Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Nasional

Pusat Penerangan Hukum Selenggarakan Kegiatan Penerangan Hukum

210
×

Pusat Penerangan Hukum Selenggarakan Kegiatan Penerangan Hukum

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Pusat Pen­eran­gan Hukum Kejak­saan Agung telah melak­sanakan kegiatan Pen­eran­gan Hukum den­gan tema “Keter­bukaan Infor­masi Pub­lik untuk Mence­gah Ter­jadinya Kek­erasan Ter­hadap Anak dan Perem­puan (Khusus­nya Penyan­dang Dis­abil­i­tas”, yang dibu­ka secara lang­sung oleh Jak­sa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Prof. Dr. Reda Man­tho­vani pada Rabu 22 Mei pukul 09.00 WIB di Hotel Grand­hi­ka, Kebay­oran Baru, Jakar­ta.

  India-Korsel Pererat Kerja Sama Strategis: Modi dan Presiden Lee Jae-myung Bertemu di Kanada

Kegiatan ini dilakukan seba­gai ben­tuk pen­ingkatan sin­er­gi­tas Kejak­saan bersama Komisi Infor­masi Pusat guna mem­berikan pema­haman hukum kepa­da masyarakat untuk mence­gah ter­jadinya kek­erasan ter­hadap anak dan perem­puan (khusus­nya penyan­dang dis­abil­i­tas).

Seba­gai infor­masi, kegiatan Pen­eran­gan Hukum kali ini meng­hadirkan Nara­sum­ber Yusti­tia M. Arief dari Advokasi Inklusi Dis­abil­i­tas (AUDISI) Foun­da­tion, dan diiku­ti oleh 102 orang peser­ta yang ter­diri dari penyan­dang dis­abil­i­tas, peker­ja dan peng­giat anti kek­erasan ter­hadap perem­puan dan anak, jur­nalis perem­puan dari berba­gai media, ser­ta guru dan pen­didik dari berba­gai seko­lah di Jakar­ta.

  Isu Kejaksaan Superbody, Pelemahan Kejaksaan Oleh Koruptor

Selain itu, kegiatan ini meru­pakan salah satu kebi­jakan pemer­in­tah melin­dun­gi kek­erasan ter­hadap anak dan perem­puan.

Dalam hal ini sudah diatur dalam per­at­u­ran Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 ten­tang Kon­ven­si Men­ge­nai Peng­ha­pu­san Segala Ben­tuk Diskrim­i­nasi ter­hadap Wani­ta dan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 78 Tahun 2021 ten­tang Per­lin­dun­gan Khusus Anak dan Per­at­u­ran Lain dalam ben­tuk Per­at­u­ran Pres­i­den dan Per­at­u­ran Kementerian/Lembaga.

Ada­pun kebi­jakan pemer­in­tah men­ge­nai per­lin­dun­gan anak dan perem­puan sudah dituangkan dalam Ren­cana Pem­ban­gu­nan Jang­ka Menen­gah Nasion­al (RPJMN) Tahun 2025 s/d 2029.

  Nawaripi Bangun SDM OAP Lewat Anyaman & Lomba Renang Tradisional

Melalui keter­bukaan infor­masi, dap­at mem­ban­tu mewu­jud­kan penye­leng­garaan negara/pemerintah men­ja­di baik, sehing­ga men­gop­ti­malkan pen­gawasan ter­hadap kin­er­ja suatu insti­tusi dalam hal ini kejak­saan yang meng­hasilkan out­put yakni pro­gram pemer­in­tah terkait pence­ga­han ter­hadap kek­erasan anak dan perem­puan, khusus­nya penyan­dang dis­abil­i­tas dan out­come-nya yaitu pro­gram pemer­in­tah yang nya­ta.

Acara ditut­up den­gan pem­ber­ian cin­dera­ma­ta dari Pusat Pen­eran­gan Hukum Kejak­saan Agung yang diberikan oleh Jak­sa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Prof. Dr. Reda Man­tho­vani kepa­da Ket­ua Komisi Infor­masi Pusat Dr. Don­ny Yoes­giantoro, M.M., M.PA. (K.3.3.1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *