Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Tersangka Pembakaran Rumah Wartawan Sempurna Pasaribu Pernah Dihukum  karna Bunuh Orang

230
×

Tersangka Pembakaran Rumah Wartawan Sempurna Pasaribu Pernah Dihukum  karna Bunuh Orang

Sebarkan artikel ini

MEDAN.snipernew.id Ter­sang­ka pem­bakaran rumah Rico Sem­pur­na Pasaribu, BS, pada 42 tahun sil­am, tahun 1982, per­nah dihukum pen­jara sela­ma 4 tahun 4 bulan dalam kasus pem­bunuhan Rus­di Gint­ing oleh Majelis Hakim Pen­gadi­lan Negeri Kaban­ja­he, Tanah Karo, Sumat­era Utara.

BS meru­pakan orang yang menyu­ruh, dan mem­berikan sejum­lah uang kepa­da dua ter­sang­ka lain­nya, RAS dan YT, untuk mem­bakar rumah hing­ga men­gak­i­batkan Sem­pur­na Pasaribu, istrinya Efpri­da boru Gint­ing (48), anaknya SIP (12), dan cucun­ya LS (3), mening­gal ter­bakar, Kamis dini­hari (27/6/2024), di Jalan Nabung Sur­bak­ti, Kaban­ja­he.

“BS per­nah ter­li­bat kasus pem­bunuhan pada tahun 1982 sil­am di usia 20 tahun. Ia divo­nis 4 tahun 4 bulan oleh Majelis Hakim Pen­gadi­lan Negeri Kaban­ja­he usai mem­bunuh Rus­di Gint­ing,” ungkap Kabid Humas Pol­da Sumat­era Utara (Sumut), Kombes Pol Hadi Wahyu­di, Selasa (16/7/2024).

  Bara Rokok Picu Kebakaran Petasan, Detik-Detik Mencekam Terekam Video

Kombes Pol Hadi Wahyu­di mencer­i­takan, pem­bunuhan terse­but ter­ja­di pada Rabu (16/7/1982). Keti­ka itu, kor­ban Rus­di Gint­ing melarang BS untuk memu­at barang di Motor N.P, Kom­plek Tiga­baru, Kaban­ja­he. BS bek­er­ja seba­gai buruh bongkar muat kendaraan bermo­tor di sana.

Tak ter­i­ma dila­rang kor­ban, BS kemu­di­an emosi dan marah. Pelaku lalu secara tiba-tiba menikam dari belakang Rus­di Gint­ing den­gan meng­gu­nakan sebi­lah pisau atau belati. Penika­man oleh BS ini dilakukan beber­a­pa kali men­ge­nai tulang pung­gung bagian kiri kor­ban.

“Berdasarkan visum et reper­tum, keti­ka itu, oleh dr Budi Napitupu­lu, ter­da­p­at luka sep­a­n­jang 3 cm, lebar luka 1 cm dan dalam luka 8 cm, men­gak­i­batkan pen­dara­han yang banyak beru­jung kema­t­ian Rus­di Gint­ing,” ungkap Hadi.

Di dalam per­si­dan­gan terse­but, tutur per­wira tiga melati ini, BS meru­pakan buruh bongkar muat dari kelom­pok SBAJR Ray­on Kubu Sim­be­lang, sedan­gkan kor­ban Rus­di Gint­ing dari SBAJR Ray­on Kaban­ja­he. Vonis 4 tahun 4 bulan ter­hadap BS ini berdasarkan Kepu­tu­san Majelis Hakim Nomor.148/KTS/1982/PN/KBJ.

  Belajar Serius tapi Tetap Kocak di Villa Ivan

Vonis diba­cakan pada 29 Desem­ber 1982 den­gan Ket­ua Majelis Hakim LE Sem­bir­ing, ser­ta Hakim Anggota P Gingting’s dan N Sinuk­a­ban, JPU S Hutabarat dan Pan­it­era Peng­gan­ti Masinem Gint­ing.

Dalam kasus pem­bakaran rumah Sem­pur­na Pasaribu, BS mem­berikan uang atau upah Rp 2 juta mas­ing-mas­ing ekseku­tor RAS dan YT men­da­p­at Rp 1 juta usai jalankan aksinya. Selain mem­berikan upah usai jalankan aksinya, BS juga mem­berikan uang untuk mem­be­li Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Per­tal­ite dan Solar seni­lai Rp 130 ribu. Ked­ua cairan mudah ter­bakar itu kemu­di­an dicam­pur dan disir­amkan ke seke­lil­ing rumah Sem­pur­na Pasaribu.

Sebelum­nya, Kepala Badan Kesat­u­an Bangsa dan Poli­tik (Kes­bang­pol) Kabu­pat­en Karo, Drs Tetap Gint­ing, men­gakui BS per­nah ter­catat seba­gai Ket­ua AMPI Tanah Karo 2016–2021. Tetap Gint­ing men­gatakan, Kes­bang­pol Tanah Karo hing­ga kini belum mener­i­ma lapo­ran pem­ba­haru­an kepen­gu­ru­san AMPI untuk peri­ode 2021–2026.

Iya benar, untuk organ­isasi AMPI, kepen­gu­ru­san­nya ter­catat dalam peri­ode 2016–2021, den­gan BS seba­gai Ket­ua,” ungkap Kepala Kes­bang­pol Tanah Karo, Tetap Gint­ing, saat dikon­fir­masi melalui telpon seluler, Sab­tu (13/7/2024).

  Azan Magrib Bergema di Masjid Al Munawwarah Pascabanjir

Lansa Sem­bir­ing, war­ga Kabu­pat­en Tanah Karo, men­gatakan Bulang alias BS meru­pakan Ket­ua Dewan Pimp­inan Cabang (DPC) AMPI setem­pat. “Iya benar, masyarakat Karo tahu kalau BS ini ket­ua AMPI. Mobil ser­ing dipakainya juga berwar­na loreng ciri khas AMPI” kata Lansa.

Mobil bermo­tif loreng berciri khas AMPI itu kemu­di­an disi­ta Polisi dan dijadikan barang buk­ti bersama den­gan sepe­da motor matik yang digu­nakan ked­ua pelaku ekseku­tor dalam jalankan aksinya.

Kasus pem­bakaran rumah Rico Sem­pu­ran Pasaribu ini berhasil terungkap kurang dari 10 hari usai keja­di­an, Kamis (27/6/2024), oleh polisi. Pen­gungka­pan kasus terse­but meng­gu­nakan metode Sci­en­tif­ic Crime Inves­ti­ga­tion den­gan menger­ahkan berba­gai unsur den­gan pem­buk­t­ian secara ilmi­ah.

Seti­daknya, Pol­da Sumut menger­ahkan per­son­el Lab­o­ra­to­ri­um Foren­sik (Lab­for), dok­ter foren­sik, ahli IT, ser­ta keahlian lain­nya dalam pen­gungka­pan kasus dan pene­ta­pan tersangka.(Fitriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *