Berita Ekonomi

Lelang Tanah Rampasan di Gianyar Tembus Hampir Rp4 Miliar, Kejaksaan RI Ungkap Fakta Menarik!

568
×

Lelang Tanah Rampasan di Gianyar Tembus Hampir Rp4 Miliar, Kejaksaan RI Ungkap Fakta Menarik!

Sebarkan artikel ini
Gambar Doc @KejaksaanRI, Melalui akun resmi X (sebelumnya Twitter) @KejaksaanRI pada Sabtu malam, 21 Juni 2026, diumumkan keberhasilan lelang barang rampasan negara yang dilaksanakan pada Selasa, 17 Juni 2025.

Jakar­ta, SniperNew.id — Sebuah langkah strate­gis kem­bali dilakukan oleh Kejak­saan Repub­lik Indone­sia dalam upaya pemuli­han aset negara. Melalui akun res­mi X (sebelum­nya Twit­ter) @KejaksaanRI pada Sab­tu malam, 21 Juni 2026, diu­mumkan keber­hasi­lan lelang barang ram­pasan negara yang dilak­sanakan pada Selasa, 17 Juni 2025. Pros­es lelang terse­but dilak­sanakan oleh Tim Badan Pemuli­han Aset Kejak­saan RI bek­er­ja sama den­gan Kan­tor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Den­pasar.

Lelang ini bukan lelang biasa. Objek yang dile­lang meru­pakan dua bidang tanah dan/atau ban­gu­nan yang telah diram­pas oleh negara dan diny­atakan seba­gai barang peng­gan­ti atas keru­gian keuan­gan negara. Lokasi tanah terse­but bera­da di Jl. Umakelod, Lingkun­gan Ban­jar Sebatu, Desa Sebatu, Keca­matan Tegalalang, Kabu­pat­en Gian­yar, Bali den­gan total luas 1.894 meter perse­gi.

  Tarif Parkir Grojogan Sewu Diduga Tidak Sesuai Aturan

Nilai lim­it yang dite­tap­kan dalam lelang ini sebe­sar Rp2.832.300.000 (dua mil­iar dela­pan ratus tiga puluh dua juta tiga ratus ribu rupi­ah). Namun, dalam pelak­sanaan­nya, tanah terse­but berhasil dilepas den­gan har­ga yang jauh lebih ting­gi, yakni Rp3.992.300.000 (tiga mil­iar sem­bi­lan ratus sem­bi­lan puluh dua juta tiga ratus ribu rupi­ah). Pen­ingkatan nilai lelang ini menun­jukkan tingginya minat dan antu­si­asme pub­lik ter­hadap aset-aset ram­pasan negara, khusus­nya yang bera­da di lokasi strate­gis seper­ti Bali.

Lelang ini meru­pakan bagian dari ker­ja sama lin­tas insti­tusi antara Kejak­saan RI dan Kementer­ian Keuan­gan, khusus­nya Direk­torat Jen­der­al Kekayaan Negara (DJKN) melalui KPKNL. Badan Pemuli­han Aset Kejak­saan RI bertin­dak seba­gai pelak­sana uta­ma pem­ros­esan hukum dan admin­is­tratif, sedan­gkan KPKNL berper­an seba­gai penye­leng­gara tek­nis lelang.

  Anggaran Publikasi Pekon Panggungrejo 2025 Masih Tanpa Kejelasan

Lelang aset ram­pasan negara memi­li­ki per­an pent­ing dalam pemuli­han keuan­gan negara aki­bat tin­dak pidana, teruta­ma tin­dak pidana korup­si dan pen­cu­cian uang. Den­gan dijual­nya barang ram­pasan terse­but, negara tidak hanya mengam­bil kem­bali aset hasil keja­hatan, tetapi juga men­gonver­sikan­nya men­ja­di uang tunai untuk dikem­ba­likan ke kas negara seba­gai peng­gan­ti keru­gian negara.

Pros­es lelang ini berlang­sung pada Selasa, 17 Juni 2025 melalui sis­tem per­an­taraan KPKNL Den­pasar, yang dike­nal memi­li­ki kom­pe­ten­si dalam pele­lan­gan aset negara secara ter­bu­ka dan transparan.

Lelang dilakukan secara dar­ing melalui sis­tem lelang DJKN yang memu­ngkinkan par­tisi­pasi pub­lik secara luas, men­ja­ga prin­sip akunt­abil­i­tas, dan mem­berikan kesem­patan yang adil bagi masyarakat umum. Seti­ap peser­ta lelang wajib mengiku­ti prose­dur admin­is­trasi dan mem­berikan jam­i­nan lelang sebelum melakukan penawaran.

Keber­hasi­lan lelang ini mem­berikan pesan posi­tif bah­wa negara serius dalam mengem­ba­likan keru­gian aki­bat tin­dak pidana ser­ta menum­buhkan keper­cayaan pub­lik ter­hadap sis­tem hukum dan keuan­gan negara. Selain itu, masyarakat juga men­da­p­at kesem­patan untuk memi­li­ki aset legal hasil lelang yang jelas sta­tus hukum­nya.

  JNE Gerakkan Publik Bantu Distribusi Donasi Nasional

Kejak­saan RI mene­gaskan bah­wa kegiatan seru­pa akan terus dilak­sanakan secara berkala demi mem­perku­at upaya pemuli­han aset nasion­al. Mere­ka juga men­ga­jak masyarakat untuk terus mengiku­ti infor­masi res­mi melalui kanal-kanal Kejak­saan RI, ter­ma­suk akun X @KejaksaanRI.

“Lelang bukan hanya soal men­jual aset. Ini ten­tang kead­i­lan, pemuli­han, dan transparan­si. Seti­ap rupi­ah yang kem­bali adalah keme­nan­gan untuk raky­at,” ujar salah satu peja­bat Kejak­saan yang eng­gan dise­butkan namanya.

Den­gan hasil lelang yang ham­pir menyen­tuh Rp4 mil­iar, lelang ini men­ja­di buk­ti nya­ta bah­wa barang ram­pasan negara memi­li­ki nilai ting­gi dan dap­at mem­beri kon­tribusi sig­nifikan bagi pemuli­han keuan­gan negara.

Untuk infor­masi res­mi lebih lan­jut, pub­lik dap­at men­gun­jun­gi situs Kejak­saan RI atau mengiku­ti akun X @Kejak­saan­RI.

Edi­tor: (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *