Berita Kriminal

Pabrik Uang Palsu Terbongkar di Garut, Pemuda Nekat Cetak Rp271,7 Juta

179
×

Pabrik Uang Palsu Terbongkar di Garut, Pemuda Nekat Cetak Rp271,7 Juta

Sebarkan artikel ini
Keterangan Gambar: Petugas kepolisian memperlihatkan barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp100 ribu dan peralatan sederhana yang diduga digunakan sebagai “pabrik” mini uang palsu di sebuah rumah kontrakan di Kabupaten Garut.

GARUT, SNIPERNEW.id — Kepolisian Resor (Pol­res) Garut mem­bongkar prak­tik pem­bu­atan uang pal­su yang dilakukan oleh seo­rang pemu­da di wilayah Garut, Jawa Barat, Kamin (22/1/2025).

Pen­gungka­pan terse­but dilakukan di sebuah rumah kon­trakan yang diduga dijadikan seba­gai “pabrik” mini uang pal­su.

Infor­masi ini diung­gah oleh akun media sosial Threads @wakandatalks, yang mengutip sum­ber dari ban­dungterki­ni. Dalam ung­ga­han terse­but dise­butkan bah­wa pelaku nekat mem­pro­duk­si uang pal­su den­gan tingkat kemiri­pan yang nyaris menyeru­pai uang asli.

  Helm Berpindah Tangan, Ceritanya Keburu Viral

“Pemu­da di Garut nekat mem­bu­at uang pal­su yang nyaris mirip aslinya. Pol­res Garut mem­bongkar ‘pabrik’ mini uang pal­su di sebuah rumah kon­trakan, den­gan barang buk­ti men­ca­pai Rp271,7 juta pec­a­han Rp100 ribu siap edar,” tulis akun terse­but.

Dari pen­gungka­pan kasus ini, aparat kepolisian menyi­ta barang buk­ti beru­pa uang pal­su pec­a­han Rp100 ribu den­gan total nilai men­ca­pai Rp271,7 juta yang diduga siap untuk diedark­an ke masyarakat.

  Hentikan Aksi Main Hakim Sendiri! LSM HAMMER Desak Aparat Tegas Lindungi Hukum dan Kemanusiaan

Ung­ga­han terse­but juga meny­oroti dampak sosial dari peri­s­ti­wa ini. Kasus terse­but dini­lai kem­bali meman­tik diskusi pub­lik men­ge­nai tekanan ekono­mi dan sulit­nya lapan­gan peker­jaan yang diduga men­dorong seba­gian orang memil­ih jalan pin­tas yang berisiko ting­gi.

“Miris­nya, kasus ini kem­bali meman­tik per­tanyaan pub­lik: apakah sulit­nya men­cari peker­jaan mem­bu­at seba­gian orang memil­ih jalan pin­tas berba­haya?” tulis akun terse­but.

Alih-alih mem­per­oleh keun­tun­gan secara instan, pelaku jus­tru kini harus berhada­pan den­gan pros­es hukum dan anca­man pidana berat sesuai den­gan keten­tu­an perun­dang-undan­gan yang berlaku.

“Alih-alih cepat kaya, pelaku jus­tru harus berhada­pan den­gan hukum dan risiko pidana berat,” lan­jut keteran­gan ung­ga­han.

  GMPJ Sumut Desak Polisi Tindak Judi Offline Cemara

Ung­ga­han terse­but men­u­ai beragam tang­ga­pan dari war­ganet. Beber­a­pa komen­tar yang dis­orot antara lain:

Akun hen­da meni­lai huku­man bagi pelaku ter­go­long berat, ser­aya mem­band­ingkan­nya den­gan kasus korup­si.

Akun iqbal.mmad mem­per­tanyakan bagaimana pelaku mam­pu meniru ker­tas, pola, dan war­na uang hanya den­gan per­ala­tan seder­hana.

Akun rizwan­nilyasii menye­but kasus ini mengin­gatkan­nya pada film India berjudul Farzi.

Hing­ga beri­ta ini dis­usun, pihak kepolisian belum mer­ilis keteran­gan res­mi lan­ju­tan terkait iden­ti­tas pelaku maupun pasal yang disangkakan. Pros­es hukum masih terus ber­jalan.

Penulis: (iskan­dar)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *