Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita PendidikanBerita Sosial

Diduga Makanan Tak Layak, Program Makan Bergizi di TK Nurul Qomar Diprotes Wali Murid

243
×

Diduga Makanan Tak Layak, Program Makan Bergizi di TK Nurul Qomar Diprotes Wali Murid

Sebarkan artikel ini
Keterangan gambar: Kondisi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa TK Nurul Qomar di Pekon Way Gison I, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, terlihat tidak segar dan diduga tidak layak konsumsi. (Dok. Kiriman Wali Murid)

PRINGSEWU, SNIPERNEW.id – Pelak­sanaan Pro­gram Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu seko­lah taman kanak-kanak di Kabu­pat­en Pringsewu men­u­ai sorotan. Sejum­lah wali murid TK Nurul Qomar yang berlokasi di Desa/Pekon Way Gison I, Keca­matan Page­laran, Kabu­pat­en Pringsewu, Provin­si Lam­pung, menyam­paikan protes terkait kon­disi makanan yang dibagikan kepa­da siswa, Sab­tu (16/1/2026).

Menu­rut keteran­gan wali murid, makanan yang diter­i­ma anak-anak dini­lai kurang layak kon­sum­si kare­na ter­li­hat tidak segar dan diduga telah men­gala­mi pem­busukan.

  Program MBG TK Nurul Qomar Diprotes, DPRD Diminta Segera Turun Tangan!

Kon­disi terse­but menim­bulkan kekhawati­ran orang tua ter­hadap kese­hatan dan kese­la­matan anak-anak usia dini.

Salah satu wali murid menyam­paikan keluhan­nya melalui pesan What­sApp yang diter­i­ma redak­si. Dalam pesan terse­but ter­tulis, “Muntuke bureng bu, gak bisa dimakan, pait,” tulis wali murid terse­but, menggam­barkan kon­disi makanan yang diter­i­ma anaknya.

Ungka­pan terse­but semakin mem­perku­at kekhawati­ran wali murid bah­wa makanan yang dis­alurkan dalam pro­gram terse­but tidak memenuhi stan­dar kelayakan kon­sum­si.

Para orang tua meni­lai, makanan bergizi seharus­nya tidak hanya memenuhi unsur gizi, tetapi juga aman, sehat, dan layak untuk dikon­sum­si anak-anak.
Pro­gram Makan Bergizi Gratis (MBG) meru­pakan pro­gram nasion­al pemer­in­tah Indone­sia yang bertu­juan menye­di­akan asu­pan gizi bagi anak seko­lah, bali­ta, ibu hamil, dan ibu menyusui.

  Jalan Baru di Way Ngison Mengelupas, Komisi III DPRD Pringsewu Akan Tindak Lanjut!

Pro­gram ini diran­cang untuk meningkatkan sta­tus gizi masyarakat, menu­runk­an angka stunt­ing, men­dukung ter­wu­jud­nya sum­ber daya manu­sia ung­gul, ser­ta meng­ger­akkan ekono­mi lokal den­gan meli­batkan petani dan pelaku UMKM seba­gai penye­dia bahan pan­gan.

Namun demikian, wali murid meni­lai pelak­sanaan pro­gram di lapan­gan masih mem­bu­tuhkan pen­gawasan yang lebih ketat, khusus­nya terkait kual­i­tas, keber­si­han, dan kea­manan makanan. Mere­ka berharap keja­di­an seru­pa tidak teru­lang kare­na dap­at mem­ba­hayakan kese­hatan anak-anak.

Menang­gapi keluhan terse­but, pihak seko­lah menyam­paikan bah­wa aspi­rasi wali murid telah diter­i­ma dan akan diko­or­di­nasikan den­gan pihak pelak­sana pro­gram. Seko­lah mene­gaskan komit­men­nya untuk menguta­makan kese­la­matan dan kese­hatan peser­ta didik ser­ta tidak mendis­tribusikan makanan apa­bi­la dini­lai tidak layak kon­sum­si.

  Hentikan Aksi Main Hakim Sendiri! LSM HAMMER Desak Aparat Tegas Lindungi Hukum dan Kemanusiaan

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, Kepala TK Nurul Qomar belum dap­at dim­intai keteran­gan lebih lan­jut. Upaya kon­fir­masi yang dilakukan melalui sam­bun­gan tele­pon dan pesan What­sApp belum men­da­p­atkan respons, kare­na nomor yang dihubun­gi dalam kon­disi tidak aktif.

Pelak­sanaan Pro­gram MBG dilakukan melalui Sat­u­an Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berba­gai daer­ah. Pemer­in­tah pusat dan daer­ah terus melakukan eval­u­asi ser­ta per­baikan ter­hadap pro­gram ini, menyusul adanya sejum­lah lapo­ran terkait makanan bermasalah di beber­a­pa wilayah.

Wali murid berharap instan­si terkait dap­at segera turun ke lapan­gan untuk melakukan penge­cekan dan eval­u­asi menyelu­ruh agar tujuan Pro­gram Makan Bergizi Gratis benar-benar ter­ca­pai tan­pa men­gor­bankan kese­hatan anak-anak seba­gai pener­i­ma man­faat uta­ma.

Penulis: (Jamhari & iskan­dar)