Berita Peristiwa

TRC BPBD dan Satlantas Sigap Evakuasi Pohon Tumbang di Painan

561
×

TRC BPBD dan Satlantas Sigap Evakuasi Pohon Tumbang di Painan

Sebarkan artikel ini

Painan, SniperNew.id – Sebuah peristiwa pohon tumbang sempat menutup akses jalan raya Painan–Sago, tepatnya di wilayah Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Selasa (30/09/2025). Material pohon berukuran besar menutupi badan jalan sehingga arus lalu lintas terhenti. Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Selatan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi.

Insiden pohon tumbang ini terjadi pada Selasa malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Berdasarkan keterangan warga setempat, hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut sejak sore hari. Kondisi itu membuat beberapa pepohonan di sepanjang jalur Painan–Sago terlihat bergoyang cukup kuat.

Puncaknya, salah satu pohon berukuran besar yang tumbuh di pinggir jalan tumbang ke arah badan jalan. Pohon itu menimpa sebagian aspal, menyapu kabel listrik di sekitarnya, dan menutupi penuh jalur kendaraan dari kedua arah.

Sejumlah pengendara yang tengah melintas terpaksa berhenti mendadak. Beberapa kendaraan roda dua dan empat bahkan sempat tertahan cukup lama karena tidak ada jalur alternatif. Untungnya, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut.

Begitu menerima laporan, TRC BPBD Kabupaten Pesisir Selatan bersama Satlantas Polres Pesisir Selatan segera menuju lokasi kejadian.

  Gawat!, Sebuah Granat Nanas Ditemukan Warga di Tepi Sungai Gupit Kajen

Petugas gabungan langsung melakukan assessment kondisi di lapangan. Langkah awal adalah mengamankan area agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan. Satlantas mengatur lalu lintas dengan sistem buka-tutup, sementara petugas BPBD mulai mengevakuasi batang pohon dengan menggunakan gergaji mesin, kapak, dan alat manual lainnya.

Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena ukuran pohon yang besar dan posisi tumbangan yang melintang penuh di jalan. Namun berkat kerja sama dan koordinasi yang baik, material pohon berhasil dipotong menjadi beberapa bagian dan dipindahkan ke pinggir jalan.

Hanya dalam waktu beberapa jam, akses jalan yang sempat tertutup akhirnya kembali bisa dilewati kendaraan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, melalui Tim Reaksi Cepat (TRC), menyampaikan bahwa kejadian ini merupakan bagian dari potensi bencana hidrometeorologi yang kerap melanda daerah tersebut, khususnya saat memasuki musim penghujan.

“Alhamdulillah, tidak ada korban dalam peristiwa ini. Jalan yang sempat tertutup sudah bisa dibuka kembali berkat kerja sama tim di lapangan,” ujar perwakilan TRC BPBD.

Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan juga menambahkan bahwa pihaknya langsung turun mengatur arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan panjang. “Kami prioritaskan keselamatan pengguna jalan. Bersama BPBD, kami pastikan jalan kembali normal,” tegasnya.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada petugas gabungan. Menurut mereka, respon cepat pemerintah daerah dan kepolisian sangat membantu.

“Kalau tidak cepat ditangani, jalan ini bisa macet panjang. Karena ini jalur utama Painan ke arah Sago. Kami berterima kasih karena malam itu juga pohon langsung dibersihkan,” ujar salah seorang warga Kecamatan IV Jurai.

  Banjir Subuh Bandung, Warga Selamat dari Ular

Kawasan Painan dan sekitarnya memang dikenal rawan pohon tumbang, terutama saat musim hujan dengan curah hujan tinggi disertai angin kencang. Banyak pepohonan tua yang tumbuh di pinggir jalan raya.

Menurut catatan BPBD, dalam beberapa tahun terakhir sudah beberapa kali terjadi kasus serupa, meski sebagian besar tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, gangguan lalu lintas dan potensi bahaya tetap menjadi perhatian serius.

Peristiwa pohon tumbang ini sempat menimbulkan kemacetan sepanjang 2 kilometer, terutama di jam-jam awal sebelum tim gabungan tiba. Beberapa kendaraan harus menunggu lebih dari satu jam.

Selain itu, sebagian aliran listrik di sekitar lokasi juga padam sesaat akibat kabel listrik yang tertimpa ranting pohon. Pihak PLN kemudian melakukan perbaikan agar pasokan listrik kembali normal.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi di musim penghujan. Pengendara juga diminta berhati-hati ketika melintas di jalur rawan, khususnya saat cuaca ekstrem.

“Kalau hujan deras dan angin kencang, sebaiknya tunda perjalanan dulu. Pohon besar di pinggir jalan bisa menjadi ancaman jika tumbang,” ujar TRC BPBD.

Selain itu, pemerintah daerah berencana melakukan pengecekan rutin terhadap pohon-pohon tua di sepanjang jalan utama. Pemangkasan dahan yang terlalu rimbun dan rawan patah juga akan menjadi agenda pencegahan.

Fenomena pohon tumbang bukan hanya disebabkan faktor cuaca. Ada beberapa faktor lain yang turut memicu, antara lain:

1. Usia Pohon – Banyak pohon tua yang sudah rapuh dan tidak kuat menahan tekanan angin.

  Viral Aksi Pencurian di Minimarket, Netizen Beda Pandangan antara Kasihan dan Tegas Hukum

2. Struktur Tanah – Tanah yang gembur akibat curah hujan tinggi membuat akar pohon mudah tercabut.

3. Kurangnya Perawatan – Pohon yang tidak dipangkas secara berkala berpotensi lebih mudah tumbang.

4. Lokasi Tumbuh – Pohon yang tumbuh dekat jalan raya lebih berisiko membahayakan karena jika tumbang langsung menimpa jalur lalu lintas.

Dalam rekaman video dokumentasi yang diunggah akun @info_lintassumbar, terlihat jelas bagaimana petugas bekerja di tengah kondisi malam yang gelap. Lampu kendaraan dinas dan senter menjadi penerangan utama. Suara gergaji mesin terdengar bersahutan memotong batang pohon besar.

Beberapa petugas terlihat mengenakan rompi oranye khas BPBD. Mereka bahu-membahu menarik ranting dan batang kayu ke tepi jalan. Sementara itu, lampu strobo polisi menyala biru di latar belakang, menandai pengaturan lalu lintas yang tengah dilakukan.

Gambaran ini menunjukkan bagaimana sinergi antara BPBD dan Satlantas menjadi kunci dalam penanganan cepat bencana kecil namun berdampak besar bagi mobilitas warga.

Peristiwa pohon tumbang di jalur Painan–Sago, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan pada Selasa (30/09/2025) menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Respons cepat dari TRC BPBD Pesisir Selatan dan Satlantas Polres Pesisir Selatan memastikan jalur utama kembali dapat digunakan dalam waktu singkat.

Masyarakat berharap langkah antisipasi ke depan dapat lebih ditingkatkan agar kejadian serupa bisa diminimalisir. Dengan kerja sama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, keselamatan di jalan raya dapat terus terjaga. (Ahm/ahh).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *