Kalimantan Timur, SniperNew.id — Warga mulai keluhkan dampak erosi yang diduga dari (PT Ganda Alam Makmur) aliran Sungai senimbung, (PT Telen), Desa Bukit Permata mengalir ke sungai PDAM SP 1 Desa Bumi Etam, kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, Propinsi Kalimantan Timur.
Dikatakan Warga setempat, Paulus Jama bahwa air PDAM mengalir dari tambang Batu Bara PT.Ganda Alam Makmur, (PT. Indexim Coalindo) dari sungai senimbung PT Telen Desa Bukit Permata itu sangat membuat kita tidak mengunakan air itu lagi.
“Saat ini air sungai ini keruh, yang sebelumnya nya air ini jernih.” ungkap Paulus sambil menunjukan kondisi air sungai.
“Hal ini sebagai warga meminta kepada pemerintah Desa Bumi Etam agar dapat melihat dan menindaklajuti ke perusahaan tersebut.” imbunya.
“Sebelumnya, air sungai ini tidak keruh dan bisa buat mandi, minum namun saat ini SDH tidak lagi, dikarenakan airnya sudah keruh.” tukasnya.
(usupriyadi).













