Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Truk Terjebak di Jembatan Jebol, Pengendara Soroti Lambannya Pemerintah

820
×

Truk Terjebak di Jembatan Jebol, Pengendara Soroti Lambannya Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id – Sebuah peri­s­ti­wa menghe­bohkan ter­ja­di di ruas jalan wilayah Pekon Pan­dan Sari, Keca­matan Suko­har­jo, Kabu­pat­en Pringsewu, Provin­si Lam­pung. Sebuah mobil truk pen­gangkut pasir ter­je­bak di atas jem­bat­an yang jebol, hing­ga menye­babkan kemac­etan pan­jang, teruta­ma bagi pen­gen­dara sepe­da motor yang tidak bisa melin­tas, Jumat 01 Agus­tus 2025.

  Warga Dua Desa Bangun Jembatan Darurat demi Sampaikan Kabar

Keja­di­an ini terekam dalam sebuah video yang diung­gah akun media sosial “Aldo Putraw­i­jaya” sek­i­tar 15 jam lalu dan lang­sung men­u­ai per­ha­t­ian war­ganet. Dalam video terse­but, ter­li­hat bagian roda belakang truk amblas ke dalam badan jem­bat­an yang rusak. Para pen­gen­dara tam­pak kebin­gun­gan men­cari jalan alter­natif kare­na akses uta­ma itu ter­tut­up.

Yang menarik, dalam video ter­den­gar suara pria yang diduga meru­pakan penge­mu­di truk. Ia melu­ap­kan keke­ce­waan­nya ter­hadap kon­disi jem­bat­an yang diang­gap tidak layak. “Ini jem­bat­an sudah ser­ing memakan kor­ban beru­lang kali,” ujar pria terse­but den­gan nada kesal. Ia juga ter­den­gar menye­but-nye­but pemer­in­tah kare­na dini­lai tidak segera melakukan per­baikan mes­ki kon­disi jem­bat­an telah lama rusak.

  Aksi Perusakan Kunci Motor di Pringsewu Barat Alarm Serius Keamanan Lingkungan

War­ga sek­i­tar meny­atakan bah­wa jem­bat­an terse­but memang sudah rusak cukup lama, namun belum juga diper­bai­ki secara per­ma­nen. “Sudah ser­ing keja­di­an kayak begi­ni, tapi belum juga diper­bai­ki. Baru dita­m­bal-tam­bal aja, gak tahan lama,” ujar seo­rang war­ga yang ikut menyak­sikan pros­es evakuasi truk.

Kemac­etan aki­bat insi­d­en ini berlang­sung cukup lama. Pen­gen­dara sepe­da motor harus putar balik atau men­cari jalan alter­natif melalui pemuki­man war­ga. Beber­a­pa penge­mu­di bahkan nekat men­gangkat motor mere­ka untuk mele­wati sisi jem­bat­an yang masih bisa dilalui den­gan san­gat hati-hati.

  Kolaborasi Ramadan di Nganjuk, Gus Ipul Tegaskan Keberpihakan pada Wong Cilik

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ada keteran­gan res­mi dari pihak pemer­in­tah setem­pat terkait ren­cana per­baikan jem­bat­an terse­but. War­ga berharap agar pemer­in­tah daer­ah segera turun tan­gan dan melakukan per­baikan menyelu­ruh, bukan hanya tam­bal sulam, demi kese­la­matan para peng­gu­na jalan.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di sorotan di media sosial dan memicu kri­tik ter­hadap lam­ban­nya penan­ganan infra­struk­tur jalan di wilayah terse­but. War­ganet ramai-ramai menyuarakan tagar #Per­baik­i­Jem­bat­an­Pan­danSari di kolom komen­tar ung­ga­han video terse­but seba­gai ben­tuk protes dan desakan ter­hadap pemer­in­tah daer­ah.

Edi­tor: (Ahmad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *