Berita Peristiwa

Banjir Lumpur Aceh Bireuen, Ribuan Warga Terisolasi Bantuan

198
×

Banjir Lumpur Aceh Bireuen, Ribuan Warga Terisolasi Bantuan

Sebarkan artikel ini

BIREUEN, SNIPERNEW.id — Ribuan warga di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, masih menghadapi kondisi darurat pascabanjir lumpur yang melanda sejumlah wilayah. Lumpur tebal dilaporkan menutupi jalan utama hingga masuk ke permukiman warga, menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh dan akses bantuan terhambat.


Infor­masi terse­but dis­am­paikan melalui ung­ga­han akun media sosial Threads @saudarashockbreaker88 yang mem­per­li­hatkan kon­disi lapan­gan pas­cake­ja­di­an. Dalam keteran­gan­nya, dise­butkan bah­wa hing­ga beber­a­pa hari sete­lah ben­cana, ban­tu­an dari luar daer­ah belum dap­at men­jangkau lokasi ter­dampak aki­bat ter­pu­tus­nya akses jalan.

Kon­disi saudara-saudara kita di Aceh Bireuen pas­ca ban­jir lumpur yang men­gen­dap di jalanan sam­pai ke dalam rumah. Hing­ga hari ini ban­tu­an dari luar belum bisa masuk kare­na ter­pu­tus­nya akses jalan,” tulis akun terse­but, diku­tip dari ung­ga­han Threads.

Dampak ban­jir lumpur ini memak­sa sek­i­tar 1.700 war­ga men­gungsi ke tem­pat pen­gungsian semen­tara. Namun, keter­batasan fasil­i­tas men­ja­di tan­ta­n­gan serius. Para pen­gungsi dila­porkan harus men­gantre untuk men­da­p­atkan makanan kare­na hanya terse­dia satu dapur umum yang melayani ribuan orang.

  Curah Hujan Wilayah Hulu Tanjung Agung Tinggi Akibatnya Banjir

Kon­disi terse­but dini­lai semakin mem­pri­hatinkan mengin­gat lumpur masih menut­up sejum­lah akses vital, semen­tara kebu­tuhan dasar seper­ti makanan, air bersih, dan per­lengka­pan kese­hatan san­gat dibu­tuhkan para kor­ban.

  Bocah Kelas 3 SD Hanyut di Kali Pamulang Estate, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Melalui ung­ga­han itu pula, masyarakat luas dia­jak untuk turut mem­ban­tu meringankan beban para kor­ban ban­jir melalui donasi dan dukun­gan kemanu­si­aan.

 “Ayo ban­tu mere­ka, siap­kan donasi ter­baik kita, seti­daknya meringankan pen­der­i­taan yang mere­ka rasakan,” lan­jut ung­ga­han terse­but.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ter­da­p­at perny­ataan res­mi ter­baru dari pihak pemer­in­tah daer­ah maupun instan­si terkait men­ge­nai perkem­ban­gan penan­ganan ban­jir lumpur dan dis­tribusi ban­tu­an ke wilayah ter­dampak. Redak­si masih beru­paya men­gon­fir­masi pihak berwe­nang guna mem­per­oleh infor­masi res­mi dan terki­ni.

Penulis: [iskan­dar]


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *