Muara Enim, Snipernew.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah pusat mulai dilaksanakan serentak di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, pada Rabu (3/9/2025). Sebanyak 3.216 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah ini menjadi penerima manfaat, terdiri dari siswa sekolah dasar, taman kanak-kanak, dan PAUD.
Kegiatan perdana ini berlangsung penuh antusiasme. Para siswa terlihat gembira menikmati santapan bergizi yang disajikan. Program ini sekaligus menjadi momentum penting dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak sekolah, yang pada akhirnya diharapkan mampu menunjang prestasi belajar mereka.
Berdasarkan data yang diperoleh, pelaksanaan MBG hari pertama di Kecamatan Gelumbang melibatkan 12 desa, 9 sekolah dasar, dan 10 TK/PAUD. Total penerima manfaat mencapai 3.216 siswa, sesuai data resmi yang disampaikan Kepala SPPG (Satuan Pelaksana Program Gizi), Tio Pebrian.
Dalam keterangannya, Tio menegaskan bahwa seluruh mekanisme pelaksanaan program ini berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Setiap siswa mendapatkan satu porsi makanan lengkap dengan lauk pauk, sayur, dan buah, yang dipastikan segar serta memenuhi standar gizi yang ditetapkan.
“Kami bekerja sesuai SOP. Apa yang kami sajikan adalah satu porsi untuk satu siswa, dengan lauk pauk yang segar dan bergizi. Semua menu yang disajikan telah melalui perencanaan matang dan memenuhi standar gizi anak-anak usia sekolah,” jelas Tio Pebrian ketika ditemui awak media di ruang kerjanya.
Tio menambahkan, pelaksanaan program MBG di Kecamatan Gelumbang berada di bawah naungan Yayasan Garuda Sakti Bela Negara. Yayasan ini bertindak sebagai pengawas, dengan Mashadi selaku penanggung jawab sekaligus pemilik usaha katering yang dipercaya menyajikan makanan bergizi untuk siswa.
Struktur tim pelaksana terdiri dari satu orang ketua SPPG, satu orang bagian akuntansi, satu orang bagian pengawasan gizi, dan 47 karyawan pelaksana, sehingga total terdapat 50 orang tenaga kerja yang terlibat langsung. Kehadiran tim besar ini menunjukkan keseriusan penyelenggara dalam memastikan keberlangsungan dan kualitas program.
Salah satu sekolah yang menerima manfaat adalah SD Negeri 8 Gelumbang. Kepala sekolah Idaroyani, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya program ini. Menurutnya, sebanyak 138 siswa dari kelas satu hingga kelas enam menerima makanan bergizi gratis pada hari pertama pelaksanaan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah. Program MBG ini sangat membantu anak-anak kami di sekolah. Selain bisa memastikan anak-anak mendapat gizi seimbang, program ini juga meringankan beban orang tua,” ungkap Idaroyani.
Ungkapan senada juga datang dari para siswa. Saat dijumpai media, salah seorang siswa SD Negeri 8 Gelumbang yang tengah menikmati makan siang sederhana namun bergizi, menyampaikan kesan positif. “Makanannya enak,” ucapnya polos namun penuh kegembiraan.
Selain jenjang SD, program MBG juga menyasar anak-anak usia dini. PAUD KB Harapan Bunda Desa Gaung Telang tercatat sebagai salah satu penerima manfaat. Sebanyak 24 siswa di lembaga pendidikan ini menikmati santapan bergizi di hari pertama.
Kepala PAUD KB Harapan Bunda, Pivin Elponita, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah. Ia menuturkan bahwa seluruh wali murid sangat bersyukur atas kehadiran program tersebut.
“Seluruh wali murid menyampaikan rasa terima kasih karena adanya MBG ini sangat membantu. Anak-anak kami bisa mendapatkan asupan gizi seimbang, dan orang tua merasa terbantu dengan adanya makanan bergizi gratis setiap hari,” ujar Pivin.
Program MBG ini tidak hanya membuat siswa gembira, tetapi juga mendapat sambutan positif dari orang tua serta tenaga pendidik. Para guru melihat bahwa penyediaan makanan bergizi di sekolah akan membantu anak-anak lebih fokus belajar.
Sementara itu, para orang tua mengaku lebih tenang karena anak mereka bisa menikmati makanan sehat setiap hari di sekolah, tanpa perlu khawatir soal kandungan gizi. Dukungan ini diharapkan menjadi modal penting bagi keberlanjutan program.
Lounching MBG di Desa Gaung Telang turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tamu undangan. Hadir di antaranya Kepala Desa Gaung Telang, Sazili, S.Sos., Babinsa 404.01 Gelumbang Serda Winando, Ketua BPD Desa Gaung Telang Haryono, S.Pd., serta para guru dari SD Negeri 8 Gelumbang dan PAUD KB Harapan Bunda.
Tidak hanya itu, pelaksanaan hari pertama juga bertepatan dengan kunjungan tim asesor BAN-PDM dari Palembang yang sedang melakukan visitasi dan akreditasi di PAUD KB Harapan Bunda. Kehadiran mereka menjadi nilai tambah, karena dapat melihat langsung implementasi program nasional yang bersentuhan langsung dengan dunia pendidikan.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat di tahun 2025. Tujuannya adalah untuk memastikan anak-anak sekolah, baik di perkotaan maupun pedesaan, mendapatkan asupan gizi yang cukup sehingga dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Berbagai studi menunjukkan bahwa gizi seimbang sangat memengaruhi kemampuan belajar anak. Anak-anak yang mendapat asupan gizi baik cenderung lebih fokus, aktif, dan berprestasi di sekolah. Dengan demikian, program ini diyakini mampu mendukung agenda jangka panjang pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Meski pelaksanaan perdana berjalan lancar, sejumlah tantangan tentu masih perlu diperhatikan. Mulai dari kesinambungan suplai bahan makanan segar, manajemen distribusi, hingga pengawasan kualitas gizi harus terus dijaga.
Tio Pebrian memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan mekanisme evaluasi berkala agar kualitas program tetap terjaga. “Kami akan melakukan pengawasan ketat dan penilaian rutin, agar program MBG di Gelumbang benar-benar berjalan sesuai harapan,” tegasnya.
Harapan besar juga datang dari masyarakat, agar program ini tidak hanya menjadi wacana sesaat, tetapi terus berlanjut dalam jangka panjang. Dengan demikian, manfaat yang dirasakan anak-anak dapat menjadi pondasi bagi peningkatan kualitas generasi mendatang.
Hari pertama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Gelumbang berjalan sukses dan mendapat sambutan positif dari siswa, guru, maupun orang tua. Ribuan anak dari tingkat SD hingga PAUD ikut merasakan manfaat nyata dari program nasional ini.
Kehadiran pejabat, guru, hingga tim asesor BAN-PDM di acara lounching menambah semarak pelaksanaan perdana. Antusiasme yang ditunjukkan seluruh pihak menjadi bukti bahwa program ini memang ditunggu-tunggu masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari berbagai lapisan, Program MBG diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesehatan anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.
(TGH/Snipernew.id)













