Ketapang, SN — Gaya pereman seorang kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat yang telah diduga marah-marah ke anggota investigasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LAKI Ketapang saa menyampaikan informasi kepala sekolah dan Guru SDN 16 Ketapang telah membagun jembatan dan jalan dengan uang pribadi, Jumat (27/09/2024).
Seperti disampaikan oleh Ibrahim anggota investigasi DPC LAKI Ketapang pada Kamis 26 ‑09–2024 kepada media ini bahwa, ia telah dimarah marah oleh Kadis Disdik Ketapang, lantaran ia menyampaikan ada kepala sekolah dan dewan gurunya membagun jalan dan jembatan dengan mengunakan uang pribadi mereka.
“Saat itu saya hanya melaporkan dengan adanya kegiatan pembagunan jembatan dan jalan yang sedang dilaksanakan oleh kepala sekolah SDN 16 yang bernama H. Suhardi, kegiatan tersebut dibiayai oleh H. Sunardi pribadi,” ungkap Ibrahim.
“Kegiatan tersebut tepatnya di Jl. Karya Bakti, RT 34, Kecamatan Sampit — Kecamatan Delta Pawan.”
“Dengan itu, saya melaporkan ke Kadis Disdik, malah bergaya pereman dengan nada keras. “Kamu mau apa dan siapa” baguslah padahal meskipun itu dana pribadi kepala sekolah maupun guru yang lainnya yang berada di SD 16,” Kata Ibrahim menirukan bentakan Kadis Disdik kepadanya.
Adanya persoalan yang diluar nalar ini, maka DPC LAKI Ketapang akan mengusut sampai tuntas.
“Kami merasa ada kejngalan, kenapa kepala sekolah bisa membagun jalan dan jembatan mengunakan uang pribadi, dan kadis marah marah, maka itu, kami akan mengusut sampai tuntas,” terang Ibrahim. (Jumadi)



















