Terupdate

Pasar Inpres: Kebijakan yang Menabrak Aturan

197
×

Pasar Inpres: Kebijakan yang Menabrak Aturan

Sebarkan artikel ini

Tebing Ting­gi —Snipernew.id

Pem­ban­gu­nan Pasar Inpres kem­bali men­ja­di sorotan sete­lah muncul­nya dugaan pelang­garan atu­ran terkait lokasi ban­gu­nan yang bera­da di kawasan Daer­ah Ali­ran Sun­gai (DAS). Sejum­lah pihak mem­per­tanyakan legal­i­tas proyek terse­but, mengin­gat berba­gai keten­tu­an perun­dang-undan­gan secara tegas melarang pendiri­an ban­gu­nan baru di area sem­padan sun­gai.

Masalah uta­ma yang muncul adalah pem­ban­gu­nan Pasar Inpres yang dise­but berdiri hanya beber­a­pa meter dari bibir sun­gai. Berdasarkan hasil pan­tauan sejum­lah awak media ser­ta keteran­gan pihak berkom­pe­ten, lokasi pem­ban­gu­nan masih ter­ma­suk dalam kawasan DAS, area yang memi­li­ki atu­ran khusus dan ketat dalam peman­faatan­nya.

  Warung Wilayah Sragi Kena Razia, Ratusan Botol Miras Diamankan


Amaru­lah, Sekre­taris DPD LSM LIRA Kota Tebing Ting­gi, men­ja­di salah satu pihak yang meny­oroti keras kebi­jakan terse­but. Menu­rut­nya, seti­ap pem­ban­gu­nan yang tidak sesuai keten­tu­an hukum adalah tin­dakan ile­gal dan patut diper­tanyakan komit­men pemer­in­tah daer­ah dalam men­jalankan per­at­u­ran negara.

Isu ini men­cu­at pada 1 Desem­ber 2025, keti­ka Amaru­lah dim­inta tang­ga­pan­nya men­ge­nai dugaan pelang­garan dalam pem­ban­gu­nan pasar terse­but.

Pem­ban­gu­nan Pasar Inpres bera­da di kawasan Sun­gai Bahi­lang, wilayah yang secara hukum masuk dalam area sem­padan sun­gai. Lokasi ini men­ja­di per­ha­t­ian kare­na risiko ekol­o­gis dan admin­is­tratif yang mungkin tim­bul aki­bat pem­ban­gu­nan per­ma­nen di daer­ah per­lin­dun­gan terse­but.

  PJ Walikota Palembang Ratu Dewa Tinjau Pemasangan Lampu Jalan Talang Kepuh Gandus

Larangan pem­ban­gu­nan di sem­padan sun­gai ter­mu­at dalam beber­a­pa atu­ran, di antaranya:

PP Nomor 38 Tahun 2011 ten­tang Sun­gai, yang meny­atakan ban­gu­nan di sem­padan sun­gai harus ditert­ibkan.

UU Nomor 17 Tahun 2019 ten­tang Sum­ber Daya Air, yang mene­gaskan per­lin­dun­gan kawasan DAS.

Per­men PUPR Nomor 28 Tahun 2015, yang men­gatur batas jarak sem­padan.

UU Nomor 1 Tahun 2011 ten­tang Peruma­han dan Kawasan Per­muki­man, yang memu­at sanksi bagi pelang­garan pem­ban­gu­nan di zona ter­larang.

  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Nias Utara

Menu­rut Amaru­lah, kebi­jakan pemer­in­tah kota tidak boleh menabrak atu­ran hanya demi alasan pem­ban­gu­nan.

Kasus ini makin berkem­bang sete­lah muncul dugaan bah­wa peme­nang proyek telah “diten­tukan” sebelum ten­der res­mi berlang­sung. Selain itu, pub­lik meni­lai pem­ban­gu­nan pasar baru terke­san pem­borosan, mengin­gat sebelum­nya Wali Kota Umar Zanai­di Hasi­buan juga telah mem­ban­gun Pasar Inpres di Jalan AMD Keca­matan Baje­nis.

Amaru­lah mene­gaskan, kri­tik ini bukan ben­tuk peno­lakan ter­hadap kebi­jakan Wali Kota Irdian Sarag­ih, tetapi pengin­gat agar seti­ap kepu­tu­san tetap bera­da dalam kori­dor hukum dan tidak merugikan kepentin­gan masyarakat ser­ta kelestar­i­an lingkun­gan.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *