Berita Investigasi

DD Tanjung Baik Budi Diduga “Bocor”, Penguna Jalan Minta Perbaiki Jalan yang Rusak

327
×

DD Tanjung Baik Budi Diduga “Bocor”, Penguna Jalan Minta Perbaiki Jalan yang Rusak

Sebarkan artikel ini

Ketapang, SniperNew.id – Dengan berperan aktif, Tim Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LAKI LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA Daerah Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat melakukan investigasi di beberapa titik hasil pembangunan jalan, disalah satunya pembagunan jalan Rabat Beton di Desa Tanjung Baik Budi, Kecamatan Hilir Utara, yang diduga sudah rusak, Minggu (17/11/2024).

Dilokasi hasil pekerjaan pembangunan jalan Rabat Beton kini sudah mulai rusak. pasal-nya, pada beberapa titik bagian badan jalan yang baru saja selesai dikerjakan oleh pemerintah Desa tahun anggaran 2024 ini kondisinya sudah memprihatinkan.

  DPC LAKI Laskar Anti Korupsi Indonesia Ketapang Minta Tipkor Tindak Dugaan  Korupsi Perisa Lelang Proyek Renovasi Terminal Bandar Udara Rahadi Oesman

Diungkapkan oleh Ketua tim investigasi DPC LAKI Laskar Anti Korupsi Indonesia daerah Ketapang, bahwasanya barusaja selesai dikerjakan, sekarang sudah memprihatinkan, mulai pecah dan rusak.

“Hasil pembagunan fisik Rabat Beton yang dianggarkan Dana Desa (DD) 2024, di Desa Tanjung Baik Budi saat ini sudah rusak pada beberapa dibagian badan jalan,” ungkapnya kepada awak media ini.

“Hal itu, melihat kondisi dari hasil pembanggunan terlihat jalas rabat beton tersebut diduga asal jadi dan amburadul, dimana kami sampaikan sedemikian belum ada satu tahun sudah mengalami kerusakan pecah dan patah dan batunya sudah pada bertimbulan akibat kurang semen kebanyakan pasir dan batu,” ujar DPC LAKI.

  Diduga Anggaran Pembangunan Goor Indoor Bocor, DPC LAKI Akan Laporkan ke Kejati Kalbar

“Padahal, itu dilaksanakan tim Kasi kesejahteraan dibantu Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), dengan besaran pagu anggaran sebesar Rp.100.117.900.00, dan waktu pelaksanaan 30 hari kalender,” ucap anggota tim inpestigasi dari DPC LAKI.

  Lapor Pak Kapolri-Kapolda Kalbar, PETI di Sungai Kapuas Kelurahan Mengkurai Terkesan Kebal Hukum

“Senada, diucapkan warga masyarakat setempat yang saat melintas, berinisial HI mengatakan, Ini jalan baru saja dibangun, namun sudah mulai rusak lagi, kemungkinan kurangnya semen.

“Baru dibangun, sudah rusak lagi, jika tidak kurang semen gak seperti ini Lo pak, kami sebagai warga masyarakat penguna jalan meminta agar dapat diperbaiki lagi, jangan sampai ada kesan bahasanya “Dana Desa Bocor”, ketusnya sambil melanjutkan perjalanannya.

Penulis: (Jumadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *