Ottawa, SniperNew.id – Hubungan bilateral antara India dan Korea Selatan semakin menunjukkan penguatan yang signifikan. Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Kanada, Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung melakukan pembicaraan intensif terkait pengembangan kerja sama di berbagai sektor strategis.
Informasi ini pertama kali diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Modi melalui unggahan di akun media sosial X (dahulu Twitter) miliknya pada Rabu (18/6/2025). Dalam unggahan tersebut, Modi menyatakan bahwa dirinya dan Presiden Lee telah melakukan pertemuan yang “sangat baik”.
“President Mr. Lee Jae-myung and I had a very good meeting in Canada. India and the Republic of Korea seek to work together in sectors like commerce, investment, technology, green hydrogen, shipbuilding and more,” tulis Modi dalam unggahannya yang segera menjadi sorotan publik dan media internasional.
Pertemuan ini mempertemukan dua pemimpin negara Asia yang memiliki pengaruh besar di kawasan dan dunia, yaitu Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung. Keduanya dikenal memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan ekonomi berbasis inovasi serta pendekatan diplomasi produktif dalam menghadapi tantangan global.
Pertemuan ini berfokus pada upaya peningkatan kerja sama di berbagai sektor penting, seperti perdagangan (commerce), investasi, teknologi, hidrogen hijau (green hydrogen), dan industri perkapalan (shipbuilding). Sektor-sektor tersebut merupakan bidang strategis yang saat ini tengah menjadi prioritas pembangunan baik di India maupun Korea Selatan.
Green hydrogen, sebagai salah satu fokus utama, menunjukkan keseriusan kedua negara dalam mengembangkan energi bersih dan transisi menuju masa depan rendah karbon. Teknologi dan industri digital juga menjadi sorotan dalam pertemuan ini, seiring meningkatnya kebutuhan global terhadap transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Pertemuan berlangsung di Kanada, di sela-sela forum internasional yang mempertemukan para pemimpin dunia dalam rangka memperkuat kerja sama lintas negara. Meski tidak disebutkan secara rinci forum atau konferensi yang dimaksud, momentum tersebut digunakan oleh kedua pemimpin untuk menggelar pertemuan bilateral.
Pertemuan ini terjadi pada pertengahan Juni 2025 dan langsung dikonfirmasi melalui kanal resmi Modi pada 17 Juni 2025. Respon publik atas unggahan ini cukup besar, dengan ribuan komentar dan ribuan retweet hanya dalam hitungan jam.
India dan Korea Selatan selama ini dikenal memiliki hubungan diplomatik dan ekonomi yang solid. Kedua negara sama-sama merupakan kekuatan ekonomi di Asia dengan potensi kolaborasi besar di bidang manufaktur, teknologi, dan energi bersih. Dalam konteks geopolitik yang dinamis serta meningkatnya tensi di kawasan Indo-Pasifik, penguatan kerja sama India-Korsel dinilai sebagai langkah strategis untuk menyeimbangkan pengaruh global dan memperkuat ketahanan ekonomi kawasan.
Bagi India, kerja sama ini membuka peluang besar dalam hal alih teknologi dan investasi, terutama dari sektor teknologi tinggi Korea Selatan yang telah terbukti unggul di pasar global. Sebaliknya, bagi Korea Selatan, kolaborasi ini dapat memperluas pasar dan akses terhadap sumber daya serta pasar domestik India yang sangat besar.
Pertemuan Modi dan Presiden Lee menjadi sinyal positif bagi peningkatan hubungan strategis dua negara. Dalam waktu dekat, diperkirakan akan ada langkah-langkah konkret seperti penandatanganan nota kesepahaman (MoU), kunjungan lanjutan tingkat menteri, serta penyusunan peta jalan bersama untuk kerja sama jangka panjang di bidang energi terbarukan dan teknologi industri.
Beberapa analis menilai, jika kerja sama ini berjalan sesuai rencana, maka India dan Korea Selatan dapat menjadi poros utama dalam membentuk kemitraan teknologi hijau di Asia, sekaligus berperan penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil serta mempercepat transisi menuju ekonomi berkelanjutan.
Selain itu, sektor industri perkapalan menjadi titik krusial karena kedua negara sama-sama memiliki ambisi dalam pengembangan armada maritim, baik untuk kebutuhan komersial maupun pertahanan.
Pertemuan antara Narendra Modi dan Lee Jae-myung di Kanada menandai babak baru dalam hubungan bilateral India-Korea Selatan. Dengan komitmen kuat di sektor perdagangan, investasi, dan teknologi hijau, kerja sama ini tak hanya akan membawa manfaat bagi kedua negara, tetapi juga berkontribusi positif terhadap stabilitas dan pembangunan kawasan Asia secara keseluruhan.
Kita tunggu implementasi konkrit dari hasil pertemuan ini dalam beberapa bulan ke depan, yang diperkirakan akan melibatkan pelaku industri, akademisi, dan pemerintah kedua negara dalam menciptakan ekosistem kerja sama yang berkelanjutan dan inklusif.
Editor: (Redaksi)




















