Lampung, SniperNews.id – Media sosial kembali diramaikan dengan unggahan inspiratif seorang ibu rumah tangga yang tengah mengolah keripik bayam. Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook Bell Fiano Bell Fiano dan langsung viral dengan ribuan komentar serta dibagikan ratusan kali oleh warganet.
Aktivitas sederhana membuat keripik bayam ternyata berhasil menarik perhatian publik, sekaligus menjadi inspirasi baru bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), Selasa (30/09).
Akun Facebook bernama Bell Fiano Bell Fiano membagikan video proses pembuatan keripik bayam. Dalam video tersebut terlihat seorang ibu mengenakan kerudung merah marun dan celemek hitam sedang menyiapkan bahan, mengolah adonan tepung, serta menggoreng bayam hingga menjadi keripik yang renyah. Tidak hanya itu, video juga memperlihatkan langkah awal berupa mencuci bayam segar dalam jumlah banyak sebelum diolah.
Unggahan ini memperlihatkan detail sederhana namun penuh makna: dari dapur rumah yang sederhana, ibu tersebut mampu menunjukkan cara membuat camilan populer yang digemari banyak orang, yakni keripik bayam.
Aktivitas ini dilakukan di dapur rumah sederhana yang terlihat dalam tayangan video. Suasana khas UMKM rumahan terasa kental, mulai dari peralatan dapur seadanya, wadah plastik besar untuk mencampur adonan, hingga wajan besar yang digunakan untuk menggoreng keripik. Meski tampak sederhana, dapur tersebut menjadi saksi lahirnya produk camilan yang kini menjadi inspirasi usaha.
Unggahan tersebut dibagikan sekitar satu minggu lalu dan langsung mendapat respons luar biasa dari warganet. Hingga kini, postingan itu sudah memperoleh lebih dari 10.703 tanda suka, 674 kali dibagikan, dan ratusan komentar yang sebagian besar memberikan dukungan, testimoni, hingga bertanya cara membuat keripik bayam agar lebih renyah.
Selain menampilkan cara pembuatan camilan sederhana, unggahan ini menjadi menarik karena memperlihatkan realitas seorang ibu rumah tangga yang berjuang menghasilkan produk bernilai jual dari rumah. Semangat, kesederhanaan, dan ketekunan yang ditunjukkan dalam video tersebut membuat banyak orang merasa terinspirasi untuk ikut mencoba membuka usaha kecil-kecilan dari dapur rumah masing-masing.
Banyak komentar warganet yang mengaku ingin mencoba usaha serupa, berharap bisa mengubah nasib lewat bisnis kecil berbasis rumah tangga.
Dalam tayangan, langkah pembuatan keripik bayam ditunjukkan dengan detail. Pertama, bayam segar dicuci bersih dalam jumlah banyak. Setelah itu, tepung disiapkan dalam wadah besar. Bayam kemudian dicelupkan ke dalam adonan tepung sebelum digoreng dalam minyak panas. Proses penggorengan dilakukan dengan telaten agar keripik bayam matang sempurna dan tidak berminyak berlebihan.
Selain proses visual, interaksi di kolom komentar juga memperkaya informasi. Banyak warganet bertanya sekaligus memberi saran, misalnya penggunaan hand mixer agar adonan lebih cepat rata, atau tips agar keripik tidak cepat melempem.
1. Peyek Alvira bertanya: “Bun cara bikin peyek bayam biar ga berminyak bagaimana ya Bun?”
Dijawab oleh pemilik akun: “Kripik bayam emang begitu, tapi bisa diatur cara gorengnya.”
2. Feby Biy memberi saran: “Ibu, kalau mengaduk coba pakai hand mixer. Insya Allah lebih cepat sedikit.”
3. Riko Raja menulis: “Menginspirasi banget kontennya.. jadi pengen usaha kecil-kecilan di rumah.. niat mau merubah nasib.”
4. Lelly Triyana menambahkan: “Airnya biar notos. Aku suka bahasane mbaakk.. jangan hilang kan Jawa kita.”
5. Nina Listiana, seorang penggemar berat, menulis: “Masya Allah suka banget sama centilnya bunda, terlihat bunda orangnya penyabar, telaten, berkah, barokah bunda.”
6. Sayyid Arsyad As’ari Basyaiban berbagi pengalaman: “Bunda kemaren aku bikin keripik jamur, kriuknya cuma bertahan sehari doang. Besoknya udah lembek. Kira-kira apanya yang salah ya bunda?”
7. RiYa Riady bertanya: “Gak ada dicampur tepung lain kah bunda?”
8. Garnis menanyakan pengantaran: “Pengantaran sampe ke Batu Besar Nongsa?”
9. Ra Kel memberi saran teknik menggoreng: “Goreng yang kedua, api kompornya dikecilkan atau sedang bun.”
10. Desti Ny Nafriza menulis: “Saya suka sekali keripik bayam bunda.”
11. Sri Wiyanti menambahkan: “Sukak kali liat video ibun.. 😊”
12. Zia Clarisa yang mengaku penggemar berat menulis: “Kok saya jadi suka banget sama ibunya kalau buat konten, semangat ibu, pejuang rupiah, salam kenal dari Rantau Prapat.”
13. Desri Wandra bertanya soal harga: “Bund, kalau sekilo jual berapa an? Ada pilihan bayamnya gak itu bund?”
14. Hadi Abinya Habib berkomentar jenaka: “Kriuknya kedengeran sampe sini.. 😃”
Video sederhana ini bukan sekadar memperlihatkan proses memasak. Lebih dari itu, unggahan Bell Fiano Bell Fiano mencerminkan perjuangan UMKM di Indonesia. Dari dapur rumah tangga, lahirlah produk camilan yang digemari, bernilai ekonomi, dan berpotensi menggerakkan roda perekonomian keluarga.
Keripik bayam, yang awalnya hanya camilan biasa, kini menjadi simbol kreativitas dan ketekunan. Semangat ibu rumah tangga tersebut dalam berkarya dan membagikan ilmunya di media sosial menjadi inspirasi nyata bagi banyak orang yang ingin memulai usaha kecil.
Unggahan Bell Fiano Bell Fiano tentang pembuatan keripik bayam berhasil menarik perhatian publik. Dengan lebih dari 10.703 tanda suka, 674 kali dibagikan, dan ratusan komentar positif, konten ini tidak hanya memberikan tutorial memasak, tetapi juga membuka mata banyak orang akan peluang usaha rumahan yang menjanjikan.
Dari pertanyaan soal resep, tips agar keripik tidak lembek, hingga diskusi soal harga dan pengiriman, terlihat jelas bahwa keripik bayam bukan sekadar makanan ringan, melainkan juga peluang usaha yang bisa dikembangkan menjadi UMKM berdaya saing.
Video ini membuktikan bahwa semangat, ketekunan, dan keberanian untuk berbagi bisa membawa inspirasi besar bagi banyak orang. Dari dapur sederhana, lahirlah harapan baru untuk perubahan hidup melalui UMKM keripik bayam. (Ahm/abd).













