Depok, SniperNew.id – Sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) diberangkatkan menggunakan bus dari kawasan kampus Depok menuju lokasi aksi demonstrasi. Keberangkatan tersebut menarik perhatian publik setelah beredar unggahan di media sosial Threads, Jumat (29/8/2025), yang memperlihatkan iring-iringan bus berisi mahasiswa dengan pengawalan serta sambutan dari civitas akademika.
Dalam unggahan akun @erllygenze.id, ditulis keterangan. “Dilepas rektor UI untuk Demo. Keren UI! Hidup Mahasiswa! Hidup Mahasiswi! Hidup Rakyat Indonesia! #Polisi #Brimob #Ojol.”
Unggahan tersebut disertai dengan dua potongan video pendek yang memperlihatkan suasana di dalam area kampus UI Depok. Terlihat beberapa bus kampus berwarna coklat dan kuning-oranye keluar dari area parkir, diiringi sorakan serta semangat dari mahasiswa yang mengenakan jaket kuning khas almamater UI.
Dalam video pertama, tampak sebuah bus berwarna coklat dengan tulisan “Kampus Universitas Indonesia” di kaca depan, melaju pelan keluar dari kawasan kampus. Di sisi kiri dan kanan jalan, mahasiswa dan sejumlah orang tampak berdiri menyaksikan. Beberapa di antaranya bersorak sambil melambaikan tangan.
Di video kedua, tampak bus lain dengan warna dominan putih, kuning, dan oranye, juga berangkat dengan membawa mahasiswa. Di kaca samping bus, terpasang spanduk bertuliskan slogan protes. Suasana terlihat ramai namun tertib, dengan mahasiswa berbaris dan sebagian berjalan mendekati rombongan.
Keterangan di unggahan menyebutkan bahwa keberangkatan mahasiswa ini mendapat pelepasan dari rektor UI. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak universitas terkait apakah benar pimpinan kampus secara langsung melepas rombongan mahasiswa menuju aksi.
Pihak utama yang terlibat dalam peristiwa ini adalah mahasiswa Universitas Indonesia. Mereka berangkat menggunakan bus kampus yang biasa digunakan untuk transportasi internal mahasiswa.
Dari unggahan terlihat juga sejumlah orang mengenakan pakaian formal, kemungkinan staf atau dosen yang turut hadir di lokasi pelepasan. Mahasiswa yang hadir mayoritas mengenakan jaket kuning, ciri khas almamater UI yang identik dengan simbol gerakan mahasiswa.
Unggahan di Threads juga menyebut nama aparat kepolisian dan Brimob melalui tagar, meski tidak terlihat jelas kehadiran aparat dalam rekaman video.
Unggahan di Threads dilakukan pada Jumat, 29 Agustus 2025, pukul 16.38 WIB berdasarkan tangkapan layar yang beredar. Video diyakini diambil beberapa jam sebelumnya di kawasan kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.
Lokasi yang terlihat di dalam video adalah area kampus Universitas Indonesia Depok, tepatnya di jalur keluar menuju jalan raya. Pohon-pohon rindang khas kawasan UI terlihat jelas, serta keberadaan mahasiswa dengan jaket kuning menegaskan suasana pelepasan di lingkungan universitas.
Meski unggahan di Threads tidak menjelaskan alasan demonstrasi, dalam beberapa pekan terakhir mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia aktif menyuarakan aspirasi terkait isu nasional. Umumnya, mahasiswa turun ke jalan untuk menolak kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat, memperjuangkan keadilan sosial, atau menuntut transparansi dalam pengelolaan negara.
Tradisi mahasiswa UI turun ke jalan bukan hal baru. Sejak era reformasi hingga sekarang, UI dikenal aktif dalam menyuarakan aspirasi rakyat melalui aksi damai. Jaket kuning mahasiswa UI kerap menjadi simbol perlawanan terhadap kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat luas.
Berdasarkan rekaman video, pelepasan mahasiswa berlangsung cukup tertib. Bus kampus yang digunakan terlihat terisi penuh mahasiswa. Sejumlah mahasiswa yang tidak ikut berangkat berdiri di sisi jalan memberikan dukungan moral.
Tidak terlihat adanya kericuhan ataupun ketegangan dalam proses keberangkatan. Bahkan, suasana tampak penuh semangat dengan yel-yel perjuangan yang biasa diteriakkan mahasiswa sebelum turun aksi.
Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak rektorat UI apakah benar kegiatan pelepasan tersebut difasilitasi langsung oleh pihak kampus atau murni inisiatif mahasiswa yang memanfaatkan bus universitas.
Unggahan di Threads yang menampilkan video keberangkatan mahasiswa UI tersebut mendapat berbagai respons dari warganet. Ada yang memberikan dukungan terhadap semangat mahasiswa untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, ada pula yang mempertanyakan keterlibatan pihak rektorat dalam melepas mahasiswa ikut aksi.
Sejumlah komentar di media sosial menyebut keberangkatan mahasiswa dengan bus kampus menunjukkan adanya dukungan institusional terhadap gerakan mahasiswa. Namun, sebagian lainnya menilai kampus semestinya bersikap netral dan fokus pada fungsi akademik.
Mahasiswa sering disebut sebagai “agent of change” atau agen perubahan. Dalam sejarah politik Indonesia, gerakan mahasiswa berperan penting dalam perubahan besar bangsa. Pada 1966, mahasiswa ikut menekan kekuasaan Orde Lama. Pada 1998, mahasiswa berada di garis depan dalam menumbangkan rezim Orde Baru.
Keberangkatan mahasiswa UI dengan bus untuk ikut aksi mengingatkan publik pada tradisi panjang perjuangan mahasiswa di jalanan. Dukungan moral, fasilitas, maupun sekadar pelepasan simbolis dari pihak kampus sering kali menimbulkan pro dan kontra.
Dalam kode etik akademik, perguruan tinggi memiliki peran untuk mendidik mahasiswa agar kritis, ilmiah, dan peka terhadap persoalan bangsa. Namun, keterlibatan kampus secara langsung dalam aksi politik praktis dapat menimbulkan perdebatan.
Jika benar pihak rektorat melepas mahasiswa secara resmi, hal ini bisa ditafsirkan sebagai bentuk dukungan moral terhadap hak berekspresi mahasiswa. Namun jika tidak, maka informasi yang beredar di media sosial berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik.
Keberangkatan mahasiswa Universitas Indonesia menuju aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025) terekam dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat sejumlah bus kampus mengangkut mahasiswa yang mengenakan jaket kuning, disambut dukungan oleh sesama mahasiswa di lingkungan kampus UI Depok.
Meski unggahan di Threads menyebut pelepasan dilakukan langsung oleh rektor UI, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kampus mengenai hal tersebut.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik, mengingat peran strategis mahasiswa dalam sejarah gerakan sosial-politik di Indonesia. Bagaimanapun, aksi tersebut kembali menunjukkan bahwa mahasiswa masih konsisten berdiri di barisan rakyat untuk menyuarakan aspirasi mereka. (Ahm)



















