Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Dana Desa Mandek, Warga Purwodadi Desak Bupati Copot Camat dan Sekdes

149
×

Dana Desa Mandek, Warga Purwodadi Desak Bupati Copot Camat dan Sekdes

Sebarkan artikel ini

Simalun­gunSnipernews.id

Suasana tegang ter­ja­di di lingkun­gan Rumah Dinas Bupati Simalun­gun, Anton Achmad Sarag­ih, pada Jumat (15/8/2025) siang, saat puluhan war­ga Nagori Pur­woda­di, Keca­matan Pematang Ban­dar, men­datan­gi lokasi untuk menyam­paikan aspi­rasi mere­ka. Mas­sa mem­bawa sejum­lah poin tun­tu­tan terkait polemik pemer­in­ta­han desa, khusus­nya per­soalan Pan­gu­lu Pur­woda­di dan jajaran perangkat­nya.

Dalam perny­ataan ter­tulis yang dibawa war­ga, mere­ka mem­per­tanyakan mak­sud usu­lan pem­ber­hent­ian Pan­gu­lu Pur­woda­di yang saat ini men­ja­di pem­ba­hasan di tingkat Pemer­in­tah Kabu­pat­en Simalun­gun. Salah satu poin yang mere­ka soroti adalah keber­adaan Ket­ua Mau­jana Nagori Pur­woda­di, Adel­bert D, yang menu­rut war­ga tidak lagi berdomisili di Huta III Nagori Pur­woda­di, sehing­ga diang­gap tidak memenuhi syarat seba­gai Ket­ua Mau­jana.

  Jalan Baru Selesai, Aspal Mengelupas: Warga Way Ngison 1–Sidodadi Minta Evaluasi Serius

Selain itu, war­ga juga mende­sak Bupati untuk segera meng­gan­ti Camat Pematang Ban­dar, Halo­moan Sire­gar, yang dini­lai tidak mam­pu mem­bi­na admin­is­trasi pemer­in­ta­han di Nagori Pur­woda­di. Menu­rut war­ga, lemah­nya pem­bi­naan dari pihak keca­matan turut berdampak pada carut-marut­nya admin­is­trasi dan meng­ham­bat pen­cairan dana desa.

Dalam tun­tu­tan­nya, mas­sa mem­inta Bupati men­gelu­arkan rekomen­dasi kepa­da Pan­gu­lu Pur­woda­di untuk meng­gan­ti Sekre­taris Desa (Sekdes) yang dini­lai tidak mam­pu men­gelo­la admin­is­trasi desa. Mere­ka meni­lai kin­er­ja Sekdes terse­but buruk sehing­ga menye­babkan dana desa gagal dicairkan, yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas.

  Warga Desa Bumi Etam Sampaikan Aspirasi Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal di PT GAM

War­ga juga mene­gaskan agar Bupati tidak menyalahkan Pan­gu­lu Pur­woda­di secara sepi­hak atas gagal­nya pen­cairan dana desa. Menu­rut mere­ka, kega­galan terse­but bukan sema­ta-mata tang­gung jawab Pan­gu­lu, melainkan juga aki­bat lemah­nya kin­er­ja perangkat desa dan pem­bi­naan dari pihak keca­matan.

Dalam poin ter­akhir, war­ga mem­berikan ulti­ma­tum. Mere­ka meny­atakan, jika tun­tu­tan yang dis­am­paikan hari ini tidak ditang­gapi oleh pihak Bupati, maka mere­ka akan kem­bali den­gan mem­bawa mas­sa yang lebih banyak. Anca­man terse­but dis­am­paikan secara ter­bu­ka di hada­pan per­wak­i­lan kea­manan dan aparat yang hadir di lokasi.

  Polres Tegal Kota Sikat Knalpot Brong Jelang Nataru

Semen­tara itu, Sekre­taris Daer­ah Kabu­pat­en Simalun­gun, Albert Ris­mawan­to Sarag­ih, saat dikon­fir­masi wartawan melalui sam­bun­gan tele­pon seluler mene­gaskan bah­wa hing­ga saat ini Pan­gu­lu Pur­woda­di belum dinon­ak­tifkan. Ia men­je­laskan, per­soalan ini masih dalam pros­es pemerik­saan lebih lan­jut oleh Inspek­torat Kabu­pat­en Simalun­gun untuk memas­tikan kebe­naran fak­ta-fak­ta yang dis­am­paikan masyarakat.

“Sta­tus Pan­gu­lu masih aktif, belum ada kepu­tu­san pem­ber­hent­ian semen­tara. Kami menung­gu hasil pemerik­saan Inspek­torat untuk dasar pengam­bi­lan kebi­jakan,” ujar Albert Sarag­ih. Ia juga mengim­bau masyarakat agar bersabar dan tetap mengiku­ti pros­es hukum dan admin­is­trasi yang berlaku, demi ter­ca­painya penye­le­sa­ian masalah secara adil dan sesuai per­at­u­ran perun­dang-undan­gan.

Bas­t­ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *