Berita DaerahBerita Peristiwa

Aksi Perusakan Kunci Motor di Pringsewu Barat Alarm Serius Keamanan Lingkungan

210
×

Aksi Perusakan Kunci Motor di Pringsewu Barat Alarm Serius Keamanan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Keterangan Gambar: Ilustrasi lubang kontak sepeda motor yang diduga dirusak oleh pelaku kejahatan, sebagai peringatan kewaspadaan keamanan lingkungan di malam hari.

PRINGSEWU, SNIPERNEW.id – Ket­ua Umum (Ketum) Dewan Pimp­inan Pusat (DPP) Lem­ba­ga Swa­daya Masyarakat (LSM) Him­punan Aksi Masyarakat Madani Ekono­mi Raky­at (HAMMER), Jamhari, yang akrab dis­apa Ajo, menyam­paikan him­bauan keras kepa­da selu­ruh masyarakat, khusus­nya war­ga Kelu­ra­han Pringsewu Barat, Keca­matan Pringsewu, Kabu­pat­en Pringsewu, Lam­pung, agar meningkatkan kewas­padaan dan kepedu­lian ter­hadap kea­manan lingkun­gan, Jumat (

  Klarifikasi Kacabdin Soal Chat Tipikor

Him­bauan ini dis­am­paikan menyusul peri­s­ti­wa dugaan per­cobaan pen­cu­ri­an kendaraan bermo­tor yang diala­mi salah satu war­ga, Abdul­lah, pada Jumat malam (15/01/2025) sek­i­tar pukul 23.23 WIB.

Peri­s­ti­wa terse­but ter­ja­di saat Abdul­lah hen­dak pulang ke rumah sete­lah dari Kan­tor DPC KWRI. Keti­ka akan menyalakan sepe­da motor miliknya, Hon­da Beat war­na hitam yang masih ter­go­long baru dan beru­sia sek­i­tar enam bulan, Abdul­lah men­da­p­ati lubang kon­tak motor sudah tidak berfungsi dan diduga telah dirusak oleh pihak yang tidak bertang­gung jawab.

Diduga kuat, aksi terse­but meru­pakan upaya pen­cu­ri­an kendaraan bermo­tor. Namun, berkat izin Allah SWT, kendaraan terse­but tidak berhasil dibawa kabur dan masih dalam kon­disi aman.

  Penimbunan Jembatan Pandan Rampung

Menang­gapi keja­di­an itu, Jamhari (Ajo) menyam­paikan perny­ataan tegas.
“Ini bukan keja­di­an sepele. Ini peringatan keras bagi kita semua. Keja­hatan tidak men­ge­nal wak­tu, tidak men­ge­nal tem­pat, dan tidak peduli sia­pa kor­ban­nya. Jika kita lengah, maka pelaku akan semakin berani,” tegas Jamhari.

Ia meni­lai bah­wa aksi perusakan kun­ci motor adalah ben­tuk keja­hatan yang san­gat mere­sahkan, sekali­gus men­ja­di indikasi bah­wa kea­manan lingkun­gan harus segera diperku­at secara kolek­tif.

“Saya menghim­bau den­gan san­gat tegas kepa­da selu­ruh masyarakat Pringsewu Barat: jan­gan acuh, jan­gan masa bodoh. Aktifkan kem­bali ron­da malam, sal­ing peduli, dan segera laporkan jika meli­hat ger­ak-gerik men­curi­gakan. Jan­gan beri ruang sedik­it pun bagi pelaku keja­hatan,” ujarnya.

  Sidang Kampus Berujung Serangan, Mahasiswi UIN SUSKA Jadi Korban

Lebih lan­jut, Jamhari juga mem­inta aparat terkait dan pemer­in­tah setem­pat untuk meningkatkan patroli dan pen­gawasan, teruta­ma pada jam-jam rawan malam hing­ga dini hari.

“Kea­manan adalah tang­gung jawab bersama. Jika masyarakat diam, pelaku akan merasa lelu­asa. Jika kita bersatu, keja­hatan akan tertekan,” tam­bah­nya.

Seba­gai penut­up, Jamhari mengin­gatkan bah­wa kewas­padaan adalah ben­teng per­ta­ma dalam men­ja­ga kese­la­matan dan har­ta ben­da, ser­ta men­ga­jak selu­ruh war­ga untuk tidak takut bersuara dan bertin­dak sesuai atu­ran hukum demi ter­cip­tanya lingkun­gan yang aman, tert­ib, dan nya­man.

Penulis: (Iskan­dar).