Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Kepala Puskesmas Dolok Masihul Bantah Tuduhan Pemotongan Gaji, Komitmen Transparansi Ditekankan

556
×

Kepala Puskesmas Dolok Masihul Bantah Tuduhan Pemotongan Gaji, Komitmen Transparansi Ditekankan

Sebarkan artikel ini

Ser­gai, (Sumut).Snipernew.id.

Kepala Puskesmas Dolok Masi­hul, dr. Ris­nawati Ban­gun, secara tegas mem­ban­tah tuduhan adanya pemo­ton­gan gaji tena­ga hon­or­er yang didanai oleh Jam­i­nan Kese­hatan Nasion­al (JKN). Klar­i­fikasi ini dis­am­paikan untuk melu­ruskan beri­ta mir­ing yang beredar di sejum­lah media online, pada 22 Novem­ber 2024,yang dini­lai sepi­hak dan tidak berdasarkan fak­ta. Senin sore (2/12/2024)

Transparan­si Pen­gelo­laan Gaji Berdasarkan SIPD,
Dalam keteran­gan­nya, dr. Ris­nawati men­je­laskan bah­wa pen­gelo­laan gaji tena­ga hon­or­er di Puskesmas dilakukan berdasarkan mekanisme Sat­u­an Infor­masi Pemer­in­tah Daer­ah (SIPD). SIPD men­gatur selu­ruh alokasi anggaran, ter­ma­suk gaji tena­ga rekrut­men JKN seper­ti tena­ga keber­si­han, sopir, sat­pam dan tena­ga pem­ban­tu lain­nya.

“Sis­tem SIPD sudah diran­cang sejak sebelum saya men­ja­bat, dan pen­gelo­laan­nya dilakukan sesuai penge­sa­han dari Dinas Kese­hatan. Tidak benar ada pemo­ton­gan gaji yang tidak sah. Semua dana dis­alurkan sesuai per­at­u­ran,” tegas dr. Ris­nawati.

Terkait bera­pa besaran gaji dan bagaimana cara peng­ga­jian yang diberikan kepa­da keti­ganya. Terkait beri­ta yang dikatakan tena­ga hon­or­er ini tidak benar melainkan tena­ga pem­ban­tu hasil rekrut­men puskesmas yang peng­ga­jian­nya berasal dari dana Opera­sion­al JKN puskesmas.
Dimana sebelum dr. Ris­nawati men­ja­bat seba­gai kepala puskesmas, keti­ga tena­ga peker­ja ini telah mem­bu­at kesep­a­katan den­gan kepala puskesmas sebelum­nya.

  Bara Rokok Picu Kebakaran Petasan, Detik-Detik Mencekam Terekam Video

Ia juga menam­bahkan bah­wa tuduhan pemo­ton­gan gaji hing­ga Rp1.500.000 tidak berdasar. Pen­gu­ran­gan gaji yang diter­i­ma salah satu tena­ga hon­or­er dan ini bukan tena­ga hon­or­er melainkan rekrut­men tena­ga pem­ban­tu dana JKN, ter­hadap 3 peker­ja yakni An (42), Uk (45) dan Ge (35), ter­ja­di kare­na adanya pengem­balian hutang prib­a­di kepa­da ben­da­hara sebelum mener­i­ma gaji hasil dari penge­sa­han dinas kese­hatan yang wak­tun­ya tidak di akhir bulan.

Dikatakan lebih lan­jut Ia juga menam­bahkan bah­wa tuduhan pemo­ton­gan gaji dari 1.500.000 men­ja­di 1.300.000 itu tidak berdasar. Pen­gu­ran­gan gaji yang diter­i­ma keti­ganya didasarkan pada besaran gaji sesuai SIPD tahun 2024. Pada bulan Agus­tus 2024 reken­ing atas nama GE selaku supir ambu­lance men­gala­mi pemo­ton­gan secara otoma­tis oleh pihak Bank BNI sebe­sar Rp. 800 ribu dan telah di kon­fir­masi oleh Ben­da­hara dan GE ke pihak Bank dan Pihak Bank melakukan pemo­ton­gan dikare­nakan GE meng “OK” kan sebuah aplikasi Asur­an­si Online melalui Nomor Hand­phone milik GE sendiri, namun hal terse­but diban­tah oleh GE,sehingga terkait pemo­ton­gan itu bukan dilakukan oleh ben­da­hara atau kepala puskesmas lakukan.

  Unggahan Media Soroti Pembabatan Hutan Aceh Tengah Massif

Dis­amp­ing itu terkait buku reken­ing dan ATM keti­ganya yang bera­da pada ben­da­hara juga bukan den­gan sepi­hak di putuskan oleh ben­da­hara dan kepala puskesmas sebelum­nya tetapi itu sudah dibicarakan secara bersama den­gan ben­tuk kesep­a­katan oleh keti­ganya den­gan kepala puskesmas sebelum­nya dan keti­ganya menyetujuinya.Sesuai SIPD tahun 2023 seba­gai acuan gaji utk tahun 2024.Pemotongan gaji bulan Agus­tus 2024

Semen­tara itu terkait Klar­i­fikasi Kisruh Buku Reken­ing, Polemik bermu­la keti­ka Ge mem­per­masalahkan buku reken­ingnya yang men­catat aku­mu­lasi gaji setahun sebe­sar Rp18 juta. Menu­rut Ge, jum­lah terse­but men­curi­gakan. Namun, dr. Ris­nawati men­je­laskan bah­wa data tersebut,“Ini adalah dana yang meru­pakan Total mutasi gaji tahun 2023 yang ter­catat keti­ka GE menc­etak buku reken­ing di Agus­tus 2024.

“Saya bahkan men­ga­jak Ge untuk memerik­sa lang­sung ke bank terkait kebe­naran sal­do terse­but, tetapi ajakan ini dito­lak. Ini menun­jukkan ada kesalah­pa­haman yang sen­ga­ja dipeli­hara,” ujarnya.

Tang­ga­pan Ter­hadap Pem­ber­i­taan Sepi­hak, Kepala Puskesmas juga menyayangkan pem­ber­i­taan media yang dini­lai tidak berim­bang dan tan­pa kon­fir­masi kepa­da pihak terkait. Mes­ki hal itu kepa­da Ss (45) tahun ASN selaku Ben­da­hara Puskesmas. Menu­rut­nya, pem­ber­i­taan ini telah mence­markan nama baik insti­tusi, ben­da­hara, ser­ta dirinya prib­a­di.

  Profil Lengkap Camat Banyumas Kabupaten Pringsewu, Zainal Abidin, S.Pd., M.M.: Kiprah Kepemimpinan dan Kontribusi Untuk Pembangunan Daerah

“San­gat dis­ayangkan, beri­ta terse­but diter­bitkan tan­pa ver­i­fikasi dan kon­fir­masi. Seba­gai pelayan pub­lik, kami siap mener­i­ma kri­tik, tetapi harus berdasarkan fak­ta yang jelas,” tam­bah­nya.

Horas Sian­turi, SH., MH., sekre­taris DPW PWOIN Sumut yang men­dampin­gi kasus ini, pada senin sore 2 Desem­ber 2024 dis­alah satu caffe mengin­gatkan bah­wa jika beri­ta terse­but ter­buk­ti mem­fit­nah atau mence­markan nama baik, langkah hukum akan diam­bil sesuai UU Pers.
“Ini amat dis­ayangkan semestinya rekan media bek­er­ja secara pro­fe­sion­al dan sesuai kode etik jur­nal­is­tik sehing­ga beri­ta mir­ing (hoaks) dan terke­san sepi­hak, merugikan orang lain tidak ter­ja­di,” Tegas­nya dihada­pan media.

Komit­men ter­hadap Transparan­si dan Pelayanan,
Seba­gai penut­up, dr. Ris­nawati mene­gaskan komit­men­nya untuk men­jalankan pen­gelo­laan dana pub­lik yang transparan. Ia juga men­ga­jak masyarakat meman­faatkan sis­tem SIPD yang kini dap­at diak­ses melalui plat­form online res­mi.

“Kami terus beru­paya meningkatkan pelayanan kepa­da masyarakat. Hara­pan kami, media dan masyarakat dap­at bersin­er­gi mem­berikan infor­masi yang benar dan mem­ban­gun, bukan men­cip­takan kesalah­pa­haman,” tut­up dr. Ris­nawati.

Melalui klar­i­fikasi ini, pihak Puskesmas Dolok Masi­hul berharap keper­cayaan masyarakat ter­hadap pelayanan kese­hatan dap­at tetap ter­ja­ga dan isu yang berkem­bang dap­at dis­e­le­saikan den­gan baik dan tidak merusak rep­utasi ASN, “pungkas­nya.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *