Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Satpolairud Polres Labuhanbatu Temukan Dua Nelayan Tenggelam di Laut

165
×

Satpolairud Polres Labuhanbatu Temukan Dua Nelayan Tenggelam di Laut

Sebarkan artikel ini

Labuhan­batu Snipernew.id Sat­po­lairud Pol­res Labuhan­batu telah berhasil men­e­mukan dan mengevakuasi dua nelayan yang tengge­lam di perairan Tan­jung Bangsi sete­lah melakukan pen­car­i­an inten­sif sela­ma Dua hari. Kor­ban dite­mukan dalam keadaan mening­gal dunia pada hari Rabu, 7 Agus­tus 2024.

Kor­ban adalah Budiman(36), seo­rang pria war­ga Dusun II Desa Sei Baru, Sei Berom­bang, Keca­matan Panai Hilir, Kabu­pat­en Labuhan­batu dan Rojab(19) yang juga war­ga Dusun II Desa Sei Baru, Sei Berom­bang, Keca­matan Panai Hilir, Kabu­pat­en Labuhan­batu.

Menu­rut keteran­gan sak­si-sak­si, Jain­ul (30) pada Selasa, 6 Agus­tus 2024, sek­i­tar pukul 14.00 WIB, jain­ul mener­i­ma pang­gi­lan radio dari Nadon (34), yang mela­porkan meli­hat sosok may­at melin­tas di samp­ing kapal­nya. Sete­lah meli­hat may­at terse­but, Jain­ul dan Nadon segera mem­beri tan­da ben­dera biru dan mem­bu­at video, kemu­di­an kem­bali ke Berom­bang untuk mela­porkan keja­di­an terse­but ke Sat­po­lairud Pol­res Labuhan­batu.

  Polres Labuhanbatu Tangkap Pelaku Pembacokkan

Mener­i­ma infor­masi terse­but, Kasat Polairud AKP Kas­di, S.H., segera memer­in­tahkan Koman­dan Kapal KP II 2030, Aip­da Hamid Prane­ga, S.H., untuk melakukan pen­car­i­an. Keesokan harinya, Rabu, 7 Agus­tus 2024, sek­i­tar pukul 10.55 WIB, Tim Sat­po­lairud Pol­res Labuhan­batu berhasil men­e­mukan Kor­ban an. Rojab dalam keadaan mening­gal dunia di titik koor­di­nat 02°-49′-898’‘ U 100°-11′-425’’ T di perairan Tan­jung Bagsi Ten­gah, Sei Berom­bang, Keca­matan Panai Hilir, Kabu­pat­en Labuhan­batu. Kor­ban segera dibawa ke darat untuk dilakukan pemerik­saan luar (VER) dan kemu­di­an dis­er­ahkan kepa­da kelu­ar­ga kor­ban.

  Gedung UPT PSC 119 Terlihat Kumuh Dan Tidak Berfungsi, Kadis Kesehatan Sergai “Membisu”

Sete­lah itu, pen­car­i­an dilan­jutkan untuk men­e­mukan kor­ban ked­ua, Budi­man. Sek­i­tar pukul 16.00 WIB, Budi­man dite­mukan dalam keadaan mening­gal dunia di titik koor­di­nat 02°-47′-822’‘ U 100°-16′-942’’ T di perairan Sei Tukang Ten­gah, Sei Berom­bang, Keca­matan Panai Hilir, Kabu­pat­en Labuhan­batu. Kor­ban kemu­di­an dibawa ke darat untuk dilakukan VER dan dis­er­ahkan kepa­da kelu­ar­ga kor­ban.

Dike­tahui, ked­ua kor­ban berangkat melaut pada Senin, 5 Agus­tus 2024, sek­i­tar pukul 05.00 WIB, den­gan meng­gu­nakan boat bermesin dom­peng untuk men­cari ikan guri­ta (cin­can).

Dugaan semen­tara, ked­ua nelayan terse­but mening­gal dunia aki­bat dihan­tam badai di laut.

Hasil pemerik­saan yang dilakukan oleh dr. Hanafi­ah di Puskesmas menun­jukkan bah­wa tidak dite­mukan tan­da-tan­da luka atau kek­erasan pada tubuh kor­ban. Dari kes­im­pu­lan dok­ter, ked­ua kor­ban mening­gal aki­bat tengge­lam.

  Satlantas Polres Labuhanbatu Sosialisasikan Tertb Berlalu Lintas Melalui Siaran Radio RSPD FM

Sete­lah pemerik­saan sele­sai, pihak Sat­po­lairud Pol­res Labuhan­batu meny­er­ahkan jenazah ked­ua Jenazah kepa­da kelu­ar­ga Kor­ban. Kelu­ar­ga kor­ban juga menan­datan­gani surat perny­ataan yang meny­atakan bah­wa mere­ka tidak menginginkan autop­si dilakukan ter­hadap jenazah. Surat perny­ataan ini dibu­at seba­gai buk­ti bah­wa kelu­ar­ga kor­ban mener­i­ma kon­disi jenazah dan hasil pemerik­saan luar yang telah dilakukan oleh pihak medis.

Kapol­res Labuhan­batu AKBP Dr. Bern­hard L. Malau, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Syafrudin menyam­paikan bela­sungkawa yang men­dalam kepa­da kelu­ar­ga kor­ban dan bert­er­i­ma kasih kepa­da selu­ruh anggota Sat­po­lairud yang telah bek­er­ja keras tan­pa kenal lelah dalam upaya pen­car­i­an ini.

“Kami berharap keja­di­an ini men­ja­di pem­be­la­jaran bagi selu­ruh masyarakat nelayan untuk selalu berhati-hati dan was­pa­da ter­hadap kon­disi cua­ca saat melaut. Kese­la­matan harus men­ja­di pri­or­i­tas uta­ma,” Tutup­nya (Mujimin)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *