Berita Pendidikan

Transparansi Pendidikan: SDN 100 Lombakasi Gelar Rapat Dewan Guru Bersama Pengawas

534
×

Transparansi Pendidikan: SDN 100 Lombakasi Gelar Rapat Dewan Guru Bersama Pengawas

Sebarkan artikel ini
Gambar Acara yang berlangsung di ruang pertemuan SDN 100 Lombakasi, Selasa (26/08/2026).

Lom­bakasi, SniperNew.id – Suasana penuh keber­samaan dan keter­bukaan tam­pak jelas di SDN 100 Lom­bakasi pada Selasa (26/8). Pihak seko­lah mengge­lar rap­at dewan guru yang dirangkaikan den­gan kun­jun­gan res­mi dari pen­gawas pem­bi­na.

Agen­da ini tidak hanya men­ja­di forum eval­u­asi inter­nal, tetapi juga wujud nya­ta keter­bukaan pihak seko­lah dalam mem­ban­gun budaya pen­didikan yang sehat, jujur, dan transparan.

Acara yang berlang­sung di ruang perte­muan SDN 100 Lom­bakasi terse­but dihadiri oleh kepala seko­lah, para guru, ser­ta pen­gawas pem­bi­na dari dinas pen­didikan setem­pat. Kehadi­ran pen­gawas men­ja­di ben­tuk mon­i­tor­ing sekali­gus mem­berikan ara­han dalam upaya pen­ingkatan mutu pem­be­la­jaran.

Dalam doku­men­tasi yang dibagikan melalui akun res­mi seko­lah Lom­bakasi Ser­a­tus Oke, tam­pak para guru den­gan penuh keseriu­san mengiku­ti rap­at. Mere­ka duduk berhada­pan den­gan meja rap­at yang rapi, lengkap den­gan lem­baran doku­men pem­ba­hasan. Kepala seko­lah ter­li­hat aktif berko­mu­nikasi den­gan pen­gawas, semen­tara para guru lain­nya menden­garkan den­gan sek­sama, men­catat, ser­ta mem­berikan masukan.

Suasana rap­at ber­jalan dalam nuansa kekelu­ar­gaan. Tidak ada jarak antara kepala seko­lah den­gan para guru. Hal ini menan­dakan ter­cip­tanya iklim ker­ja sama yang sehat, di mana semua pihak memi­li­ki per­an pent­ing untuk kema­juan seko­lah.

Rap­at dewan guru ini men­ja­di wadah eval­u­asi bersama. Kehadi­ran pen­gawas san­gat mem­ban­tu kami untuk lebih objek­tif dalam meni­lai capa­ian seko­lah dan men­cari solusi ter­baik atas kendala yang ada,” ujar salah satu guru yang hadir.

Kun­jun­gan pen­gawas pem­bi­na memi­li­ki per­an strate­gis dalam memas­tikan pros­es pen­didikan ber­jalan sesuai stan­dar. Pen­gawas tidak hanya hadir seba­gai pihak peni­lai, melainkan juga seba­gai pem­bimb­ing yang mem­berikan ara­han kon­struk­tif.

Gam­bar doc. akun res­mi seko­lah Lom­bakasi Ser­a­tus Oke„ Selasa (26/08/2025).

Dalam perte­muan terse­but, pen­gawas memerik­sa doku­men admin­is­trasi seko­lah, mendiskusikan ren­cana pro­gram pem­be­la­jaran, ser­ta mem­beri masukan men­ge­nai tata kelo­la seko­lah. Transparan­si men­ja­di poin uta­ma yang diton­jolkan. Semua lapo­ran ter­bu­ka untuk didiskusikan bersama, sehing­ga tidak ada ruang untuk manip­u­lasi atau penyem­bun­yian data.

“Transparan­si adalah fon­dasi dalam mem­ban­gun pen­didikan yang berin­tegri­tas. Jika semua pihak ter­bu­ka, maka keper­cayaan masyarakat ter­hadap seko­lah akan semakin kuat,” ungkap pen­gawas dalam ara­han­nya.

Keter­bukaan yang ditun­jukkan dalam rap­at terse­but men­ja­di teladan posi­tif. Kepala seko­lah bersama dewan guru sep­a­kat bah­wa keju­ju­ran dan akunt­abil­i­tas meru­pakan prin­sip yang harus dijun­jung ting­gi. Den­gan transparan­si, semua guru bisa menge­tahui arah kebi­jakan seko­lah dan turut ser­ta dalam pros­es pengam­bi­lan kepu­tu­san.

Hal ini juga sejalan den­gan prin­sip com­mu­ni­ty learn­ing atau komu­ni­tas bela­jar yang sudah dicanangkan oleh SDN 100 Lom­bakasi.

Di dalam ruang rap­at tam­pak ter­pam­pang span­duk bertuliskan “Komu­ni­tas Bela­jar SDN 100 Lom­bakasi — Tetap Bela­jar Walau Sudah Men­ga­jar”. Slo­gan ini mene­gaskan bah­wa guru bukan hanya pen­ga­jar, melainkan juga pem­be­la­jar yang terus meningkatkan kual­i­tas diri demi siswa.

  Bupati Pesawaran Hadiri Pengajian Akbar Muslimat NU Tegineneng

Rap­at bersama pen­gawas juga men­ja­di ajang reflek­si. Guru-guru diberi kesem­patan menyam­paikan pan­dan­gan men­ge­nai tan­ta­n­gan di kelas, baik dari sisi kuriku­lum, man­a­je­men kelas, maupun pen­dekatan pem­be­la­jaran. Semua aspi­rasi diden­gar den­gan ter­bu­ka, tan­pa diskrim­i­nasi.

  Program Pemberdayaan Jadi Perhatian

Kepala seko­lah menekankan pent­ingnya budaya eval­u­asi yang posi­tif. “Eval­u­asi bukan untuk men­cari kesala­han, tetapi untuk men­e­mukan per­baikan. Jika ada yang belum mak­si­mal, kita per­bai­ki bersama. Jika ada yang sudah baik, kita tingkatkan lagi,” tegas­nya.

Kegiatan ini mencer­minkan har­mon­isasi hubun­gan antara kepala seko­lah, guru, dan pen­gawas. Semua pihak tam­pak bek­er­ja sama tan­pa sekat. Hal ini men­ja­di modal pent­ing dalam mem­ban­gun kual­i­tas pen­didikan.

Kepala seko­lah juga mene­gaskan bah­wa transparan­si bukan hanya untuk kebu­tuhan inter­nal seko­lah, tetapi juga seba­gai ben­tuk per­tang­gung­jawa­ban kepa­da orang tua siswa dan masyarakat.

Seko­lah adalah milik bersama. Apa yang kita lakukan harus bisa diper­tang­gung­jawabkan secara ter­bu­ka, agar masyarakat per­caya bah­wa pen­didikan anak-anak mere­ka bera­da di tan­gan yang tepat,” ujarnya.

Rap­at dewan guru den­gan pen­gawas pem­bi­na di SDN 100 Lom­bakasi bisa men­ja­di inspi­rasi bagi seko­lah lain. Keter­bukaan, keber­samaan, dan keseriu­san yang ditun­jukkan menun­jukkan bah­wa pen­didikan dap­at maju bila semua pihak sal­ing men­dukung.

  Sidang Kampus Berujung Serangan, Mahasiswi UIN SUSKA Jadi Korban

Dalam dunia pen­didikan, transparan­si bukan hanya soal lapo­ran keuan­gan atau admin­is­trasi, melainkan juga keter­bukaan dalam komu­nikasi, kebi­jakan, hing­ga metode pem­be­la­jaran. Hal ini ter­buk­ti mam­pu men­cip­takan lingkun­gan bela­jar yang sehat dan penuh keper­cayaan.

Ke depan, SDN 100 Lom­bakasi berkomit­men untuk terus men­ja­ga seman­gat transparan­si dan keber­samaan. Rap­at rutin dan kun­jun­gan pen­gawas akan dijadikan momen­tum untuk mem­per­bai­ki keku­ran­gan dan meru­muskan langkah strate­gis.

“Den­gan keber­samaan, keter­bukaan, dan seman­gat bela­jar, kami yakin SDN 100 Lom­bakasi bisa terus maju dan melahirkan gen­erasi penerus bangsa yang cer­das, berkarak­ter, dan ber­daya saing,” tut­up kepala seko­lah.

Rap­at dewan guru dan kun­jun­gan pen­gawas pem­bi­na di SDN 100 Lom­bakasi bukan sekadar agen­da for­mal. Lebih dari itu, kegiatan ini mencer­minkan transparan­si, akunt­abil­i­tas, dan seman­gat keber­samaan dalam dunia pen­didikan. Den­gan men­jun­jung ting­gi keter­bukaan, seko­lah tidak hanya mem­ban­gun keper­cayaan inter­nal, tetapi juga mem­berikan con­toh nya­ta bagi masyarakat bah­wa pen­didikan yang jujur dan transparan adalah kun­ci kema­juan bangsa.

Penulis/Editor: ((Ahmad Ab) Email [email protected]


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *