Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

DPRD Pesawaran Sepakat Ukur Ulang HGU PTPN 1 Regional 7 di Way Berulu, Persoalan Tanah Umbul Langka 219 Hektar Makin Terang

295
×

DPRD Pesawaran Sepakat Ukur Ulang HGU PTPN 1 Regional 7 di Way Berulu, Persoalan Tanah Umbul Langka 219 Hektar Makin Terang

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, SniperNew.id — Per­soalan tanah di Kabu­pat­en Pesawaran yang meli­batkan ahli waris Hi. Abdu­rani (Kiyai Ratu Sum­ba­han) semakin men­e­mukan titik terang. Dalam rap­at den­gar pen­da­p­at (hear­ing) DPRD Kabu­pat­en Pesawaran yang dihadiri oleh Forkopim­da, ATR/BPN, ahli waris, ser­ta per­wak­i­lan Kan­tor Direk­si PTPN 1 Region­al 7, dipu­tuskan untuk melakukan pen­guku­ran ulang ter­hadap lahan yang masuk dalam HGU 04 PTPN 7 di Way Beru­lu. (05/03/2025)

Seper­ti dalam beber­a­pa perte­muan sebelum­nya, per­wak­i­lan PTPN kem­bali gagal mem­berikan jawa­ban yang meyakinkan ter­hadap per­tanyaan pimp­inan rap­at. Keli­ma orang yang dikir­im oleh kan­tor direk­si PTPN mem­bawa surat tugas, tetapi tidak mam­pu men­je­laskan data secara aku­rat, sehing­ga semakin menim­bulkan kecuri­gaan dari pihak ahli waris.

  Ditlantas Polda Sumsel Raih Peringkat III IRSMS Award Kategori Polda Tipe A

Semen­tara itu, Kepala Kan­tor ATR/BPN Pesawaran Sri Reje­ki men­gungkap­kan bah­wa pihaknya telah dim­inta oleh Pol­da Lam­pung untuk melakukan pen­guku­ran pada dua bidang lahan yang dik­laim oleh PTPN. Pen­guku­ran terse­but men­cakup:

1. Bidang A di Sido­to­to selu­as 979 hek­tar
2. Bidang C di Cam­pang selu­as 743 hek­tar

Dari hasil pen­guku­ran ini, total luas lahan men­ca­pai 1.722 hek­tar, semen­tara dalam ser­ti­fikat HGU 04 PTPN 7 hanya ter­catat 1.544 hek­tar, sehing­ga ter­da­p­at kelebi­han 178 hek­tar. Angka ini bahkan belum mema­sukkan lahan bidang B selu­as 219 hek­tar di belakang Pol­res Pesawaran, yang men­ja­di bagian dari klaim ahli waris Hi. Abdu­rani (Kiay Ratu Sum­ba­han)

Dike­tahui bah­wa objek per­soalan men­cakup dua lahan uta­ma, yakni:

1. Tanah Umbul Lang­ka (219 hek­tar di belakang Pol­res Pesawaran) yang dik­laim seba­gai milik ahli waris Hi. Abdu­rani.

  Wakapolres Pekalongan Hadiri Ground Breaking Pembangunan Sarana Balap Motor

2. Lahan Tan­jung Kemala (329 hek­tar) yang sebelum­nya telah diny­atakan tidak memi­li­ki HGU oleh Kepala Kan­tor ATR/BPN Pesawaran dan direkomen­dasikan DPRD kepa­da Kepala Desa Tamansari untuk dit­ingkatkan sta­tus kepemi­likan­nya.

Dalam rap­at, per­wak­i­lan ahli waris Saprudin Tan­jung, Sumara, Mur­salin, Feri Dar­mawan dan Fabi­an Bobi, mem­per­tanyakan secara tegas lokasi pasti dari HGU 04 ser­ta dasar hukum atas kelebi­han lahan yang ada. Namun, pihak PTPN tidak mam­pu mem­berikan jawa­ban yang jelas.

Ket­ua DPRD Kabu­pat­en Pesawaran, Ahmad Rico Julian, yang memimpin rap­at, turut mem­perte­gas per­tanyaan terkait objek dan luas tanah yang dis­en­gke­takan. Dalam kes­im­pu­lan rap­at, DPRD bersama unsur Forkopim­da, ter­ma­suk Kodim, Kapol­res, dan Kejari Pesawaran, sep­a­kat untuk melakukan pen­guku­ran ulang ter­hadap lahan terse­but den­gan kehadi­ran wajib dari pihak PTPN 1 Region­al 7.

  Sosialisasi Dipa RKA- KL .TA 2025 Oleh Polres Pidie

Dalam rap­at terse­but juga dis­oroti keti­dakhadi­ran pihak PTPN dalam beber­a­pa kali pros­es pen­guku­ran sebelum­nya, yang kemu­di­an dijadikan alasan untuk meng­gugurkan keab­sa­han pen­guku­ran yang telah dilakukan Pol­da Lam­pung. Pada­hal, pen­guku­ran terse­but dilakukan atas dasar adu­an masyarakat ke Mabes Pol­ri yang kemu­di­an dilimpahkan ke Pol­da Lam­pung. Bahkan, dalam SP2HP yang diter­bitkan Pol­da, telah dis­im­pulkan adanya dugaan pelang­garan hukum beru­pa penyer­o­b­ot­an tanah adat dan milik masyarakat.

Rap­at hear­ing akhirnya ditut­up den­gan kesep­a­katan bah­wa pen­guku­ran ulang akan segera dilakukan dan Pihak DPRD Kabu­pat­en Pesawaran akan segera menyu­rati para pihak, didukung penuh oleh Kapol­res, Dandim, dan Kajari Pesawaran. Kepu­tu­san ini dihara­p­kan dap­at men­ja­di langkah konkret dalam menye­le­saikan per­soalan tanah yang telah berlang­sung bertahun-tahun.

Pihak PTPN 1 Region­al 7 saat dim­intai tang­ga­pan atas kepu­tu­san terse­but, tung­gang lang­gang menghin­dari awak media yang mem­inta wawancara.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *