Berita Daerah

Polres Tegal Kota Sikat Knalpot Brong Jelang Nataru

629
×

Polres Tegal Kota Sikat Knalpot Brong Jelang Nataru

Sebarkan artikel ini

KOTA TEGAL SNIPERNEW.id Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Tegal Kota mengintensifkan penertiban lalu lintas dengan fokus pada penggunaan knalpot tidak standar dan pencegahan balap liar.


Langkah ini dilakukan seba­gai upaya men­cip­takan situ­asi kea­manan, kese­la­matan, ketert­iban, dan kelan­car­an lalu lin­tas (kam­seltib­car­lan­tas) sela­ma momen­tum libur akhir tahun.

Dalam kegiatan patroli dan penin­dakan yang dige­lar di sejum­lah ruas jalan uta­ma, petu­gas menga­mankan sebanyak 50 sepe­da motor yang ter­buk­ti tidak sesuai spe­si­fikasi tek­nis, khusus­nya peng­gu­naan knalpot bis­ing atau knalpot brong.

  LSM Dukung Wahyudi Kritisi RSUD Abdul Moeloek

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriy­ono, men­gatakan pen­ert­iban terse­but meru­pakan bagian dari langkah pre­ven­tif yang dilakukan secara huma­n­is, dis­er­tai sosial­isasi ser­ta peringatan kepa­da masyarakat. Hal itu dis­am­paikan­nya usai meng­hadiri apel gelar pasukan Operasi Lilin Can­di 2025, Jumat (19/12/2025).

Menu­rut Wali Kota, penin­dakan ter­pak­sa dilakukan kare­na masih dite­mukan puluhan kendaraan yang tidak memenuhi keten­tu­an kelengka­pan maupun stan­dar tek­nis.

“Kami mengim­bau masyarakat, khusus­nya para pen­gen­dara dan komu­ni­tas motor, agar melengkapi surat-surat kendaraan ser­ta meng­gu­nakan per­lengka­pan sesuai perun­tukan­nya,” ujarnya.

  Pengurus HIPMI Syariah Lampung Dilantik, Siap Perkuat Ekonomi Syariah dan Wisata Halal

Ia menam­bahkan, kendaraan yang dia­mankan tetap dap­at diam­bil kem­bali oleh pemi­liknya sete­lah memenuhi per­syaratan, ter­ma­suk meng­gan­ti kom­po­nen yang tidak sesuai stan­dar, seper­ti knalpot bis­ing.

Selain itu, Wali Kota juga mengin­gatkan masyarakat untuk men­ja­ga ketert­iban dan kese­la­matan berlalu lin­tas saat malam per­gant­ian tahun, den­gan menghin­dari eufo­ria berlebi­han yang berpoten­si mem­ba­hayakan diri sendiri maupun peng­gu­na jalan lain.

Semen­tara itu, Kapol­res Tegal Kota AKBP I Putu Kris­na Pur­na­ma mene­gaskan bah­wa penin­dakan ini bertu­juan mem­berikan rasa aman dan nya­man bagi masyarakat sela­ma per­ayaan Natal dan Tahun Baru.

“Kami ingin memas­tikan per­ayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Tegal berlang­sung aman, nya­man, dan kon­dusif,” tegas­nya.

Kapol­res men­je­laskan, pen­ert­iban difokuskan pada peng­gu­naan knalpot tidak stan­dar ser­ta anti­si­pasi bal­ap liar melalui sis­tem hunt­ing, teruta­ma pada akhir pekan yang dini­lai rawan pelang­garan.

  Renungan di Klinik 30: Hujan Gerimis dan Pesan tentang Takdir Pertemuan

“Knalpot tidak stan­dar dan bal­ap liar bukan hanya melang­gar atu­ran, tetapi juga mem­ba­hayakan kese­la­matan peng­gu­na jalan ser­ta meng­gang­gu ketert­iban umum,” katanya.

Mes­ki mengede­pankan pene­gakan hukum, Pol­res Tegal Kota juga mengede­pankan pen­dekatan per­suasif den­gan meng­gan­deng komu­ni­tas oto­mo­tif melalui pro­gram Ngopi Bareng. Pro­gram terse­but men­ja­di ruang dia­log dan edukasi guna menum­buhkan kesadaran tert­ib berlalu lin­tas dari komu­ni­tas itu sendiri.

“Melalui Ngopi Bareng, kami mem­bu­ka ruang komu­nikasi agar kesadaran tert­ib berlalu lin­tas tum­buh dari komu­ni­tas,” pungkas Kapol­res.

Penulis: [Muji]


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *