Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Polres Simalungun Terus Buru Pelaku Pembunuhan Di Lapo Tuak

221
×

Polres Simalungun Terus Buru Pelaku Pembunuhan Di Lapo Tuak

Sebarkan artikel ini

Simalun­gun — SnipersNews.id Sat Reskrim Pol­res Simalun­gun terus mem­bu­ru pelaku pem­bunuhan yang ter­ja­di di sebuah warung tuak di Keca­matan Panei, Kabu­pat­en Simalun­gun, Sumat­era Utara.

” Pelaku,” Zulka­r­nain Sina­ga (26), masih dalam penge­jaran sete­lah menikam teman­nya Her­man Syah­pu­tra Pohan (39), aki­bat perselisi­han sepele terkait perebu­tan mikro­fon karaoke.

Kasat Reskrim Pol­res Simalun­gun, AKP Ghu­lam Yan­uar Lut­fi, S.T.K, S.I.K, M.H., menyam­paikan ulti­ma­tum tegas kepa­da para pelaku keja­hatan di wilayah Simalun­gun. “Tidak ada tem­pat di Simalun­gun bagi pelaku keja­hatan. Kami akan mem­bu­ru, menge­jar, dan menangkap pelaku pem­bunuhan di warung tuak di Keca­matan Panei, Kabu­pat­en Simalun­gun, Kami him­bau pelaku segera meny­er­ahkan diri dan mem­per­tang­gung­jawabkan per­bu­atan­nya,” tegas AKP Ghu­lam, Selasa (3/9/2024).

  Nawaripi Bangun SDM OAP Lewat Anyaman & Lomba Renang Tradisional

Menu­rut AKP Ghu­lam Yan­uar, insi­d­en bermu­la saat kor­ban, Her­man, mem­inta mikro­fon dari Zulka­r­nain untuk bergant­ian menyanyi. “Ked­u­anya berselisih kare­na kor­ban mem­inta mikro­fon kepa­da ter­sang­ka untuk bergant­ian menyanyi pada sap­tu malam (31/8/2024) jelas AKP Ghu­lam saat mem­berikan keteran­gan pada Selasa (3/9/2024)Di kan­tor Pol­res Simalun­gun.

“Lan­jut” Per­mintaan ini rupa­nya mem­bu­at Zulka­r­nain ters­ing­gung. Meskipun belum jelas bagaimana cara kor­ban mem­inta mikro­fon terse­but, kete­gan­gan pun meningkat di antara ked­u­anya. Perselisi­han itu kemu­di­an berubah men­ja­di adu argu­men dan aksi dorong-doron­gan.

Situ­asi semakin mem­anas keti­ka Zulka­r­nain, dalam keadaan marah dan emosi yang tak terk­endali, mendekati Her­man. Den­gan penuh ama­rah, Zulka­r­nain men­gelu­arkan sebi­lah pisau beruku­ran 20 cm yang dibawanya dan lang­sung menikam Her­man di bagian perut. Keja­di­an ini berlang­sung san­gat cepat dan menge­jutkan para pen­gun­jung lain di warung tuak terse­but ujar nya.

  Belajar Serius tapi Tetap Kocak di Villa Ivan

“Ter­pisah” War­ga sek­i­tar Mr X yang menyak­sikan keja­di­an itu segera beru­paya mem­berikan per­to­lon­gan per­ta­ma kepa­da korban,kami Bawak lang­sung kerumah sak­it ter­dekat bang,ucap nya pada awak media,harapan kami nyawa nya bisa dis­e­la­matkan, Namun, meskipun per­to­lon­gan diberikan secepat mungkin, Her­man mening­gal dunia dalam per­jalanan ke rumah sak­it aki­bat luka tusukan yang parah tut­up kata nya.

Sete­lah melakukan penusukan, Zulka­r­nain lang­sung melarikan diri dari lokasi keja­di­an. Hing­ga saat ini, pihak kepolisian Pol­res Simalun­gun terus melakukan penge­jaran inten­sif ter­hadap Zulka­r­nain. Tim penyidik telah menye­bar ke berba­gai lokasi yang diduga men­ja­di tem­pat persem­bun­yian pelaku untuk menangkap­nya secepat mungkin.

AKP Ghu­lam Yan­uar mene­gaskan bah­wa pihak kepolisian tidak akan berhen­ti sam­pai pelaku ditangkap. “Kami sudah menger­ahkan tim khusus untuk menangkap pelaku. Kami mem­inta ker­ja sama dari masyarakat untuk mem­berikan infor­masi yang dap­at mem­ban­tu pros­es penge­jaran ini,” ujarnya.

  Air Mata Perantau Saat Aceh Tamiang Tenggelam

Kasus ini juga meny­oroti pent­ingnya pen­gelo­laan emosi dan penye­le­sa­ian kon­flik secara damai. Kepolisian mengim­bau masyarakat untuk tidak mem­bawa sen­ja­ta tajam, teruta­ma di tem­pat-tem­pat umum seper­ti warung atau tem­pat hibu­ran, kare­na bisa memicu kon­flik yang beru­jung pada kek­erasan.

Pol­res Simalun­gun men­ga­jak masyarakat untuk tetap ten­ang dan tidak ter­pro­vokasi oleh keja­di­an ini. Mere­ka juga menekankan pent­ingnya per­an aktif masyarakat dalam men­ja­ga kea­manan dan ketert­iban di lingkun­gan mas­ing-mas­ing. “Kami berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menyikapi seti­ap situ­asi dan mengede­pankan dia­log ser­ta penye­le­sa­ian damai atas seti­ap perselisi­han,” tam­bah AKP Ghu­lam.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di peringatan bagi semua pihak untuk tetap was­pa­da dan men­ja­ga emosi, teruta­ma keti­ka bera­da di tem­pat umum. Pol­res Simalun­gun ber­jan­ji akan men­gusut tun­tas kasus ini dan menghim­bau masyarakat untuk selalu bek­er­ja sama den­gan pihak berwa­jib demi men­cip­takan suasana yang aman dan kon­dusif di wilayah mere­ka.( I.Tanjung )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *