Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

KPK Selidiki Dugaan Penjualan Tanah Negara dalam Proyek Kereta Cepat Whoosh

119
×

KPK Selidiki Dugaan Penjualan Tanah Negara dalam Proyek Kereta Cepat Whoosh

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id —  Komisi Pem­ber­an­tasan Korup­si (KPK) ten­gah menye­lidi­ki dugaan adanya peny­im­pan­gan dalam proyek strate­gis nasion­al Kere­ta Cepat Whoosh. Salah satu fokus penye­lidikan ialah dugaan pen­jualan kem­bali lahan yang sejatinya milik negara oleh oknum ter­ten­tu den­gan har­ga tidak wajar.

  Polres Tanggamus Rilis Kinerja 2025, Fokus Pemberantasan Narkoba dan Kamtibmas

Menu­rut infor­masi yang beredar melalui media sosial, KPK men­duga ter­da­p­at tanah milik negara yang dijual kem­bali kepa­da negara dalam rang­ka pen­gadaan lahan untuk proyek Kere­ta Cepat Whoosh. Dugaan ini muncul sete­lah dite­mukan indikasi adanya penggelem­bun­gan anggaran atau mark up dalam pros­es pem­be­basan lahan proyek terse­but.

Lahan-lahan yang seharus­nya ter­catat seba­gai aset negara diduga dijual kem­bali oleh pihak-pihak ter­ten­tu, bahkan den­gan nilai yang melebi­hi har­ga pasar. Prak­tik ini disinyalir meli­batkan oknum yang memi­li­ki kewe­nan­gan dalam pros­es admin­is­trasi lahan dan pen­gadaan proyek strate­gis nasion­al terse­but.

  Sisa Lahan 2.500 m² Belum Dibayar, Warga Tagih Hak ke Pemkot Balikpapan

Seo­rang peja­bat KPK men­je­laskan bah­wa lem­ba­ganya sedang melakukan penelusuran men­dalam untuk memas­tikan kebe­naran dugaan terse­but. Pemerik­saan dilakukan secara hati-hati agar selu­ruh pihak yang ter­li­bat dap­at dim­intai keteran­gan secara adil dan sesuai prose­dur hukum.

“KPK terus mengumpulkan buk­ti dan keteran­gan dari berba­gai pihak untuk menelusuri apakah benar ada unsur peny­im­pan­gan dalam pen­gadaan lahan proyek Kere­ta Cepat Whoosh,” ujar peja­bat KPK dalam kon­fer­en­si pers baru-baru ini.

  DPRD Medan Soroti Lemahnya Pendampingan Korban TPPO Anak

Proyek Kere­ta Cepat Whoosh sendiri meru­pakan salah satu proyek kebang­gaan nasion­al yang menghubungkan Jakarta–Bandung. Pemer­in­tah berharap proyek ini men­ja­di sim­bol kema­juan trans­portasi mod­ern di Indone­sia. Namun, dugaan korup­si yang men­cu­at dap­at men­coreng upaya pem­ban­gu­nan dan menu­runk­an keper­cayaan pub­lik ter­hadap proyek strate­gis nasion­al.

KPK mene­gaskan bah­wa penye­lidikan ini dilakukan secara transparan dan pro­fe­sion­al. Masyarakat dim­inta untuk tidak berspeku­lasi ser­ta menung­gu hasil penye­lidikan res­mi yang akan diu­mumkan sete­lah semua buk­ti dikumpulkan.(*”)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *