PRINGSEWU, SNIPERNEW.id – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Himpunan Aksi Masyarakat Madani Ekonomi Rakyat (HAMMER), Jamhari, yang akrab disapa Ajo, menyampaikan himbauan keras kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung, agar meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, Jumat (
Himbauan ini disampaikan menyusul peristiwa dugaan percobaan pencurian kendaraan bermotor yang dialami salah satu warga, Abdullah, pada Jumat malam (15/01/2025) sekitar pukul 23.23 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi saat Abdullah hendak pulang ke rumah setelah dari Kantor DPC KWRI. Ketika akan menyalakan sepeda motor miliknya, Honda Beat warna hitam yang masih tergolong baru dan berusia sekitar enam bulan, Abdullah mendapati lubang kontak motor sudah tidak berfungsi dan diduga telah dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Diduga kuat, aksi tersebut merupakan upaya pencurian kendaraan bermotor. Namun, berkat izin Allah SWT, kendaraan tersebut tidak berhasil dibawa kabur dan masih dalam kondisi aman.
Menanggapi kejadian itu, Jamhari (Ajo) menyampaikan pernyataan tegas.
“Ini bukan kejadian sepele. Ini peringatan keras bagi kita semua. Kejahatan tidak mengenal waktu, tidak mengenal tempat, dan tidak peduli siapa korbannya. Jika kita lengah, maka pelaku akan semakin berani,” tegas Jamhari.
Ia menilai bahwa aksi perusakan kunci motor adalah bentuk kejahatan yang sangat meresahkan, sekaligus menjadi indikasi bahwa keamanan lingkungan harus segera diperkuat secara kolektif.
“Saya menghimbau dengan sangat tegas kepada seluruh masyarakat Pringsewu Barat: jangan acuh, jangan masa bodoh. Aktifkan kembali ronda malam, saling peduli, dan segera laporkan jika melihat gerak-gerik mencurigakan. Jangan beri ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jamhari juga meminta aparat terkait dan pemerintah setempat untuk meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika masyarakat diam, pelaku akan merasa leluasa. Jika kita bersatu, kejahatan akan tertekan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Jamhari mengingatkan bahwa kewaspadaan adalah benteng pertama dalam menjaga keselamatan dan harta benda, serta mengajak seluruh warga untuk tidak takut bersuara dan bertindak sesuai aturan hukum demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.
Penulis: (Iskandar).



















