Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Mahasiswa FEB Unila Gelar Aksi Protes, Tuding Dekan Bungkam Kasus Kekerasan dan Etik Ormawa

377
×

Mahasiswa FEB Unila Gelar Aksi Protes, Tuding Dekan Bungkam Kasus Kekerasan dan Etik Ormawa

Sebarkan artikel ini

Ban­dar Lam­pung, SniperNew.id —  Puluhan maha­siswa yang ter­gabung dalam Alian­si FEB Meng­gu­gat mengge­lar aksi demon­strasi di pelataran Dekanat Fakul­tas Ekono­mi dan Bis­nis (FEB) Uni­ver­si­tas Lam­pung (Uni­la) pada Senin (26/5), menun­tut per­tang­gung­jawa­ban pimp­inan fakul­tas atas dugaan pem­bungka­man kasus kek­erasan dan pelang­garan etik di lingkun­gan organ­isasi kema­ha­siswaan (Ormawa), Rabu 28 Mei 2025.

Aksi ini meru­pakan ben­tuk protes ter­bu­ka ter­hadap keti­dak­ber­pi­hakan Dekan FEB Uni­la yang diduga mem­biarkan prak­tik kek­erasan dan intim­i­dasi oleh oknum pen­gu­rus Ormawa tan­pa penan­ganan tegas. Mas­sa juga meni­lai telah ter­ja­di pem­bungka­man ter­hadap kor­ban dan pelang­garan ter­hadap prin­sip transparan­si ser­ta kead­i­lan di lingkun­gan kam­pus.

  Aksi Nyata Warga Panca Bakti: Gotong Royong Digital di Era Jalan Cerdas

Demon­strasi ini diga­gas oleh Alian­si FEB Meng­gu­gat, sebuah kelom­pok maha­siswa yang secara khusus meny­oroti dinami­ka inter­nal kam­pus yang diang­gap penuh ketim­pan­gan. Dalam orasinya, Jen­der­al Lapan­gan aksi, M. Zidan Azza­kri, menyam­paikan keke­ce­waan ter­hadap Dekanat yang dini­lai abai atas temuan kek­erasan berdasarkan buk­ti medis, perny­ataan kor­ban, ser­ta buk­ti dig­i­tal.

Aksi dim­u­lai sejak pukul 08.00 WIB den­gan mas­sa berkumpul di kawasan kam­pus. Sek­i­tar pukul 10.00 WIB, mere­ka berg­er­ak menu­ju pelataran Dekanat FEB Uni­la untuk menyam­paikan tun­tu­tan. Aksi berlang­sung hing­ga pukul 12.00 WIB tan­pa hasil konkret dari pihak fakul­tas.

  Demo Mahasiswa Tuntut Biaya Pendidikan Murah

Menu­rut maha­siswa, selain kasus kek­erasan dan pem­bungka­man, ter­da­p­at per­soalan struk­tur­al lain yang belum ditan­gani den­gan serius oleh Dekanat. Ini men­cakup:

Keti­dak­transparanan pen­gelo­laan dana;

Min­im­nya fasil­i­tas akademik, teruta­ma di Gedung F yang keku­ran­gan AC, proyek­tor, dan kom­put­er;

Kin­er­ja staf kam­pus yang dini­lai per­lu dieval­u­asi total.

Keke­ce­waan memu­ncak sete­lah perte­muan lang­sung den­gan Dekan, Wak­il Dekan I, dan Wak­il Dekan III pada pukul 10.30 WIB gagal mem­buahkan pro­gres. Dekanat meno­lak menan­datan­gani Pak­ta Integri­tas yang dia­jukan seba­gai komit­men ter­tulis atas tun­tu­tan maha­siswa.

“Peno­lakan itu mencer­minkan sikap aro­gan dan tidak serius dari pimp­inan fakul­tas ter­hadap per­soalan serius ini,” kata Zidan di hada­pan mas­sa.

  Julia Safitri Viral! Tumpeng & Nasi Box Mulai 15K, Cocok Buat Pengajian hingga Ultah-Langsung Order di Sini!

Apa Tun­tu­tan Maha­siswa?

Alian­si FEB Meng­gu­gat menyam­paikan empat tun­tu­tan uta­ma:

1. Pem­bubaran Ormawa yang ter­buk­ti melakukan kek­erasan dan pelang­garan etik;

2. Pros­es hukum dan etik ter­hadap pelaku kek­erasan;

3. Klar­i­fikasi pub­lik secara ter­bu­ka oleh Dekanat;

4. Penghent­ian segala ben­tuk intim­i­dasi dan pem­bungka­man ter­hadap kor­ban.

 

Bagaimana Kelan­ju­tan Aksinya?

Mes­ki aksi hari ini belum mem­berikan hasil konkret, maha­siswa meny­atakan tidak akan berhen­ti. Mere­ka meren­canakan aksi lan­ju­tan dalam wak­tu dekat den­gan skala yang lebih besar dan menyerukan sol­i­dar­i­tas dari selu­ruh maha­siswa Uni­la.

“Tekanan kami sepenuh­nya ter­tu­ju pada Dekanat FEB Uni­la. Kami akan terus berg­er­ak sam­pai ada per­tang­gung­jawa­ban nya­ta ter­hadap kead­i­lan dan per­lin­dun­gan kor­ban,” tut­up Zidan. (Sufiyawan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *