gai tokoh dan peja­bat pub­lik untuk memak­sakan berop­erasi Pabrik Kela­pa Saw­it PT Pulo Padang Saw­it Per­mai men­ja­di sebuah per­tanyaan, dita­m­bah lagi dugaan adanya mobil­isasi masyarakat lain untuk men­dukung Pabrik Kela­pa Saw­it Per­mai untuk berop­erasi, dan penci­traan beru­pa papan bun­ga untuk kin­er­ja Pol­res Labuhan batu san­gat bernu­ansa poli­tis dan kepentin­gan dis­aat masuknya tahun poli­tik,” Demikian penga­matan tokoh dari Posko Per­lawanan masyarakat pulo padang saw­it per­mai.

  Demo Sengketa Lahan Ricuh, Warga Jadi Korban

Ter­hadap penangka­pan dan tin­dakan refre­sip kepa­da tinasal­im­rambe meru­pakan tin­dakan kek­erasan atau refre­sip Kapol­res Labuhan Batu, AKBP. Dr Bern­hard Malau dalam rang­ka penga­manan dan Pen­gawalan masuknya truk-truk pen­gangkut Bron­dolan buah saw­it ke Pabrik Kela­pa Saw­it PT Pulo Padang Saw­it Per­mai yang baru saja diop­erasikan.

Kare­na dela­pan tahun kehadi­ran Pabrik Kela­pa Saw­it (PKS) PT. Pulo Padang Saw­it Per­mai (PPSP) yang berdiri dipemuki­man Kelu­ra­han Pulo Padang, Keca­matan Rantau Utara, Kabu­pat­en Labuhan Batu, Provin­si Sumat­era Utara, di tolak berdiri dan kehadi­ran­nya sehing­ga men­u­ai polemik di ten­gah ten­gah masyarakat

Saat aksi maha­siswa, act­i­fis, dan masyarakat Kelu­ra­han Pulo padang Pol­res Labuhan batu meng­gu­nakan kek­erasan atau pen­ga­ni­ayaan untuk menga­mankan masyarakat yang meno­lak keber­adaan Pabrik Kela­pa Saw­it PT Pulo Padang Saw­it Per­mai, menangkap den­gan kek­erasan tiga orang masyarakat Kelu­ra­han Pulo Padang dan meny­eret tiga orang maha­siswa den­gan tidak berperi kemanu­si­aan salah satu diantaranya tina sal­im­rambe.

Ambil dan amankan begi­tu per­in­tah yang kelu­ar entah dari mulut sia­pa kare­na mas­ing mas­ing per­son­il men­ge­nakan masker den­gan melakukan repre­sif mere­ka berang­ga­pan sta­bil­i­tas kea­manan berop­erasinya Pabrik yang diduga ile­gal itu tetap aman, Den­gan tin­dakan kek­erasan polisi ser­ingkali menge­samp­ingkan hak-hak kon­sti­tu­sion­al war­ga dan mengede­pankan isu kea­manan.

Melalui pem­ber­i­taan ini tinasal­im rambe ten­tu berharap per­ha­t­ian selu­ruh raky­at Indone­sia yang menc­in­tai lingkun­gan hidup dan hak aza­si manu­sia untuk terus berjuang walau seku­at dan sekokoh tem­bok apapun yang akan kita hadapi untuk kemerdekaan berna­pas ditanah kelahi­ran­nya. (Fitri­a­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *