Terupdate

Guru Agama Se-Kabupaten Ketapang Lakukan Audiensi di Kantor DPRD, Ada Apa?

317
×

Guru Agama Se-Kabupaten Ketapang Lakukan Audiensi di Kantor DPRD, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Guru Aga­ma Se-Kabu­pat­en Keta­pang lakukan Audi­en­si di kan­tor Dewan Per­wak­i­lan Raky­at Daer­ah (DPRD) Kabu­pat­en Keta­pang Provin­si Kali­man­tan Barat, ada apa?

Audi­en­si yang dilakukan oleh para guru lin­tas aga­ma terse­but dilak­sanakan pada (19/02) pagi di kan­tor DPRD keta­pang Bersama komisi IV , ada pun tun­tu­tan yang dis­am­paikan dalam Audi­en­si terse­but adalah tun­jan­gan pro­fe­si guru ke-13 dan THR TPG ser­ta Men­ge­nai Per­cepatan Pen­didikan Pro­fe­si Tahun 2025. Ada­pun men­ge­nai TPG ke-13 dan THR TPG yang mana beber­a­pa tahun ini tidak tere­al­isasi dan ini ter­ja­di hanya pada guru aga­ma lin­tas aga­ma se-kabu­pat­en keta­pang saja.

Para guru lin­tas aga­ma yang ter­gabung dalam organ­isasi KKG kabu­pat­en Keta­pang ini merasa di anak tirikan oleh Dinas Pen­didikan dan Kementer­ian Aga­ma (Keme­nag) Kabu­pat­en Keta­pang, keti­ka para guru aga­ma mem­per­tanyakan tun­jan­gan pro­fe­si guru, dan THR ked­ua lem­ba­ga ini sal­ing tuding ten­tang sia­pa yang bertang­gung jawab atas per­masala­han ini.

  Pj Bupati Dukung Percepatan Pembangunan PLTS Irigasi 

Dalam Audi­en­si terse­but Kepala Dinas Pen­didikan (Dis­dik) kabu­pat­en Keta­pang Dr.H. Ucup Supri­at­na, S.Pd, M.Pd.,  men­je­laskan bah­wa Tun­jan­gan pro­fe­si guru ke-13 dan THR TPG guru-guru aga­ma sesuai reg­u­lasi petun­juk tek­nis (juk­nis) yang dikelu­arkan bukan men­ja­di kewe­nan­gan atau tang­gung jawab di Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Keta­pang.

” Jika ada atu­ran, reg­u­lasi Juk­nis yang meng­haruskan bah­wa Dinas Pen­didikan kabu­pat­en Keta­pang berke­wa­jiban mem­ba­yar Tun­jan­gan Pro­fe­si guru aga­ma ke-13, dan THR mere­ka, Kami tetap melak­sanakan pem­ba­yaran terse­but namun atu­ran terse­but tidak diberikan kepa­da Dinas Pen­didikan kabu­pat­en Keta­pang “. Kepala Dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Keta­pang Ungkap Dr.H. Ucup Supri­at­na, S.Pd, M.Pd., saat mem­berikan men­je­laskan saat Audi­en­si di ruang perte­muan DPRD Keta­pang (09/02) .

Hamza selaku Kabid TU Keme­nag kabu­pat­en Keta­pang men­je­laskan bah­wa Kementer­ian Aga­ma (Keme­nag) Kabu­pat­en Keta­pang men­je­lasan pihaknya kurang mema­ha­mi surat edaran reg­u­lasi atu­ran Juk­nis dari pemer­in­tah Pusat ten­tang Pem­ba­yaran tun­jan­gan Pro­fe­si guru ‑guru aga­ma ke-13 sehing­ga mere­ka akan berko­or­di­nasi den­gan kementer­ian Aga­ma di jakar­ta pusat untuk menin­dak­lan­ju­ti per­masala­han ini.

Mahrum S.Pd.I selaku ket­ua KKG PAI kabu­pat­en Keta­pang sekali­gus Juru­bicara saat di kon­fir­masi di sela sele­sai kegiatan Audi­en­si di kan­tor DPRD Keta­pang, berharap agar apa yang men­ja­di kesem­patan dari Audi­en­si ini bisa di tin­dak­lan­ju­ti oleh DPRD kabu­pat­en Keta­pang ke pemer­in­tah pusat Jakar­ta sehing­ga per­masala­han Tun­jan­gan pro­fe­si guru ke-13 dan THR TPG guru ‑guru lin­tas aga­ma di kabu­pat­en Keta­pang ini bisa sele­sai dan para guru bisa ten­ang men­ga­jar di seko­lah.

  Cegah Tindak Kejahatan, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli 

Selain itu Anto­nius Lawe selaku guru aga­ma Katho­lik sekali­gus tim Juru­bicara yang ikut adu­an­si terse­but juga men­je­laskan khusus guru aga­ma Katho­lik dan protes­tan tun­jan­gan pro­fe­si guru dan THR dari tahun 2023 sam­pai tahun 2025, sedan­gkan para guru aga­ma Islam sudah mener­i­ma tun­jan­gan pro­fe­si guru dan THR 50 % di tahun 2023.

“Kita berharap jika tere­al­isasi nan­ti agar tidak disamakan den­gan kawan-kawan guru aga­ma Islam, kare­na Kami guru-guru aga­ma Katho­lik dan protes­tan di tahun 2023 tidak mener­i­ma tun­jan­gan pro­fe­si guru dan THR terse­but “. Tutur Anto­nius Lawe selaku guru aga­ma Katho­lik kepa­da japos.co.

Selan­jut­nya men­ge­nai tun­tu­tan yang ked­ua yakni men­ge­nai per­cepatan Pen­didikan Pro­fe­si Guru (PPG) guru Aga­ma tahun 2025 pada saat Audi­en­si berlang­sung yang dis­am­paikan oleh Mur­dani, S.Pd.I seba­gai salah satu tim Juru­bicara men­je­laskan bah­wa saat ini para guru Aga­ma, khusus Guru Aga­ma Islam masih mengam­bang nasib­nya dikare­nakan sam­pai saat ini yang seharus­nya sudah diu­mumkan seba­gai peser­ta PPG pada gelom­bang per­ta­ma namun terk­endala den­gan adanya keti­dak­sang­gu­pan pemer­in­tah daer­ah dalam berkon­tribusi anggaran pada pelak­sanaan PPG terse­but melalui dinas Pen­didikan Kabu­pat­en Keta­pang, sek­i­tar 230 peser­ta guru Aga­ma Islam yang sudah siap atau sudah lulus admin­is­trasi di akun SIAGA namun belum men­da­p­at undan­gan PPG dan berpoten­si tidak bisa mengiku­ti PPG di tahun 2025.

  Ketua Koni Deli Serdang Diduga Tilep Honor Wasit Juri Pencak Silat

Untuk itu hara­pan besar para guru Aga­ma yang belum PPG san­gat besar demi kese­jahter­aan mere­ka, apala­gi jika diband­ingkan den­gan guru yang lain­nya di seti­ap seko­lah selain guru aga­ma yakni guru kelas atau guru mata pela­jaran lainya mere­ka tidak ada kendala untuk mengiku­ti PPG.

Para guru-guru Aga­ma se- kabu­pat­en Keta­pang berhada­pan per­masala­han tun­jan­gan pro­fe­si guru ke-13 dan THR TPG ser­ta masalah Per­cepatan PPG tahun 2025 yang men­ja­di masalah mere­ka sela­ma ini bisa terse­le­saikan oleh DPRD Keta­pang komisi IV, kepa­da awak media SniperNewsid Keta­pang Kalbar, Rabu (26/2/2025)

 

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *