Berita Nasional

Pusat Penerangan Hukum Selenggarakan Kegiatan Penerangan Hukum

206
×

Pusat Penerangan Hukum Selenggarakan Kegiatan Penerangan Hukum

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id - Pusat Pen­eran­gan Hukum Kejak­saan Agung telah melak­sanakan kegiatan Pen­eran­gan Hukum den­gan tema “Keter­bukaan Infor­masi Pub­lik untuk Mence­gah Ter­jadinya Kek­erasan Ter­hadap Anak dan Perem­puan (Khusus­nya Penyan­dang Dis­abil­i­tas”, yang dibu­ka secara lang­sung oleh Jak­sa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Prof. Dr. Reda Man­tho­vani pada Rabu 22 Mei pukul 09.00 WIB di Hotel Grand­hi­ka, Kebay­oran Baru, Jakar­ta.

  India-Korsel Pererat Kerja Sama Strategis: Modi dan Presiden Lee Jae-myung Bertemu di Kanada

Kegiatan ini dilakukan seba­gai ben­tuk pen­ingkatan sin­er­gi­tas Kejak­saan bersama Komisi Infor­masi Pusat guna mem­berikan pema­haman hukum kepa­da masyarakat untuk mence­gah ter­jadinya kek­erasan ter­hadap anak dan perem­puan (khusus­nya penyan­dang dis­abil­i­tas).

Seba­gai infor­masi, kegiatan Pen­eran­gan Hukum kali ini meng­hadirkan Nara­sum­ber Yusti­tia M. Arief dari Advokasi Inklusi Dis­abil­i­tas (AUDISI) Foun­da­tion, dan diiku­ti oleh 102 orang peser­ta yang ter­diri dari penyan­dang dis­abil­i­tas, peker­ja dan peng­giat anti kek­erasan ter­hadap perem­puan dan anak, jur­nalis perem­puan dari berba­gai media, ser­ta guru dan pen­didik dari berba­gai seko­lah di Jakar­ta.

  Isu Kejaksaan Superbody, Pelemahan Kejaksaan Oleh Koruptor

Selain itu, kegiatan ini meru­pakan salah satu kebi­jakan pemer­in­tah melin­dun­gi kek­erasan ter­hadap anak dan perem­puan.

Dalam hal ini sudah diatur dalam per­at­u­ran Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 ten­tang Kon­ven­si Men­ge­nai Peng­ha­pu­san Segala Ben­tuk Diskrim­i­nasi ter­hadap Wani­ta dan Per­at­u­ran Pemer­in­tah Nomor 78 Tahun 2021 ten­tang Per­lin­dun­gan Khusus Anak dan Per­at­u­ran Lain dalam ben­tuk Per­at­u­ran Pres­i­den dan Per­at­u­ran Kementerian/Lembaga.

Ada­pun kebi­jakan pemer­in­tah men­ge­nai per­lin­dun­gan anak dan perem­puan sudah dituangkan dalam Ren­cana Pem­ban­gu­nan Jang­ka Menen­gah Nasion­al (RPJMN) Tahun 2025 s/d 2029.

  Nawaripi Bangun SDM OAP Lewat Anyaman & Lomba Renang Tradisional

Melalui keter­bukaan infor­masi, dap­at mem­ban­tu mewu­jud­kan penye­leng­garaan negara/pemerintah men­ja­di baik, sehing­ga men­gop­ti­malkan pen­gawasan ter­hadap kin­er­ja suatu insti­tusi dalam hal ini kejak­saan yang meng­hasilkan out­put yakni pro­gram pemer­in­tah terkait pence­ga­han ter­hadap kek­erasan anak dan perem­puan, khusus­nya penyan­dang dis­abil­i­tas dan out­come-nya yaitu pro­gram pemer­in­tah yang nya­ta.

Acara ditut­up den­gan pem­ber­ian cin­dera­ma­ta dari Pusat Pen­eran­gan Hukum Kejak­saan Agung yang diberikan oleh Jak­sa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Prof. Dr. Reda Man­tho­vani kepa­da Ket­ua Komisi Infor­masi Pusat Dr. Don­ny Yoes­giantoro, M.M., M.PA. (K.3.3.1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *