Terupdate

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2024, Polres Pekalongan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

294
×

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2024, Polres Pekalongan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebarkan artikel ini

Peka­lon­gan, SniperNew.id – Guna men­jamin ter­cip­tanya kea­manan sela­ma peringatan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Pol­res Peka­lon­gan bersama TNI dan stake­hold­er terkait melak­sanakan Operasi Kepolisian Ter­pusat den­gan san­di Operasi Lilin Can­di 2024 yang akan berlang­sung sela­ma 13 hari, mulai dari tang­gal 21 Desem­ber 2024 s.d. 2 Jan­u­ari 2025. Hal ini ditandai den­gan dilak­sanakan­nya Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Can­di 2024 yang dilang­sungkan di hala­man Mapol­res, Jumat (20/12/24).

Kapol­res Peka­lon­gan AKBP Doni Prakoso Widaman­to, S.I.K. mene­gaskan bah­wa yang dilakukan jajaran­nya beser­ta stake­hold­er terkait seba­gai ben­tuk komit­men tugas untuk menge­cek kesi­a­pan per­son­el maupun sarpras dalam rang­ka penga­manan per­ayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, sehing­ga selu­ruh­nya dap­at ber­jalan den­gan aman, tert­ib, dan lan­car.

  Pelaku Pencurian Motor dan Penadah di Pringsewu Dibekuk Polisi

Apel gelar pasukan yang dip­impin lang­sung oleh Kapol­res Peka­lon­gan AKBP Doni Prakoso Widaman­to, S.I.K. yang dihadiri oleh Forkopim­da Kabu­pat­en Peka­lon­gan ser­ta diiku­ti oleh stake­hold­er terkait lain­nya.

Dalam kesem­patan ini Kapol­res Peka­lon­gan menyam­paikan ke amg­gota untuk mem­per­si­ap­kan selu­ruh rangka­ian penga­manan den­gan sebaik-baiknya. Ter­lebih lagi penga­manan Nataru kali ini bersamaan den­gan penga­manan rangka­ian taha­pan Pilka­da Serentak yang akan segera berakhir, sehing­ga per­lu diantisi­pasi adanya poten­si gang­guan lain­nya yang dap­at ter­ja­di.

Menu­rut­nya, per­ayaan Natal dan Tahun Baru meru­pakan salah satu agen­da nasion­al yang rutin dilak­sanakan seti­ap tahun. Per­ayaan Nataru men­ja­di momen pent­ing bagi masyarakat untuk berib­adah, bersu­ka cita, berlibur dan berkumpul bersama kelu­ar­ga, sehing­ga akan berdampak pada meningkat­nya mobil­i­tas ser­ta aktiv­i­tas masyarakat secara masif di berba­gai daer­ah.

  Satgas Swasembada Pangan Aceh Bersama Kapolres Pidie Jaya Lakukan Pengecekan Lahan Tadah Hujan di Kecamatan Bandar Baru

“Untuk per­si­a­pan Nataru di wilayah Kabu­pat­en Peka­lon­gan, kita berfokus pada namanya aglom­erasi atau mobil­i­tas lokal dimana untuk Kabu­pat­en Peka­lon­gan walaupun juga memi­li­ki jalur tol sep­a­n­jang 18 KM dan kita juga sudah siap­kan di sana untuk rest area ter­ma­suk per­am­buan tapi kita juga berfokus juga pada wilayah ataupun penga­manan-penga­manan di dalam ataupun di wilayah Kabu­pat­en Peka­lon­gan,” terang AKBP Doni.

Kapol­res men­gungkap­kan, pihaknya telah menyi­ap­kan 3 pospam dan 1 posyan yang sudah ditem­patkan titik-titik ter­ten­tu.

“Semen­tara untuk per­son­il, dari Pol­res sendiri sebanyak 300, kemu­di­an juga dari TNI itu ada 50 per­son­il dan juga dari Sat­pol PP dan seba­gainya. Total kita ada 600 per­son­il yang ter­li­bat dalam penga­manan ini,” imbuh­nya.

Terkait den­gan anti­si­pasi ter­hadap poten­si ker­awanan cua­ca ekstrem saat Nataru, AKBP Doni menyam­paikan, pihaknya sudah mem­per­si­ap­kan dan melakukan koor­di­nasi, kolab­o­rasi den­gan stake­hold­er lain­nya.

  Minilokakarya Percepatan Penanganan Stunting Digelar di Pagelaran, Hadir Lima Kecamatan

“Untuk masalah cua­ca ini kan memang hal yang tidak bisa dipredik­si, akan tetapi kita sudah per­si­ap­kan, kita sudah lakukan koor­di­nasi dan kolab­o­rasi den­gan stake­hold­er den­gan BPBD juga TNI. Kita uta­makan adalah pada penyu­luhan yang kita berikan edukasi kepa­da masyarakat, uta­manya yang bera­da pada daer­ah-daer­ah rawan ben­cana,” tutur Kapol­res.

Dis­amp­ing kegiatan terse­but, Kapol­res menam­bahkan, bah­wa pihaknya juga melak­sanakan kegiatan patroli pada saat cua­ca sedang tidak bagus untuk men­gan­tisi­pasi ataupun untuk segera menin­dak­lan­ju­ti apa­bi­la ter­ja­di ben­cana.

“Keber­hasi­lan penga­manan Nataru meru­pakan tang­gung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan solid­i­tas dan sin­er­gi­tas dalam pelak­sanaan tugas, kare­na hal terse­but meru­pakan kun­ci uta­ma kesuk­sesan penye­leng­garaan sebuah operasi,” pungkas­nya. (Muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *