Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

DD Tanjung Baik Budi Diduga “Bocor”, Penguna Jalan Minta Perbaiki Jalan yang Rusak

301
×

DD Tanjung Baik Budi Diduga “Bocor”, Penguna Jalan Minta Perbaiki Jalan yang Rusak

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id - Den­gan berper­an aktif, Tim Dewan Pimp­inan Cabang (DPC) LAKI LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA Daer­ah Kabu­pat­en Keta­pang, Provin­si Kali­man­tan Barat melakukan inves­ti­gasi di beber­a­pa titik hasil pem­ban­gu­nan jalan, dis­alah sat­un­ya pem­ba­gu­nan jalan Rabat Beton di Desa Tan­jung Baik Budi, Keca­matan Hilir Utara, yang diduga sudah rusak, Ming­gu (17/11/2024).

  DPC LAKI Laskar Anti Korupsi Indonesia Ketapang Minta Tipkor Tindak Dugaan  Korupsi Perisa Lelang Proyek Renovasi Terminal Bandar Udara Rahadi Oesman

Dilokasi hasil peker­jaan pem­ban­gu­nan jalan Rabat Beton kini sudah mulai rusak. pasal-nya, pada beber­a­pa titik bagian badan jalan yang baru saja sele­sai dik­er­jakan oleh pemer­in­tah Desa tahun anggaran 2024 ini kon­disinya sudah mem­pri­hatinkan.

Diungkap­kan oleh Ket­ua tim inves­ti­gasi DPC LAKI Laskar Anti Korup­si Indone­sia daer­ah Keta­pang, bah­wasanya barusa­ja sele­sai dik­er­jakan, sekarang sudah mem­pri­hatinkan, mulai pec­ah dan rusak.

“Hasil pem­ba­gu­nan fisik Rabat Beton yang diang­garkan Dana Desa (DD) 2024, di Desa Tan­jung Baik Budi saat ini sudah rusak pada beber­a­pa diba­gian badan jalan,” ungkap­nya kepa­da awak media ini.

  Diduga Anggaran Pembangunan Goor Indoor Bocor, DPC LAKI Akan Laporkan ke Kejati Kalbar

“Hal itu, meli­hat kon­disi dari hasil pem­bang­gu­nan ter­li­hat jalas rabat beton terse­but diduga asal jadi dan ambu­radul, dimana kami sam­paikan sedemikian belum ada satu tahun sudah men­gala­mi kerusakan pec­ah dan patah dan batun­ya sudah pada bertim­bu­lan aki­bat kurang semen kebanyakan pasir dan batu,” ujar DPC LAKI.

“Pada­hal, itu dilak­sanakan tim Kasi kese­jahter­aan diban­tu Tim Pelak­sana Kegiatan (TPK), den­gan besaran pagu anggaran sebe­sar Rp.100.117.900.00, dan wak­tu pelak­sanaan 30 hari kalen­der,” ucap anggota tim inpes­ti­gasi dari DPC LAKI.

  Lapor Pak Kapolri-Kapolda Kalbar, PETI di Sungai Kapuas Kelurahan Mengkurai Terkesan Kebal Hukum

“Sena­da, diu­cap­kan war­ga masyarakat setem­pat yang saat melin­tas, berin­isial HI men­gatakan, Ini jalan baru saja diban­gun, namun sudah mulai rusak lagi, kemu­ngk­i­nan kurangnya semen.

“Baru diban­gun, sudah rusak lagi, jika tidak kurang semen gak seper­ti ini Lo pak, kami seba­gai war­ga masyarakat pen­gu­na jalan mem­inta agar dap­at diper­bai­ki lagi, jan­gan sam­pai ada kesan bahasanya “Dana Desa Bocor”, ketus­nya sam­bil melan­jutkan per­jalanan­nya.

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *