Berita Daerah

Mahasiswa UI Diberangkatkan dengan Bus untuk Ikut Aksi Demonstrasi

326
×

Mahasiswa UI Diberangkatkan dengan Bus untuk Ikut Aksi Demonstrasi

Sebarkan artikel ini

Depok, SniperNew.id – Sejum­lah maha­siswa Uni­ver­si­tas Indone­sia (UI) dib­erangkatkan meng­gu­nakan bus dari kawasan kam­pus Depok menu­ju lokasi aksi demon­strasi. Keberangkatan terse­but menarik per­ha­t­ian pub­lik sete­lah beredar ung­ga­han di media sosial Threads, Jumat (29/8/2025), yang mem­per­li­hatkan iring-iringan bus berisi maha­siswa den­gan pen­gawalan ser­ta sambu­tan dari civ­i­tas akademi­ka.

Dalam ung­ga­han akun @erllygenze.id, dit­ulis keteran­gan. “Dilepas rek­tor UI untuk Demo. Keren UI! Hidup Maha­siswa! Hidup Maha­siswi! Hidup Raky­at Indone­sia! #Polisi #Brimob #Ojol.”

Ung­ga­han terse­but dis­er­tai den­gan dua poton­gan video pen­dek yang mem­per­li­hatkan suasana di dalam area kam­pus UI Depok. Ter­li­hat beber­a­pa bus kam­pus berwar­na cok­lat dan kun­ing-oranye kelu­ar dari area parkir, diirin­gi sorakan ser­ta seman­gat dari maha­siswa yang men­ge­nakan jaket kun­ing khas alma­mater UI.

Dalam video per­ta­ma, tam­pak sebuah bus berwar­na cok­lat den­gan tulisan “Kam­pus Uni­ver­si­tas Indone­sia” di kaca depan, mela­ju pelan kelu­ar dari kawasan kam­pus. Di sisi kiri dan kanan jalan, maha­siswa dan sejum­lah orang tam­pak berdiri menyak­sikan. Beber­a­pa di antaranya berso­rak sam­bil melam­baikan tan­gan.

Di video ked­ua, tam­pak bus lain den­gan war­na dom­i­nan putih, kun­ing, dan oranye, juga berangkat den­gan mem­bawa maha­siswa. Di kaca samp­ing bus, ter­pasang span­duk bertuliskan slo­gan protes. Suasana ter­li­hat ramai namun tert­ib, den­gan maha­siswa berbaris dan seba­gian ber­jalan mendekati rom­bon­gan.

  Kapolres Hadiri Apel Besar Hari Jadi Ke-402 Pekalongan

Keteran­gan di ung­ga­han menye­butkan bah­wa keberangkatan maha­siswa ini men­da­p­at pelepasan dari rek­tor UI. Namun, hing­ga saat ini belum ada keteran­gan res­mi dari pihak uni­ver­si­tas terkait apakah benar pimp­inan kam­pus secara lang­sung melepas rom­bon­gan maha­siswa menu­ju aksi.

Pihak uta­ma yang ter­li­bat dalam peri­s­ti­wa ini adalah maha­siswa Uni­ver­si­tas Indone­sia. Mere­ka berangkat meng­gu­nakan bus kam­pus yang biasa digu­nakan untuk trans­portasi inter­nal maha­siswa.

Dari ung­ga­han ter­li­hat juga sejum­lah orang men­ge­nakan paka­ian for­mal, kemu­ngk­i­nan staf atau dosen yang turut hadir di lokasi pelepasan. Maha­siswa yang hadir may­ori­tas men­ge­nakan jaket kun­ing, ciri khas alma­mater UI yang iden­tik den­gan sim­bol ger­akan maha­siswa.

Ung­ga­han di Threads juga menye­but nama aparat kepolisian dan Brimob melalui tagar, mes­ki tidak ter­li­hat jelas kehadi­ran aparat dalam reka­man video.

Ung­ga­han di Threads dilakukan pada Jumat, 29 Agus­tus 2025, pukul 16.38 WIB berdasarkan tangka­pan layar yang beredar. Video diyaki­ni diam­bil beber­a­pa jam sebelum­nya di kawasan kam­pus Uni­ver­si­tas Indone­sia, Depok, Jawa Barat.

Lokasi yang ter­li­hat di dalam video adalah area kam­pus Uni­ver­si­tas Indone­sia Depok, tepat­nya di jalur kelu­ar menu­ju jalan raya. Pohon-pohon rin­dang khas kawasan UI ter­li­hat jelas, ser­ta keber­adaan maha­siswa den­gan jaket kun­ing mene­gaskan suasana pelepasan di lingkun­gan uni­ver­si­tas.

Mes­ki ung­ga­han di Threads tidak men­je­laskan alasan demon­strasi, dalam beber­a­pa pekan ter­akhir maha­siswa dari berba­gai per­gu­ru­an ting­gi di Indone­sia aktif menyuarakan aspi­rasi terkait isu nasion­al. Umum­nya, maha­siswa turun ke jalan untuk meno­lak kebi­jakan pemer­in­tah yang diang­gap merugikan masyarakat, mem­per­juangkan kead­i­lan sosial, atau menun­tut transparan­si dalam pen­gelo­laan negara.

  Tak Perlu Repot Nyala-Mati Lampu, Lampu Sorot Tenaga Surya 100W Ini Bikin Hidup Lebih Praktis dan Hemat!

Tra­disi maha­siswa UI turun ke jalan bukan hal baru. Sejak era refor­masi hing­ga sekarang, UI dike­nal aktif dalam menyuarakan aspi­rasi raky­at melalui aksi damai. Jaket kun­ing maha­siswa UI ker­ap men­ja­di sim­bol per­lawanan ter­hadap kebi­jakan yang dini­lai tidak sesuai den­gan kepentin­gan masyarakat luas.

Berdasarkan reka­man video, pelepasan maha­siswa berlang­sung cukup tert­ib. Bus kam­pus yang digu­nakan ter­li­hat ter­isi penuh maha­siswa. Sejum­lah maha­siswa yang tidak ikut berangkat berdiri di sisi jalan mem­berikan dukun­gan moral.

Tidak ter­li­hat adanya ker­icuhan ataupun kete­gan­gan dalam pros­es keberangkatan. Bahkan, suasana tam­pak penuh seman­gat den­gan yel-yel per­juan­gan yang biasa dite­ri­akkan maha­siswa sebelum turun aksi.

Mes­ki demikian, hing­ga kini belum ada kon­fir­masi res­mi dari pihak rek­torat UI apakah benar kegiatan pelepasan terse­but difasil­i­tasi lang­sung oleh pihak kam­pus atau murni inisi­atif maha­siswa yang meman­faatkan bus uni­ver­si­tas.

Ung­ga­han di Threads yang menampilkan video keberangkatan maha­siswa UI terse­but men­da­p­at berba­gai respons dari war­ganet. Ada yang mem­berikan dukun­gan ter­hadap seman­gat maha­siswa untuk mem­per­juangkan aspi­rasi raky­at, ada pula yang mem­per­tanyakan keter­li­batan pihak rek­torat dalam melepas maha­siswa ikut aksi.

Sejum­lah komen­tar di media sosial menye­but keberangkatan maha­siswa den­gan bus kam­pus menun­jukkan adanya dukun­gan insti­tu­sion­al ter­hadap ger­akan maha­siswa. Namun, seba­gian lain­nya meni­lai kam­pus semestinya bersikap netral dan fokus pada fungsi akademik.

Maha­siswa ser­ing dise­but seba­gai “agent of change” atau agen peruba­han. Dalam sejarah poli­tik Indone­sia, ger­akan maha­siswa berper­an pent­ing dalam peruba­han besar bangsa. Pada 1966, maha­siswa ikut menekan kekuasaan Orde Lama. Pada 1998, maha­siswa bera­da di garis depan dalam menum­bangkan rez­im Orde Baru.

  Sumur Rakyat Resmi Dikelola Masyarakat, Pemerintah Perkuat Regulasi ESDM 2025

Keberangkatan maha­siswa UI den­gan bus untuk ikut aksi mengin­gatkan pub­lik pada tra­disi pan­jang per­juan­gan maha­siswa di jalanan. Dukun­gan moral, fasil­i­tas, maupun sekadar pelepasan sim­bo­lis dari pihak kam­pus ser­ing kali menim­bulkan pro dan kon­tra.

Dalam kode etik akademik, per­gu­ru­an ting­gi memi­li­ki per­an untuk men­didik maha­siswa agar kri­tis, ilmi­ah, dan peka ter­hadap per­soalan bangsa. Namun, keter­li­batan kam­pus secara lang­sung dalam aksi poli­tik prak­tis dap­at menim­bulkan perde­batan.

Jika benar pihak rek­torat melepas maha­siswa secara res­mi, hal ini bisa ditafsirkan seba­gai ben­tuk dukun­gan moral ter­hadap hak berek­spre­si maha­siswa. Namun jika tidak, maka infor­masi yang beredar di media sosial berpoten­si menim­bulkan kesalah­pa­haman pub­lik.

Keberangkatan maha­siswa Uni­ver­si­tas Indone­sia menu­ju aksi demon­strasi pada Jumat (29/8/2025) terekam dan beredar luas di media sosial. Dalam reka­man ter­li­hat sejum­lah bus kam­pus men­gangkut maha­siswa yang men­ge­nakan jaket kun­ing, dis­am­but dukun­gan oleh sesama maha­siswa di lingkun­gan kam­pus UI Depok.

Mes­ki ung­ga­han di Threads menye­but pelepasan dilakukan lang­sung oleh rek­tor UI, hing­ga kini belum ada keteran­gan res­mi dari pihak kam­pus men­ge­nai hal terse­but.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di sorotan pub­lik, mengin­gat per­an strate­gis maha­siswa dalam sejarah ger­akan sosial-poli­tik di Indone­sia. Bagaimana­pun, aksi terse­but kem­bali menun­jukkan bah­wa maha­siswa masih kon­sis­ten berdiri di barisan raky­at untuk menyuarakan aspi­rasi mere­ka. (Ahm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *