Labuhanbatu , Snipernew.id - Beredar luas dan Viral di jejaring media sosial detik-detik peristiwa limbah PT PPSP Pulo padang mencemari lingkungan, Sabtu (14/9/2024) kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumut
Viral dan tersebarnya vidio unggahan yang dibagikan salah satu akun media sosial Facebook memperliatkan peristiwa langka terjadi kebocoran Pipa limbah PT PPSP Pulo padang perlayuan nyaris mencapai ke jalan umum , diketahui pabrik berdiri beralokasi dekat pemukiman padat penduduk kelurahaan pulo padang kecamatan Rantau Utara
Ironisnya dalam unggahan yang dibagikan akun Meubel Jati Jepara ditonton jutaan pengguna jejaring media sosial , namun tidak satu pun pihak PT.PPSP Pulo Padang terliat dilokasi saat peristiwa itu terjadi, kebocoran pipa limbah diduga milik PT PPSP , hal itu diperliatkan secara real dan nyata dalam unggahanya sampai membanjiri lahan dan parit jalan umum diduga limbah milik PT PPSP dampaknya membahayakan lingkungan.
Mirisnya , saat terjadinya peristiwa langka itu pipa limbah milik PT PPSP bocor, sekeliling di area lokasi limbah mencemari sampai pinggiran jalan umum dengan vidio berdurasi 1.57 menit dalam unggahan menyebut ‚” Ah ini ya seputar pabrik asap semua kebocoran pipa dikebun masyarakat , ah ini ya ada proyek pengerjaan PU , aah ini ada parit berasap semua limbah pabrik ‚airnya panas’ ya panas ya pak ya,” sebutnya dalam unggahannya
Lanjutnya,” udah ini ya’ limbah pabrik ini ya, ini kebocoran ini ah , sambil memperliatkan keadaan sumber limbah berasap semuanya dan kamera ponsel diarahkan sambil berkata airnya mengeluarkan asap , kemungkinan ikan-ikan mana tahan ini ” kalau pun ada ikan didalam (air) ‚” ujarnya sambil merekam peristiwa terjadi
Sambungnya ’ ini berasal dari saluran air, inilah lingkungan yang kita mau jaga itu , jangan seperti ini , airnya sangat panas bahkan kata bapak-bapak pengerjaan umum ini atau PU disini menyatakan bahwa airnya sangat panas, seperti ada gas saja didalam tanah ini atau seputaran pabrik ini,” tegasnya
Sementara itu ‚kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Labuhanbatu M.Safrin mengatakan,” vidio yang luber itu nanti hasil limbahnya kita Uji Lab karena kita ini sudah bicara teknis enggak bisa bicara agak-agak’ perkiraan hasil Lab 21 atau 14 hari , kalau Uji Lab DLHK kita ada ’ tapi kita kan tidak terakreditasi lagi, hanya kalau kita Lab hanya buat kepentingan kita,” Ujarnya Rabu (18/9)
” kalau sudah untuk kepentingan publik ini yang sudah bersertifikasi , kalau bicara teknis tidak ada bicara menduga-duga , makanya semalam kita kelapangan kita undang semua Lurah dan masyarakat ‚” ucapnya
” Terpisah Awak Media (Snipernew.id) coba menghubungi melalui Pesan singkat WhatsApp wakil Ketua DPRD Abdul Karim Hasibuan yang juga Ketua Gerindra Kabupaten Labuhanbatu ” kami meminta kepada Pemerintah Daerah terkhusus Dinas terkait agar segera mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan perundang-perundangan yang berlaku,” katanya
” Disaat saya melewati lokasi depan PKS tersebut beberapa hari belakangan ini, saya juga mencium bau busuk yg kemungkinan berasal dari pembuangan limbah tersebut.
Inilah ’ selama ini yang dikhawatirkan masyarakat sekitar dan ternyata sdh benar terjadi,” tutupnya Kamis (19/9). (Team)



















