Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Bupati Lampung Timur DHAWAM RAHARJO gelar Sosialisasi Terkait Opsen Pajak Kendaraan bermotor

307
×

Bupati Lampung Timur DHAWAM RAHARJO gelar Sosialisasi Terkait Opsen Pajak Kendaraan bermotor

Sebarkan artikel ini

Lam­pung Timur”(Snipernew.id) — Pemer­in­tah Kabu­pat­en Lam­pung Timur melalui Badan Pen­da­p­atan Daer­ah (Bapen­da) mengge­lar sosial­isasi terkait Opsen Pajak Kendaraan Bermo­tor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermo­tor (BBNKB) ser­ta pelayanan Kesam­sa­tan.

  Pasar Inpres: Kebijakan yang Menabrak Aturan

Kegiatan ini berlang­sung di aula rumah dinas bupati, Selasa, 3 Desem­ber 2024, dan dibu­ka lang­sung oleh Bupati Lam­pung Timur, M. Dawam Rahard­jo.

Sosial­isasi ini dilakukan seba­gai per­si­a­pan pen­er­a­pan Opsen PKB dan BBNKB di Kabu­pat­en Lam­pung Timur pada tahun 2025.

Bupati Dawam men­je­laskan pent­ingnya sin­er­gi antara pemer­in­tah daer­ah dan provin­si untuk men­gop­ti­malkan pemu­ng­utan pajak melalui mekanisme role shar­ing (pem­ba­gian tugas) dan cost shar­ing (dukun­gan pen­danaan).

Pemer­in­tah daer­ah, menu­rut Dawam, akan fokus pada pen­dataan kendaraan bermo­tor dan penag­i­han tung­gakan pajak untuk memak­si­malkan poten­si pen­da­p­atan asli daer­ah (PAD).

  Unggahan Media Soroti Pembabatan Hutan Aceh Tengah Massif

“Kami berharap acara ini tidak hanya menyam­paikan infor­masi, tetapi juga men­ja­di wadah diskusi yang kon­struk­tif untuk men­gatasi berba­gai kendala dalam pelak­sanaan pemu­ng­utan Opsen PKB dan BBNKB,” ujar Dawam.

Kepala badan pen­da­p­atan daer­ah ( Bapen­da ) Lam­pung Timur, Agus Fir­man­syah Luk­man, opti­mis bah­wa pro­gram ini dap­at meningkatkan PAD, khusus­nya dari sek­tor PKB dan BBNKB.

Menu­rut Agus, berdasarkan data Sam­sat, jum­lah kendaraan di Lam­pung Timur men­ca­pai 430.000 unit, namun hanya sek­i­tar 30% yang aktif mem­ba­yar pajak.

  Sidang Kampus Berujung Serangan, Mahasiswi UIN SUSKA Jadi Korban

Poten­si PAD dari sek­tor ini diperki­rakan men­ca­pai Rp70-80 mil­iar jika tingkat kepatuhan pajak meningkat. Agus berharap min­i­mal 50% kendaraan dap­at aktif mem­ba­yar pajak sehing­ga tar­get Rp135 mil­iar dap­at ter­ca­pai.

“Sin­er­gi antara pemer­in­tah keca­matan, desa, dan kolek­tor san­gat diper­lukan. Kami juga meng­hara­p­kan dukun­gan tek­nis dari nara­sum­ber agar pelak­sanaan di lapan­gan ber­jalan efek­tif,” tam­bah Agus.( Setya N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *