Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

“Wow“Kades Bingung’, 2 warga Saling klaim kepemilkan Tanah

470
×

“Wow“Kades Bingung’, 2 warga Saling klaim kepemilkan Tanah

Sebarkan artikel ini

Labuhanbatu,snipernew.id Ter­ja­di di  Dusun fir­daus Desa ling­ga Tingga  Keca­ma­ta Bilah Hulu Kabu­pat­en Labuhan­batu, dua orang masyarakat yang berbe­da ala­mat sal­ing mengk­laim kepemi­likan tanah

Amran rambe ( 70 ) war­ga Desa ling­ga Tiga pasar belakang keca­matan Bilah Hulu Kabu­pat­en Labuhan­batu, saat itu didampin­gi istrinya mencer­i­takan, Alm orang tuanya Ali Basya rambe ada men­gusa­hai sebidang tanah diDusun fir­daus, Desa Lig­ga Tiga keca­matan Bilah Hulu selu­as lebih kurang 1 Ha

  Kepala (Balitbang) Pimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu

lebih kurang 30 tahun yang lalu alm.Ali Basya ada men­gusa­hai sebidang tanah di didusun firdaus,sebut istri Amram Rambe, saat itu sem­pat ditana­mi pohon karet dan saw­it, tetapi katanya kurang per­awatan, saat itu kami ter­pokus ngu­rusin lahan yang ada di par­it besi

Tetapi belakan­gan ini, selain Alm mer­tu­anya sebut menan­tu Alm Ali Basya, ada war­ga sigam­bal keca­matan rantau sela­tan yang  juga mengk­laim tanah terse­but miliknya, atas pen­gakuan itu kepala Desa Ling­ga tingga jadi bin­gung

Sebelum­nya, saat istri Amran rambe kete­mu den­gan orang yang men­gaku tanah itu miliknya, malah dia men­ge­lak dan men­gatakan saya mana berani bilang itu tanah saya, orang saya eng­gak ada pegang surat tanah, kata istri Amran rambe menirukan uca­pan war­ga sigam­bal itu

  Kabupaten Pasaman raih penghargaan atas keberhasilan keluar dari ketertinggalan

Aki­bat isu mir­ing yang sebelum­nya telah mele­bar luas dis­ek­i­tar daer­ah itu, men­ja­di ham­bat­an per­os­es Admini­trasi di Kan­tor Desa, Kepala Desa ling­ga tiga sulit untuk mengam­bil sikap, sebab ada 2 orang men­gaku kepemi­likan tanah terse­but

Awak media coba sam­ban­gi Kepala Desa Ling­ga Tiga Suprianto sep­utar tanah terse­but beber­a­pa wak­tu lalu dikan­tornya, kata suprianto, saya tidak tau per­cis sia­pa pemi­lik tanah itu, sebab ked­u­anya sal­ing tidak bisa menun­jukan legal­i­tas ten­tang kepemi­likan tanah

  Malam Akhir Safari Ramadhan di Laksanakan di Masjid Ummul Iman

Namun demikian katanya, kita akan lakukan medi­asi untuk mem­perte­mukan mere­ka, agar bisa dap­at titik temu sia­pa yang berhak atas tanah terse­but, kita akan mem­perte­mukan mere­ka, ujarnya

Sebab Ked­ua orang yang sal­ing mengk­lim tanah terse­but, tidak per­nah menun­jukan kepa­da saya legili­tas kepemi­likan tanah yang jelas, ujar suprianto

Katanya, min­i­mal ada buk­ti atau surat per nyataan dari salah seo­rang war­ga dis­i­tu, mis­al­nya, surat perny­ataan yang meny­atakan untuk men­guatkan ten­tang pen­guasaan sebidang tanah terse­but

Atas dasar surat perny­ataan itu­la baru bisa kita untuk melangkah selan­jut­nya, Kalau hanya cakap cakap,saling mengk­laim, bagaimana kita bisa menye­le­saikan per­soalan, ujar suprianto ( Fitriadi)9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *