Berita Nasional

Nawaripi Bangun SDM OAP Lewat Anyaman & Lomba Renang Tradisional

230
×

Nawaripi Bangun SDM OAP Lewat Anyaman & Lomba Renang Tradisional

Sebarkan artikel ini

Nawaripi.Timika Papua Tengah.Snipernew id

Pemer­in­tah Kam­pung Nawaripi, Dis­trik Wania, kem­bali menun­jukkan komit­men­nya dalam mem­ban­gun Sum­ber Daya Manu­sia Orang Asli Papua (OAP) khusus­nya suku Kamoro melalui dua kegiatan ung­gu­lan yang berlang­sung pada Jumat di dua lokasi berbe­da: Lem­ba­ga Pelati­han Ker­ja (LPK) Mer­ah Putih Nawaripi dan kawasan wisa­ta Paieve Mer­ah Putih Mile 21.

  UKW Universitas Moestopo Luluskan Sembilan Wartawan dari Tiga Provinsi

Pemkam Nawaripi mengge­lar pelati­han anya­man tra­di­sion­al bagi 60 mama-mama Kamoro ser­ta lom­ba renang tra­di­sion­al tingkat anak-anak yang diiku­ti 30 peser­ta beru­sia 8–18 tahun. Pelati­han anya­man men­cakup pem­bu­atan tas berba­han ala­mi, mahko­ta kepala, tikar, paka­ian adat Kamoro, dan pro­duk ker­a­ji­nan lain­nya. Semen­tara lom­ba renang ter­diri atas empat kelas umur den­gan hadi­ah medali, alat tulis, ser­ta uang pem­bi­naan hing­ga Rp1 juta.


Pelati­han meli­batkan mama-mama asli Nawaripi suku Kamoro bek­er­ja sama den­gan Sat­gas Yonif 502. Lom­ba renang diiku­ti anak-anak Kamoro, den­gan dewan juri dari TNI AL dan Pol­res Mimi­ka. Kegiatan ini didukung Lem­ba­ga Anti Narko­ba (LAN) Mimi­ka dan dihadiri Dan­lanal Mimi­ka, Lanud Kapiyau, Pol­res Mimi­ka, Kepala BNN Mimi­ka, Sekre­taris Dis­trik Wania, karang taruna, pen­gu­rus BUMDes, dan ratu­san war­ga Nawaripi

  BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR-RI Dorong Pemahaman JKN Lewat Sosialisasi di GOR Disdikpora

Pelati­han berlang­sung di LPK Mer­ah Putih Nawaripi, semen­tara lom­ba renang dige­lar di lokasi Wisa­ta Paieve Mer­ah Putih, Mile 21.

Kegiatan ini meru­pakan pro­gram 2025, dan lom­ba renang ter­catat telah dua kali dige­lar pada tahun ini. Per­ta­ma pada 17 Agus­tus 2025 men­je­lang HUT RI ke-80, dan ked­ua pada pelak­sanaan ter­baru hari ini.

Nawaripi sela­ma ini dike­nal seba­gai wilayah den­gan tingkat peredaran miras tert­ing­gi. Melalui kegiatan budaya dan olahra­ga, pemer­in­tah kam­pung ingin men­gal­ihkan per­ha­t­ian gen­erasi muda dan mem­ban­gun karak­ter posi­tif, sekali­gus melestarikan bakat ala­mi suku Kamoro yang dike­nal seba­gai “per­e­nang alam.”

  Kolaborasi Pemuda-Olahraga Indonesia–AS

Kegiatan ber­jalan meri­ah dis­ak­sikan ratu­san war­ga. Dan­lanal Mimi­ka dalam sambu­tan­nya men­gapre­si­asi inisi­atif Pemkam dan meny­atakan bah­wa pin­tu TNI AL ter­bu­ka lebar bagi pemu­da Kamoro dan Amungme. Sekre­taris Dis­trik Wania, Aloe­sius, res­mi mem­bu­ka lom­ba. Peser­ta yang tidak meraih juara pun tetap men­da­p­at uang pem­bi­naan Rp100 ribu.

Kegiatan ini men­ja­di satu-sat­un­ya di Papua Ten­gah yang ter­lak­sana dua kali dalam satu tahun. Masyarakat berharap pemer­in­tah daer­ah hing­ga pusat mem­beri per­ha­t­ian kare­na pro­gram ini ter­buk­ti posi­tif bagi gen­erasi muda Papua.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *