Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Polres Pekalongan Gelar Apel Kesiapan Penanganan Bencana 2024

172
×

Polres Pekalongan Gelar Apel Kesiapan Penanganan Bencana 2024

Sebarkan artikel ini

Peka­lon­gan, SniperNew.id – Pol­res Peka­lon­gan mengge­lar apel  kesi­a­pan penan­ganan ben­cana Ops Aman Nusa II Pol­res Peka­lon­gan 2024 di hala­man Mapol­res, Senin (9/13/24) pagi. Apel gelar pasukan yang dip­impin oleh Kapol­res Peka­lon­gan AKBP Doni Prakoso Widaman­to, S.I.K. dan Dandim 0710 Peka­lon­gan Letkol Inf. Rizky Aditya, S.Sos., M.Han ini diiku­ti oleh unsur-unsur dari TNI-Pol­ri, BPBD, Pemkab Peka­lon­gan, para relawan, dan stake­hold­er terkait lain­nya.

Kapol­res Peka­lon­gan AKBP Doni Prakoso usai kegiatan apel men­gatakan, dalam penan­ganan ben­cana memer­lukan tiga tahap, dimana uta­manya adalah melakukan kegiatan sosial­isasi dan edukasi teruta­ma kepa­da masyarakat yang bera­da di lokasi rawan ben­cana, kemu­di­an penyi­a­pan per­son­el dan juga sarana prasarana.

  Chat Singkat, Polemik Panjang

“Salah sat­un­ya adalah den­gan kita melak­sanakan kegiatan apel ini dimana apel ini seba­gai sarana untuk koor­di­nasi, komu­nikasi, dan kolab­o­rasi selu­ruh stake­hold­er yang ter­li­bat dan juga seba­gai sarana penge­cekan sarana prasarana yang saat ini sudah terse­dia,” terang Kapol­res.

Dari hasil pemerik­saan sarana dan prasarana, AKBP Doni men­gatakan bah­wa sarana cukup lengkap dan berfungsi den­gan baik.

“Kita meli­hat ada kendaraan-kendaraan lengkap seper­ti mobil food truck, kemu­di­an juga ada mobil ambu­lance, ada per­ahu karet, chain­saw, rompi penye­la­mat dan lain-lain. Alham­dulil­lah untuk Kabu­pat­en Peka­lon­gan ter­ma­suk cukup lengkap dan tadi kita cek bersama kon­disi sarana prasarana,” kata Kapol­res.

Dis­amp­ing itu, Pol­res Peka­lon­gan juga telah memetakan ker­awanan pada beber­a­pa wilayah di Kabu­pat­en Peka­lon­gan yang ter­de­tek­si cukup rawan ben­cana, seper­ti Pan­ing­garan, Lebak­barang, Kan­dan­gserang dan Petungkriy­ono. Ser­ta beber­a­pa lokasi lain­nya juga rawan ben­cana, seper­ti daer­ah pesisir rawan ban­jir.

  Jejak Tiket Kuning Menuju Gerbang Profesionalisme Jurnalistik

“Sam­pai saat ini sudah ada beber­a­pa keja­di­an, walaupun sudah ter­tan­gani den­gan baik, namun kita harus was­pa­da dan untuk poten­si tert­ing­gi keja­di­an nan­ti pada bulan Feb­ru­ari. Ten­tu saja hara­pan­nya ben­cana tidak ter­ja­di atau hanya sebatas indikasi saja atau praki­raan saja tapi tidak benar-benar ter­ja­di,” ungkap Kapol­res.

Kapol­res menam­bahkan, pihaknya telah menyi­a­gakan 100 per­son­el untuk sia­ga ben­cana, ter­ma­suk per­son­el dari TNI, Pemkab Peka­lon­gan, BPBD dan para relawan.

“Alham­dulil­lah semuanya berpar­tisi­pasi dan berko­lab­o­rasi den­gan cukup baik,” imbuh­nya.

Semen­tara itu, Dandim 0710 Peka­lon­gan Letkol Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han mengim­bau, masyarakat di daer­ah pegu­nun­gan untuk mewas­padai ben­cana long­sor, teruta­ma saat inten­si­tas hujan ting­gi. Uta­manya bagi masyarakat yang rumah­nya di lereng buk­it. Sedan­gkan di daer­ah pesisir untuk mewas­padai ban­jir kare­na curah hujan akhir-akhir ini mulai meningkat.

  Minim Transparansi Proyek Desa, Iklim Investasi Dipertanyakan

“Ten­tun­ya kita TNI, Pol­ri, bersama para relawan akan selalu sia­ga,” ujar Dandim.

Semen­tara itu dari ket­ua DPRD Kabu­pat­en Peka­lon­gan Abdul Munir men­gatakan, dari Pemer­in­tah Kabu­pat­en sendiri sudah men­gang­garkan untuk meng­hadapi ben­cana alam. Selain itu, pihaknya juga men­dorong masyarakat melalui sat­gas-sat­gas ormas keaga­maan maupun pemu­da semua siap untuk melakukan itu.

“Saya sep­a­kat apa yang dis­am­paikan oleh Kapol­res dan Dandim, terkait kesi­ap­si­a­gaan masyarakat. Kare­na itu masyarakat yang bera­da di daer­ah poten­si ben­cana untuk senan­ti­asa was­pa­da 24 jam”, ungkap Ket­ua DPRD.

Terkait den­gan per­ala­tan, Abdul Munir men­gungkap­kan per­lu adanya penam­ba­han sarana dan prasarana dalam meng­hadapi ben­cana alam.

“Kami men­gusulkan tam­ba­han chain­saw, per­ahu, kemu­di­an bego ini kami usa­hakan agar ada tam­ba­han. Keti­ka ada ben­cana, kita tidak siap terus terang, sehing­ga butuh wak­tu agak lama. Mudah-muda­han kede­pan semuanya bisa kita penuhi,” pungkas­nya. (Muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *