Barito Utara, Snipernew.id – Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Kepolisian Resor (Polres) Barito Utara melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Nusa‑1 Telabang 2025 pada Kamis pagi, 4 September 2025, sekitar pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Polres Barito Utara dan dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.I.K.
Apel gelar pasukan ini diikuti oleh personel gabungan dari berbagai unsur terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran (Damkar), hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara. Sinergi lintas sektor ini menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan operasi yang bertujuan menciptakan stabilitas wilayah serta menumbuhkan rasa aman di tengah masyarakat.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan melalui Kasubsi Penmas Si Humas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P, Kapolres menegaskan bahwa Operasi Aman Nusa‑1 Telabang 2025 merupakan langkah cepat Polri bersama stakeholder lainnya dalam merespons berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Operasi ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami siap bertindak cepat, profesional, serta humanis dalam setiap dinamika yang terjadi di lapangan,” tegas Iptu Novendra mewakili Kapolres.
Operasi ini disiapkan bukan hanya untuk menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam atau kerusuhan, tetapi juga antisipasi terhadap aksi unjuk rasa, konflik sosial, maupun potensi kriminalitas yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.
Polres Barito Utara menekankan bahwa dalam menjalankan operasi, aparat kepolisian akan mengedepankan pendekatan humanis, yakni mengutamakan komunikasi, pencegahan, dan edukasi kepada masyarakat. Meski demikian, sikap tegas tetap diberlakukan terhadap setiap pelanggaran hukum.
“Polri akan terus berdiri di garis depan demi ketertiban dan keselamatan warga. Namun, keamanan bukan semata tugas Polri, melainkan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga stabilitas daerah ini,” ujar Kapolres.
Pernyataan ini menunjukkan komitmen bahwa kepolisian tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam menciptakan suasana damai dan kondusif.
Kekuatan utama dari Operasi Aman Nusa‑1 Telabang 2025 adalah sinergi berbagai pihak. Kolaborasi dengan TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, dan BPBD menjadi bukti bahwa persoalan keamanan tidak dapat diselesaikan hanya oleh Polri. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar setiap potensi kerawanan dapat ditangani secara komprehensif.
Sinergi ini mencakup penanganan cepat terhadap gangguan kamtibmas, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga kesiapan menghadapi bencana alam yang kerap terjadi di wilayah Kalimantan Tengah. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah juga ditekankan agar seluruh langkah yang diambil sesuai dengan kebijakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Apel gelar pasukan bukan sekadar seremoni. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres meninjau langsung kesiapan personel maupun perlengkapan yang digunakan selama operasi. Hal ini penting mengingat ancaman gangguan keamanan dapat muncul kapan saja, baik berupa unjuk rasa, konflik horizontal, hingga tindak kriminal.
Dengan ditampilkannya peralatan dan kesiapan petugas, masyarakat diharapkan semakin percaya bahwa Polri beserta mitra kerjanya benar-benar siap menjaga keamanan. Kepercayaan publik menjadi modal penting dalam membangun stabilitas jangka panjang.
Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Barito Utara, memiliki dinamika sosial yang cukup kompleks. Mulai dari permasalahan lingkungan, pertambangan, hingga isu sosial budaya yang kerap memicu gesekan antarwarga.
Dalam konteks inilah, Operasi Aman Nusa‑1 Telabang 2025 menjadi instrumen penting. Operasi ini hadir sebagai langkah preventif dan represif untuk memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan dengan damai dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Kapolres Barito Utara menegaskan, keberhasilan menciptakan suasana aman dan kondusif akan berdampak langsung pada pembangunan daerah. Tanpa rasa aman, program-program pembangunan sulit berjalan dengan baik.
“Dengan terlaksananya Operasi Aman Nusa‑1 Telabang 2025, Polres Barito Utara menegaskan komitmen dalam menciptakan suasana yang kondusif demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini,” ungkap AKBP Singgih Febiyanto dalam penutupan apel.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa keamanan bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Selain menyiagakan personel, operasi ini juga mendorong peran serta masyarakat. Kapolres mengajak seluruh warga untuk aktif melaporkan setiap indikasi gangguan kamtibmas dan tidak segan bekerja sama dengan aparat keamanan.
Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan karena merekalah yang paling dekat dengan realitas di lapangan. Tanpa dukungan masyarakat, upaya menjaga keamanan tidak akan optimal.
Apel gelar pasukan ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen seluruh pihak dalam menjaga Barito Utara tetap aman dan kondusif. Kehadiran TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, dan BPBD menunjukkan bahwa keamanan daerah ini adalah tanggung jawab bersama.
Melalui Operasi Aman Nusa‑1 Telabang 2025, Polres Barito Utara ingin memastikan bahwa setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat. Kegiatan ini juga menandai kesiapan penuh aparat dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin timbul di tahun 2025.
Ke depan, Polres Barito Utara berharap sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat akan terus terjaga. Dengan begitu, kondisi aman dan damai dapat menjadi budaya yang melekat di tengah masyarakat.
Stabilitas keamanan yang terjaga akan membuka ruang lebih besar bagi investor, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan demikian, Operasi Aman Nusa‑1 Telabang 2025 bukan hanya sekadar operasi keamanan, melainkan bagian dari upaya membangun masa depan Barito Utara yang lebih baik.
Operasi Aman Nusa‑1 Telabang 2025 di Kabupaten Barito Utara menjadi bukti nyata keseriusan Polri dan seluruh pihak terkait dalam menjaga kondusivitas daerah. Dengan pendekatan humanis namun tetap tegas, aparat berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Apel gelar pasukan pada 4 September 2025 lalu bukan hanya simbol kesiapan, tetapi juga pesan moral bahwa keamanan adalah milik bersama. Polri tidak bisa bekerja sendiri, dan masyarakat pun diajak untuk aktif menjaga lingkungannya.
Dengan semangat sinergi dan gotong royong, diharapkan Kabupaten Barito Utara akan terus berada dalam suasana damai, aman, dan kondusif, sehingga dapat menjadi daerah yang maju serta sejahtera bagi seluruh warganya.
Penulis: (Henryanus Achiang)













